Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
setuju


__ADS_3

keesokan harinya. . ketika Dea bersama Risky di percetakan foto...Dea ingin sekali bercerita tentang masalahnya, namun ada keraguan dalam hatinya.. ia terus memperhatikan Risky yg kala itu sibuk membereskan foto foto hasil karya nya.saat Risky sadar kalau dari tadi Dea memperhatikannya.


" kenapa . . ? " tanya Risky acuh.


Dea hanya menggelengkan kepalanya.namun ia berusaha memberanikan diri.


" ki kamu pernah gak jatuh cinta. . ? " tanya Dea penasaran.dg cueknya Risky menggelengkan kepalanya.


" aku gak percaya yg namanya cinta. . " ucap Risky santai.membuat Dea terdiam dg ucapannya.


" kenapa . . ? " bukannya dulu kamu pernah pacaran . . ? " tanya Dea.ia masih sedikit tak mengerti dg pikiran Risky.


" ia sih aku pernah pacaran. . tapi itu bukan karna cinta. . . kamu mengertikan apa maksudku. . " ucap Risky yg kini masih sibuk dg foto fotonya.Dea sedikit kecewa dg jawabannya Risky.


" semua laki laki sama . . " ketus Dea.Risky malah tertawa melihat reaksi Dea.


" kalau beda namanya banci . . ha ha. . denger y dalam kamusku gak ada yg namanya cinta. " ucap Risky dg sedikit meledek namun penuh penegaskan.membuat Dea sedikit prustasi di buatnya.

__ADS_1


" jadi sampai sekarang kamu belum pernah jatuh cinta . . ? " tanya Dea penasaran.Risky hanya menggelengkan kepalanya sambil meninggalkan Dea di ruangan itu.ada rasa kecewa dg jawaban Risky ... air mata mulai menetes di wajah cantiknya itu


" jadi kamu gak pernah jatuh cinta ya ki. . . jadi slama ini cuma aku yg punya perasaan seperti ini sama kamu. . kamu gak cinta sama aku ki.. .. bahkan aku berharap kamu mempunyai perasaan yg sama agar aku punya alasan untuk menolak perjodohan itu. . . bodohnya aku... kenapa aku begitu yakin kalau Risky juga suka sama aku**. . ."


tangisnya pecah begitu saja.rasa kecewa yg begitu mendalam. . membuatnya di kuasai emosi.sambil menyeka air matanya ia berlari ke jalan untuk mencari taxy... setelah menaiki taxy ia bergegas pulang kerumahnya.. Dea pergi tanpa berpamitan pada Risky .. dan mungkin saja sekarang Risky sedang kebingungan mencarinya.seampainya di rumah Dea langsung menemui Ivan dan mamanya yg kala itu sedang membereskan buku buku di ruang tamu..


" mah... " ujarnya lirih


bu Lidia menatap Dea bersamaan dg Ivan.


" mah .. aku setuju . . aku mau menikah sama Jodi.. " ujarnya penuh penegasan.


" kamu setuju De. . . ? " tanya bu lidia meyakinkan. Dea hanya mengangguk.seketika itu Ivan dan bu Lidia langsung memeluk Dea. air mata menetes di pelupuk matanya bu Lidia... pertanda ia sangat bahagia.


" mama sangat senang dengernya. . . " ucap bu Lidia sambil mengelus lembut rambutnya Dea.


"mas juga bahagia De. . . makasih udah gantiin posisi mas.. " air mata mengalir di pelupuk matanya Dea.. keluarganya mengira itu adalah air mata kebahagiaan... namun mereka salah.

__ADS_1


" aku mengorbankan kebahagiaan ku demi senyum dan kebahagiaan kalian ... biarlah aku yg mengalah... toh Risky juga tidak menyukaiku jadi untuk apa aku memperjuangkan perasaan yg hanya aku yg memilikinya.." gumam Dea dalam hati.


seketika bu Lidia langsung menghubungi keluarganya Jodi.


" hallo mba . . . " ucap bu Lidia antusias..


" kenapa mba.... ? " tanya ibunya Jodi.


" Dea setuju mba.. . Dea mau di jodohkan dg jodi... . " ibu nya Jodi terkejut bahagia.


"jadi Dea mau menikah dg Jodi . . .." tanya ibunya Jodi antusias.Jodi yg kala itu mendengarpun ia langsung menatap wajah ibunya. ada rasa bahagia di raut wajahnya..namun ia ingin sekali bertanya pada Dea mengapa ia mau menyetujui perjodohan itu... Dea sendiri tau bagaimana sifat Jodi selama ini... ada rasa penasaran yg menggelitik di hatinya.


" kenapa Dea mau menerima perjodohan ini padahal Dea tau persis bagai mana sifat ku dulu. . . ya memang ku akui sekarang aku mau berubah. . . sungguh sungguh ingin berubah. apa Dea terpaksa . . ? aku harus bertanya langsung padanya... " ucap jodi dalam hati.


" Dea setuju dg perjodohan ini .. . " ucap ibunya Jodi penuh haru.keluarga itu kini sedang berbahagia.. serasa ada bunga berterbangan . . serasa mendapatkan hadiah yg tiada tara nya.mereka tak menyangka Dea akan menerima perjodohan itu.


Jodi langsung di peluk orang tuanya. rasa gembira dan bahagia terlihat di wajah orang tua nya . . namun itu tak ada di wajahnya Jodi.. Jodi masih tak percaya kalau ia tak mendengarnya sendiri dari mulut Dea langsung.

__ADS_1


" aku harus bertanya langsung sama Dea...


sepertinya ada yg salah.. " gumam Jodi dalam hati.rasa ragu dan tak percaya kini menyelimuti perasaannya.hanya tuhan yg tau tentang perasaan Dea yg sebenarnya.


__ADS_2