Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
pernikahan Jodi


__ADS_3

acara pernikahan Jodi pun kini di selenggarakan di kediaman pribadinya..secara sederhana namun kekeluargaan. home sweat home..


Dea dan Risky sudah tiba di kediaman pak Junaidi di ikuti Ivan dan bu Lidia. para undanganpun hanya sedikit.hanya teman dekat dan keluarga saja yg di undang. mereka pun menghampiri Jodi dan Lani sang mempelai pengantin untuk memberikan ucapan pengantin. tak lupa juga mereka di sambut oleh pak Junaidi dan istrinya.


" selamat ya Jod... " ucap mereka antusias.


Jodi pun tersenyum ia langsung merangkul Risky dan Ivan.


" makasih ya.... " ucap Jodi tersenyum.


setelah acara ijab kabul selesai .. terlihat wajah bahagia dari ke dua mempelai.


Dea ,Risky , ivan dan bu Lidia pun menikmati hidangan di atas meja mereka.


" kalau liat acara ijab kabul seperti tadi... jadi inget pas Risky ngucapin ijab kabul dulu " celetuk Ivan sambil tersenyum senyum.


Dea yg mendengarpun langsung tersendak


ketika ia sedang minum air putih.


" uhuk ... uhuk.... "


Risky terkejut ia langsung mengusap ngusap punggung Dea.

__ADS_1


" hati hati dong De minumnya.. " ucap Risky.


" De .... cuma minum aja ampe tersendak gitu... " timpal bu Lidia. namun Ivan malah tertawa tawa.


" Dea... jangan jangan kamu hamil... " ucap Risky tiba tiba.membuat Dea menggeryit heran.begitu juga dg bu Lidia..


" apa hubungannya ... ? " tanya Dea.


" kan kata orang ..itu tanda tanda orang yg sedang hamil... " jawab Risky.Dea malah membulatkan matanya .sementara bu Lidia langsung menundukan wajahnya menahan tawa.namun Ivan malah terbahak mendengar pertuturan Risky.


" kamu ini ngaco deh... tanda tanda orang hamil itu... mual... muntah bukannya tersendak apalagi keselek... " gerutu Dea.


" oh gitu ya... " ucap Risky malu. bu Lidia tak henti hentinya menahan tawa.. ia merasa geli melihat tingkah laku anak dan menantunya itu.


" adem ya suasananya... ga ada musik... ga ada acara dansa.... ... " ucap Dea.


" jangan bikin gaduh... " pinta bu Lidia.


" kita kan ga mengeluarkan suara suara berisik mah... " ucap Dea sambil mengambil selembar tisu dan mengusapkannya ke mulut.sementara Ivan sedang asik makan.


" kamu tau De ... suara apa yg paling merdu didengar... "ucap Risky sambil menghadap pada istrinya itu.


" hmmm.... lagu seriosa... ?" jawab Dea

__ADS_1


" bukan... " jawab risky.Dea mulai berpikir suara merdu yg di maksud oleh Risky.


" suara mama yg lagi marah marah... ?" jawab Dea sambil berbisik.Risky hanya menggelengkan kepalanya. ada penasaran tergambar di wajahnya Dea.


" lalu menurutmu suara apa yg paling merdu di dengar di telinga... " tanya Dea penasaran.


Risky tersenyum perlahan ia mendekati Dea .ada rasa penasaran bergejolak di benak Dea.


" suara yg paling merdu itu adalah suara desahan mu di atas ranjang.. " ucap Risky sambil tersenyum.sontak Dea langsung membulatkan matanya ia terkejut dg apa yg di lontarkan oleh Risky.ia langsung menepuk pundak Risky dg kesalnya karna malu.. takut takt nanti ada yg dengar.Ivan yg mendengarpun langsung tersendak saat sedang memakan hidangan di piringnya.


" uhuk uhuk.... " Ivan langsung mengambil air putih dan meminumnya.wajah Dea sudah merah padam karna malu.sementara bu lidia kembali menundukan wajahnya ..lalu menggeleng gelengkan kepalanya. ia hampir tak percaya dg apa yg di ucapkan menantunya itu.


" apa yg kau katakan.... kau tidak malu bicara seperti itu... " ucap Dea kesal sambil menyubit lengan Risky. Risky malah tertawa.


" emangnya kenapa.... ? " tanya Risky santai. Dea malah mengerucutkan bibirnya.untung saja yg mendengar hanya mereka... kalau tidak...sudah semalu apa Dea sekarang.


" jiwa kejombloan ku meronta ronta ki.... " ucap Ivan sambil mengelap mulutnya.Risky hanya tersenyum menanggapinya.


" hei kenapa wajahmu berubah warna... seperti bunglon saja... " goda Risky.


" kau diam saja jangan banyak bicara...setiap ucapan yg keluar dari mulutmu itu benar benar tidak masuk akal .. " gerutu Dea.Risky malah kembali tertawa.


" kau mau mendengar ucapan ku yg lain... . ? " goda Risky. Dea langsung menutup telinga nya.

__ADS_1


" aku gak mau denger... " ucap Dea yg terus menutup telinganya..bu Lidia terus menggelengkan kepalanya saat melihat anak dan menantunya yg sedari tadi terus berdebat.


Risky sengaja menggoda Dea.. sampai wajah Dea benar benar merah .


__ADS_2