Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
membantu mama


__ADS_3

setelah selesai berberes beres di rumah.Dea pun bergegas pergi ke rumah mamanya.tak lupa ia mengunci pintu.setelah itu pergi ke jalan menunggu taxy online yg ia pesan.setelah menaiki taxy Dea langsung meluncur ke rumah mamanya.sesampainya di sana.. Dea langsung menemui mamanya.


"mama... " teriak Dea sambil menemui mamanya yg sedang berkutat di dapur. bu Lidia hanya mempunyai satu orang karyawan..


"eh Dea.... kesini sama siapa ... ? " tanya bu Lidia sambil mengiris bawang merah.


" sendiri mah... Risky sudah berangkat kerja " jawab Dea sambil ikut membersihkan sayuran.bu Lidia hanya tersenyum.


" ngomong ngomong De... kamu sudah gak perawan kan .. " tanya bu lidia sambil berbisik.Dea malah membulatkan matanya setelah mendengar pertanyaan mamanya.wajahnya pun berubah merah karna malu...


" iih... mama ko nanyanya kaya gitu sih... aku kan malu.. " gerutu Dea.


" tapi kamu sudah melakukan kewajiban kamu kan... ? " tanya bu Lidia penasaran.Dea hanya mengangguk malu.bu Lidia menghembuskan nafas lega.


" awalnya memang terasa sakit... namun lama lama kamu akan terbiasa.. jadi tidak perlu takut...semua wanita yg sudah bersuami pasti akan mengalami hal yg sama. " tutur bu Lidia.


Dea hanya tersenyum.


" mah nanti ajarin aku masak ya ... aku malu... setiap sarapan sama makan malam selalu papa Surya yg masak." tutur Dea.


"dari dulu...mama sudah menyuruhmu untuk belajar ...tapi kamunya yg males... sekarang terasa kan ketika sudah punya suami tapi belum bisa masak.... "ucap bu Lidia. Dea hanya mengerucutkan bibirnya.


setelah hidangan selesai di masak , bu Lidia Dea dan karyawannya itu memasukan makanan itu ke dalam box.

__ADS_1


" selesai juga...ahirnya.. " ucap Dea lalu ia melirik jam tangannya .


" sudah jm 1 siang sebentar lagi Risky pulang... tapi sepertinya aku bisa tidur siang dulu sebelum Risky datang" tutur Dea.ia ingin meregangkan otot otot nya yg terasa begitu pegal .


" mah... aku istirahat sebentar ya di kamar... nanti kalau Risky datang.. mama bangunin aku ya... " pinta Dea. bu Lidia mengangguk sambil menghitung jumlah pesanan ketring nya.Dea pun menaiki tangga dan masuk ke kamarnya.


" baru saja dua hari tidak tidur di sini... rasanya sudah kangen... " ucap Dea sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur.tidak lama kemudian ia terlelap.


pukul 14:45 Risky sudah sampai di rumah bu Lidia.setelah memarkirkan mobilnya Risky langsung masuk ke rumah.


" siang mah... " sapa Risky...


" eh ki... udah dateng... gimana kerjaannya ..lancar ? " tanya bu Lidia.


" Dea lagi istirahat di kamarnya... sebentar mama panggilin.. " ucap bu Lidia..


" tidak usah mah .. biar aku saja.. " pinta Risky.bu Lidia mengangguk sambil menghitung kembali.perlahan Risky pun menaiki anak tangga menuju kamarnya Dea.Risky perlahan membuka pintu kamar.ia tersenyum melihat istrinya yg sudah terlelap di atas tempat tidur. perlahan Risky mendekatinya dan ikut berbaring di sebelah Dea.ia tersenyum sambil merapihkan rambut Dea yg menutupi wajah cantiknya.tak lupa Risky pun mengecup bibir mungil istrinya itu.Dea pun menggeliat perlahan ia mulai membuka matanya.ia terkejut melihat Risky yg sudah ada dihadapannya .replek ia langsung menjerit.


" aaaa" namun Risky langsung sigap menutup mulut Dea dg tangannya.


" kau ini kebiasaan deh... suka menjerit sembarangan... kalau mama denger.. dia pasti lari ke sini... " gerutu Risky.


" abis kamu ngagetin sih... "ucap Dea kesal.Risky hanya tertawa kecil melihat ekpresi wajah istrinya.

__ADS_1


"ya sudah kita ke bawah... kamu udah makan.. ? " tanya Dea.


"sudah tadi di kantor " jawab Risky.mereka pun turun menemui bu Lidia.


" ki sudah makan... ? " tanya bu Lidia.


" sudah mah.... " jawab Risky.


tiba tiba Ivan datang...dan tersenyum melihat adik dan suaminya di rumah.


" wih.... ada pengantin baru nih... " ucap Ivan sambil menaruh tas kerjanya di atas meja lalu mengambil segelas air putih dan meminumnya.Dea dan Risky tersenyum pada Ivan.


" udah pulang mas . ? "


" gimana ki... sudah gol semalem .." tanya Ivan sambil menggoda.


" ya sudah dong mas.... " jawab Risky singkat.


" tapi kamu gak maksa kan ki... ? " tanya Ivan kembali.Risky menjadi terkekeh.membuat Dea mengerucutkan bibirnya.sementara bu Lidia hanya tersenyum senyum saja.


" gak usah aneh aneh nanya nya... " ketus Dea.Ivan dan Risky malah tertawa.


" ki kamu mesti banyak makan buah jambu biji... biar Dea cepat hamil..." bisik ivan mencoba mengerjai adik iparnya itu.

__ADS_1


" yg bener mas... ? " tanya Risky penasaran . Ivan hanya mengangguk nganggukan kepalanya sambil menahan tawa.


__ADS_2