Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
sudah hamil ?


__ADS_3

Dea sudah berdiri di depan cermin.. ia membolak balikan wajahnya.sudah menyisir rambut...dan menggerai nya , ia sudah mengucir rambutnya ke kanan dan ke kiri .. namun ia tak bisa menutupi kiss mark yg ada di lehernya.. ia sudah menutupi nya dg ini itu memberinya salep namun tetap saja tidak berhasil ia mulai prustasi.dan mulai menggeraikan kembali rambut panjangnya itu.


" huh... harus di tutupin pake apa... " gerutu Dea. Risky yg melihatpun langsung terdiam heran melihat tingkah istrinya itu.perlahan ia mendekati Dea.. lalu memeluknya dari belakang.


" kamu kenapa sepertinya sedang bingung ? " tanya Risky.


" kau lihat leherku... banyak tanda merah ... karna ulahmu... " ucap Dea kesal.Risky malah tersenyum.


" apa semalam banyak semut rang rang di atas tempat tidur.... sampai sampai lehermu merah merah begitu... " ucap Risky menggoda sambil mencium pipi istrinya itu.


" kau semut rang rang nya... " celetuk Dea.membuat Risky tertawa terbahak.lalu mengeratkan pelukannya.


" katakan .... apa kau sudah hamil... ? " tanya Risky membuat Dea menggeryit keheranan.


" kau sudah gila ya.... pertanyaan macam apa itu... baru saja semalam kita melakukannya... paginya kau sudah menanyakan aku sudah hamil belum.... " ucap Dea heran.


" memangnya kenapa... ? " tanya Risky..


" hamil itu butuh proses... " jawab Dea singkat.


" berapa lama prosesnya... ? " ucap Risky sambil membuka kancing bajunya Dea.Dea yg sadar akan hal itu ia langsung menggibaskan tangannya Risky.Risky malah tertawa tawa .lalu mengeratkan kembali pelukannya.


" katakan berapa lama prosesnya ? " tanya Risky kembali.


" hmmm sekitar 2 minggu mungkin.... " jawab Dea.Risky mulai berpikir kalau 2 minggu itu waktu yg cukup lama.


" lama sekali ... " gerutu Risky.

__ADS_1


" kau sabar saja...kita baru saja menikah ... kau sudah menyinggung soal anak... "tutur Dea.Risky malah tersenyum sambil melepaskan pelukannya.


" aku laper.... kita sarapan dulu... " ajak Risky sambil menarik tangan Dea keluar.namun Dea menarik tangannya menghentikan langkahnya Risky.Risky malah mengangkat satu alisnya


" kenapa ... ? " tanya Risky heran.p


" kau liat Ki... kalau papa liat leherku aku pasti malu... " ucap Dea sambil merapihkan rambutnya.Risky pun tersenyum senyum.


" biarkan saja papa liat... biar papa tau kalau kita sudah melakukannya. " tutur Risky sambil mengecup bibir istrinya itu.


" kamu mau pamer sama papa... " ketus Dea.


Risky malah tertawa.


" kumohon ki.... bantu aku... gimana cara menutupinya... " pinta Dea.Risky langsung mengambil tali rambut yg ada di meja rias.


" kau pikir...aku pocong.... di dandanin seperti ini... " gerutu Dea. membuat Risky terbahak bahak.ya Risky begitu senang kalau urusan mengerjai istrinya itu.


" ya sudah tidak usah di tutupin .... " pinta Risky sambil menarik tangannya Dea keluar.


setelah sampai di meja makan. merekapun menyapa pak Surya yg kala itu sudah duduk di ruang makan.


" pagi pah... " sapa Dea dan Risky.


" pagi sayang ... cepet sarapan...." pinta pak Surya sambil mengoleskan slay di rotinya.


" maaf ya kita pagi ini sarapannya sama roti aja... soalnya papa gak masak... " ucap pak Surya kembali.

__ADS_1


Dea dan Risky pun duduk bersebelahan.Dea terus merapih rapihkan rambutnya.


" jangan di tutupin..." bisik Risky.Dea malah melototkan matanya.pak Surya pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak dan menantunya itu...


" hari ini ada rencana apa De... ? " tanya pak Surya.


" Dea mau bantuin mama.... hari ini mama punya banyak pesanan ketring.... bolehkan ki aku bantuin mama... ? " tanya Dea pada Risky.


" boleh...nanti aku yg anterin.." ucap Risky.


"gak usah...kamu kan ada kerjaan nanti terlambat biar aku naik taxy aja..." tutur Dea.


" ya sudah....tapi pulangnya aku jemput paling jm 2 siang aku sudah pulang..kebetulan pemotretannya hanya sebentar.... nanti aku langsung ke rumah mama... " ucap Risky.


Dea hanya mengangguk sambil memasukan roti ke dalam mulutnya.


" makan yg banyak.... biar cepet hamil... " goda Risky.


"makan banyak itu .... bukan biar cepet hamil ... tapi biar cepet gemuk.. " ketus Dea .Risky malah tertawa tawa mendengar jawaban istrinya itu.setelah sarapan selesai Risky dan pak Surya berpamitan pada Dea.


"sayang... aku berangkat ya . " ucap Risky sambil mencium keningnya Dea.


" hati hati ya ki .... " ucap Dea sambil tersenyum.


" De... papa berangkat ya... " ucap pak Surya.


" ia hati hati pah.... " jawab Dea sambil melambaikan tangannya pada suami dan mertuanya.

__ADS_1


__ADS_2