Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
serangan fajar


__ADS_3

beberapa minggu kemudian .Risky terbangun dari tidurnya karna sinar matahari sudah mulai memasuki kamarnya.ia mengerjap ngerjapkan matanya. Risky hanya tersenyum melihat istrinya yg masih terlelap di sebelah nya. ia mengusap ngusap lembut pipinya Dea. sesekali ia mengecup bibir mungil istrinya itu ...


" sebegitu lelahnya kau semalam.. sampai siang begini masih belum bangun... " ucap Risky sambil mencubit hidung Dea.Dea pun ahirnya terbangun ia tersenyum kala melihat wajah suaminya itu.


" pagi ... " ucap Dea sambil memeluk tubuh Risky yg kala itu masih berbaring di sebelahnya.


" pagi.. " saut Risky sambil mengecup Dea kembali...Dea malah mengeratkan pelukannya.membuat Risky keheranan... karna selama ini Dea tidak pernah bersikap genit padanya.


" apa kau belum puas dg kejadian semalam hingga mau mengajak ku bermain lagi... ? " tanya Risky sambil menggoda.seketika Dea langsung melepaskan pelukannya dan menjauh dari risky .namun Risky malah menarik selimut hingga Dea melototkan matanya melihat tubuh polosnya ... seketika ia langsung mendekat pada Risky dan merebut selimutnya kembali.


"haha..." tawa Risky pecah...Dea yg sadar akan hal itu ia langsung mengerucutkan bibirnya.


" pagi ini aku tak akan melepaskan mu... .kamu belum pernahkan merasakan serangan fajar... " ucap Risky sambil memicingkan matanya.


" kau jangan gila ya... " ucap Dea sambil menutupi tubuhnya dg selimut.


" aku memang gila... " jawab Risky sambil menyeringai.ia mulai menindih tubuh istrinya itu..

__ADS_1


"hari ini aku tidak akan membiarkanmu bangun sepagi ini...kau harus menerima serangan fajar dariku... " bisik Risky. membuat Dea semakin menciut.dan serangan fajarpun terjadi. Dea kembali memejamkan matanya.Risky tak membiarkannya bergerak sedikitpun.setelah selesai dg aksinya Risky pun melepaskan Istrinya itu.


Risky pun tersenyum...


" bangunlah... maaf kalau aku membuatmu kelelahan... "ucap Risky sambil mengelus lembut kepalanya Dea. Dea hanya tersenyum.


" aku mau mandi.... " ucap Dea.


Setelah selesai mandi dan berpakaian mereka pun turun dari kamar menuju ruang makan.pak Surya sudah duduk manis di sana.


" pagi apanya... ini udah siang... "jawab pak Surya.Risky pun tersenyum malu...begitu juga dg Dea. setelah sarapan Risky pun mengambil jambu biji di atas meja... tak ada buah yg lain selain beberapa jambu biji yg sengaja Risky siapkan.


" kenapa buahnya jambu biji semua ki... ? " tanya Dea heran.


" biar subur... biar kamu cepet hamil... " ucap Risky meyakinkan.membuat Dea dan pak surya keheranan dg jawaban Risky.


" apa hubungannya ... ? " tanya Dea.

__ADS_1


" kata mas Ivan.. kalau banyak mengkonsumsi jambu biji... maka hormon dalam tubuhku akan subur... dan kamu akan cepat hamil.. " tutur Risky.membuat Dea dan pak Surya terdiam.namun tiba tiba Dea dan pak Surya langsung tertawa terbahak bahak mendengar penjelasan Risky.


" ha ha ... jambu biji itu bukan buat penyubur hormon ... tapi buat obat orang yg lagi diare... kamu itu di kerjain sama mas Ivan " tutur Dea. sambil terkekeh . begitu juga dg pak Surya ia tak bisa menyembunyikan tawanya.Risky hanya mendengus kesal.karna semalam ia mecari cari jambu biji di setiap supermarket.setelah membelinya ... eh ternyata ia di kerjain oleh Ivan.


" kalau kamu pengen subur ... banyakin makan sayur toge.. " ucap pak Surya.


" eh ngomong ngomong ki... semalem jodi telfon katanya lusa dia mau menikahi Lani.... " ucap Dea.


" wah ... bagus dong... tapi ko mendadak sih... " jawab Risky sambil meminum segelas air putih .


"kan kamu tau kini Lani sedang mengandung jadi pernikahannya di percepat....acaranya juga sederhana cuma ngundang keluarga sama temen deket aja... kita datang ya... " pinta Dea sambil membujuk suaminya tersebut.


" ok.... " jawab Risky sambil mencubit hidung nya Dea.Dea pun tersenyum senang mendengar jawaban Risky.


" yg lain sudah tau... ? " tanya Risky.


" belum... nanti ku beri tau... " tutur Dea sambil membereskan piring kotor di atas meja lalu membawanya ke dapur. satu persatu Dea mulai membilas cucian kotor bekas mereka sarapan.Dea mulai terbiasa dg pekerjaan rumah.meskipun di rumah mamanya Dea tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah apa pun itu.

__ADS_1


__ADS_2