
ketika acara makan makan semuanya terasa bahagia di acara pernikahan Dea dan Risky.
Andin perlahan mendekati lani sambil tersenyum.
" hai Lan... sekarang kehamilan kamu sudah berapa bulan... " tanya Andin.
" sudah memasuki bulan ketiga.. "jawab Lani.
" semoga kandungannya sehat ya ...jangan terlalu cape... "
Lani pun tersenyum pada Andin.ya meskipun Andin adalah mantan pacarnya Jodi tapi ia ingin hubungannya dg Lani baik baik saja.Jodi yg melihat mereka pun tersenyum.
"Din ... kalau kamu punya anak nanti ... kita jodohin ya sama anak aku... " ucap Jodi bergurau.semuanya pun tertawa.
dari kejauhan Ivan terdiam melihat salah satu tamu undangan..seorang perempuan yg tidak lain adalah mantan pacarnya Ivan namanya Riri.Ivan memutuskannya ketika ia di jodohkan dg Tita.Ivan pun tersenyum.
" mas ... bukannya itu mba Riri ya... " ucap Dea.
" sana samperin ... jangan mau kalah sama Dea" ucap bu Lidia.
perlahan Ivan pun mendekati Riri yg kini tlah duduk sendirian.
" hai Ri... " sapa Ivan sambil tersenyum
" hai Van... " jawab Riri sambil tersenyum.
mereka pun ngobrol ngobrol karna Riri Juga masih singgle. ketika acara dansa di mulai. Risky dan Dea berdansa di ikuti yg lain. Ivan mengajak Riri berdansa.
" mau berdansa.. " ajak Ivan.Riri mengangguk tersenyum.
__ADS_1
kini Dea sudah melingkarkan tangannya ke leher Risky.
" kamu bahagia ki... ? " tanya Dea.
" tentu saja " jawab Risky.
Dea tersenyum lalu memeluk lelaki yg baru saja bersetatus jadi suaminya itu.setelah acara resepsi selesai semua meninggalkan gedung acara itu.
kebahagiaan Dea dan Risky baru saja di mulai.
kini Dea tinggal di rumahnya Risky.. meskipun pada awalnya bu Lidia menolak karna ia tak ingin berpisah dg putri bungsunya itu. namun Dea mencoba meyakinkan hingga ahirnya bu Lidia mengijinkan.
saat sampai di rumahnya Risky. Dea dan Risky langsung masuk kamar.Dea langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur karna kelelahan.
" mandi jangan tidur dulu... lagian kamu mau tidur dg gaun pengantin seperti itu... " ucap Risky sambil membuka jasnya.
" sebentar aku lelah... " jawab Dea. Risky pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah selesai Risky pun mendekati Dea yg sudah terlelap.
" bangun De... mandi trus ganti baju.... " ucap Risky kembali.namun Dea tak bangun bangun, mungkin efek lelah di tubuhnya.Risky pun tersenyum licik lalu dg perlahan lahan ia mendekati wajahnya Dea sambil berteriak.
" BANGUN.... "
seketika itu Dea terbangun karna terkejut dg suaranya Risky.Risky pun tertawa tawa membuat Dea kesal di buatnya.
" Risky... bisa ga sih banguninnya ga pake teriak." pinta Dea sambil memukul Risky dg bantal.Risky malah mengeraskan suara tawanya. dg kesalnya Dea bangun namun Risky malah memeluknya dari belakang.
" Risky lepaskan aku mau mandi..." pinta Dea dg sedikit meronta.namun Risky malah mengeratkan pelukannya di pinggang Dea.
" biarkan aku memelukmu sebentar. " ucap Risky sambil memejamkan matanya.Dea pun menurut dan tidak lama kemudian Risky melepaskan pelukannya.
__ADS_1
" mandi sana .. bau .. " ucap Risky
" siapa suruh peluk peluk... " ketus Dea.Risky malah tertawa tawa.Dea pun masuk ke kamar mandi.terdengar suara air kran.. Risky tersenyum senyum , ia tak menyangka kalau sekarang ia dan Dea sudah berstatus suami istri.tidak lama kemudian Dea keluar dari kamar mandi sudah menggunakan baju tidurnya.ia melirik Risky yg sudah berbaring di tempat tidur.Dea menjadi canggung.perlahan ia mendekati Risky dan ikut berbaring di sebelahnya namun ia tidur membelakangi Risky sambil membaca mantra..semoga malam ini Risky tidak menyentuhnya dulu. . karna ia merasa tubuhnya begitu lelah.
" kamu mau jadi istri durhaka ya.. " celetuk Risky.Dea langsung membalikan badannya.
" kenapa bicara seperti itu.. " tanya Dea.
" ini kan malam pertama kita... kenapa kamu tidurnya membelakangi ku... " ucap Risky.
" maaf ki... tapi kumohon... jangan malam ini ya aku cape... besok aja ya.. " pinta Dea dg memohon.mata Risky sudah memicing.
" kamu pikir aku bisa satu ranjang dg perempuan tapi tidak melakukan apa apa... aku kan laki laki normal... lagian kita kan sudah sah ... " tutur Risky.
" kumohon besok malam saja .... kalau kamu risih karna kita seranjang... kamu boleh ko tidur di luar... " ucap Dea.
" enak aja... inikan kamarku... masa aku tidur di luar..." jawab Risky. Dea pun menghembuskan nafasnya kasar.
" ya sudah ... biar aku aja yg tidur di luar.. " ucap Dea mengalah.
" kau sudah gila...kalau papa liat... dia pasti akan melemparku ke laut" ketus Risky.Dea malah tertawa mendengar ucapan Risky.
" ide bagus... " jawab Dea.Risky menggeram kesal.
"kalau aku di lempar ke laut terus mati... nanti kamu jadi janda kembang... " celetuk Risky.
" ok aku tidur di sini sama kamu...tapi janji ya gak akan macem macem dulu.. " pinta Dea.
Risky pun menganguk. kini mereka berbaring di atas tempat tidur.Risky langsung memeluk Dea dari belakang.
__ADS_1
" tadi katanya gak akan macem macem... " ucap Dea.
"cuma meluk doang emangnya gak boleh." ketus Risky.Dea menghembuskan nafasnya.dan langsung tidur sambil di peluk Risky.