
ketika Jodi duduk sendirian di taman.. ia sengaja ingin mengusir penat di kepalanya. pembatalan perjodohan itu mengiang ngiang di pikirannya. ia merasa bahwa itu adalah karma untuknya.ia menghembuskan nafasnya .mencoba menetralisir perasaannya.
"kuharap ini akan jadi pelajaran berharga untuk ku....Dea mudah mudahan kamu bahagia bersama Risky... aku akan berusaha ikhlas ..." ucap Jodi dalam hati mencoba merelakan Dea.
dari krjauhan Andin melihat Jodi yg kini tlah duduk sendirian di taman.meski ragu namun ia tetap menghampirinya.
"hai Jod. . " sapa Andin. Jodi begitu kaget ketika Andin sudah ada di sebelahnya.
" kenapa . . ? kamu mau ngetawain aku . " tanya Jodi begitu saja.
" aku ngerti perasaan kamu saat ini... ketika kita udah sayang banget sama seseorang.. eh orang itu malah ga sayang sama kita.. " ucap Andin.Jodi hanya diam saja sambil menundukan kepalanya.ia tak ingin Andin melihat keterpurukannya.
" kamu merasa di permainkan . . ? " tanya Andin.Jodi menarik nafas kasar.
" lebih dari itu...kamu pasti senengkan... ? sakit yg dulu kamu rasain.. kini aku yg rasain..." ucap Jodi adarasa emosi dan kecewa di setiap pertuturan katanya.
" aku gak pernah berpikir seperti itu " jawab Andin singkat.
" aku kecewa banget din... kenapa Dea gak bilang dari awal kalau dia suka sama Risky" Andin terdiam mendengar ucapa Jodi.
" kamu bisa bayangin... kalau saja semua ini tidak ada yg taudg perasaannya Dea. . lalu kita menikah... itu artinya dia menghancurkan dirinya sendiri... aku akan merasa bersalah untuk itu. . . aku malu sama Risky.. ? " tutur Jodi .Andin menepuk pelan pundak Jodi berusaha menenangkannya.
" kamu gak salah dalam hal ini... yg sabar aja jod...kehidupan adalah perjalanan...perjalanan butuh perjuangan dan perjuangan butuh pengorbanan ... ku harap ini akan menjadi pelajaran berharga untuk mu... " tutur Andin.
Jodi pun tersenyum .
__ADS_1
" makasih ya Din. . " ucap Jodi singkat .
Andin pun tersenyum.lalu Jodi merentangkan tangannya ke hadapan Andin.seketika itu Andin pun menjabat tangannya Jodi.
" *teman. "
" teman* "
mereka pun tersenyum.karna sekarang mereka sudah berteman.Jodi merasa bahagia saat dia hancur masih ada orang yg mau mengerti perasaannya.
* * * * * * *
suatu malam.Ivan pergi ke rumahnya pak Surya berniat bertemu dg Risky.
" malem pak .. " sapa Ivan .
" saya merasa ahir ahir ini hubungan kita agak sedikit menjauh... aku ingin memperbaiki semuanya. " tutur Ivan
pak Surya tersenyum.
" hubungan kita akan baik baik saja " tutur pak Surya meyakinkan. membuat Ivan tersenyum.
" ngomong ngomong Risky nya ada . ? saya ingin bicara sama dia."
" ada di belakang samperin aja.. " ucap pak Surya.
__ADS_1
Ivan pun menemui Risky yg kini tlah duduk sendirian di teras belakang sambil melihat bintang.
" bintang bintang di langit itugak ada yg mirip sama Dea.. karna sekarang Dea ada di rumah." ucap Ivan
Risky terkejut dg kedatangan Ivan.
" mas Ivan . . "
Ivan tersenyum dan langsung duduk di sebelah Risky.Risky hanya diam sambil menundukan wajahnya.
" kenapa diam ki. . ? " tanya Ivan...
"maafin aku mas... aku udah ngancurin semuanya... "
" kenapa ngomong kaya gitu ? " tanya Ivan
" aku udah ngancurin impian pak yuda papanya mas Ivan...aku udah bikin malu keluarga mas Ivan di depan keluarganya Jodi...aku gak nyangka kalau kejadiannya akan kaya gini... mas pasti marah ya sama aku.. " ucap Risky ada rasa takut yg ia rasa saat itu.
" mas marah banget sama kamu... " ucap Ivan singkat.Risky pun menundukan kepalanya mendengar ucapan Ivan.
" mas marah karna kamu gak mau jujur sama mas Ivan kalau kamu suka sama Dea.... denger ki... jangan pernah berpikir kalau perasaan kamu akan menghancurkan persahabatan mas Ivan sama papa kamu.. karna mas akan lebih mementingkan kebahagiaan nya Dea... kalau Dea merasa bahagia sama kamu...mas pasti restuin hubungan kalian.." tutur Ivan penuh penegasan.Rizky tersenyum mendengar penjelasan Ivan.
" makasih ya mas... "
ivan pun mengelus lembut kepalanya Risky.
__ADS_1
ada perasaan tenang yg kini Risky rasakan .rasa bersalahnya perlahan hilang... namun ia belum sempat bertemu Jodi .dan meminta maaf padanya.ia selalu berpikir kalau Jodi pasti marah padanya..