Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
terungkap.


__ADS_3

setelah pulang dari bandara .Dea menyempatkan diri duduk di sebuah taman kota. ia ingin mengusir kesedihannya disana.


air mata masih membanjiri wajah cantiknya.sesekali ia mengingat saat Risky meninggalkannya. tiba tiba ada yg memanggilnya.


" Dea. . . "


Dea diam sejenak mendengar namanya di panggil.suara yg ia rasa tak asing di telinganya.dan benar saja dugaannya.ketika Dea membalikan wajahnya ke arah suara itu.ia terkejut melihat Risky yg kini berdiri di hadapannya.


" Risky .. . " ucap Dea lirih.


Dea heran melihat Risky yg kini berdiri di hadapannya.setaunya Risky akan pergi ke luar kota.tiba tiba ia terkejut melihat luka lebam di wajahnya Risky.


" Risky muka kamu kenapa .. ko lebam begini.. " ucap Dea sambil mengelus wajah Risky lembut.Risky sedikit meringis ketika Dea mengelus lebam di wajahnya.


" siapa yg mukulin kamu ki . ? "


Risky hanya diam saja sambil menatap Dea.


" kenapa diam aja ki . . ? " tanya Dea kembali.


tiba tiba Risky langsung memeluk Dea.


" aku mencintaimu Dea.. . sangat mencintaimu... " ucap Risky penuh penegasan.Dea langsung membalas pelukannya Risky. ada rasa bahagia di dadanya.serasa bunga bunga berterbangan menghampirinya.


" aku juga mencintaimu ki. . . " ucap Dea meyakinkan.


tiba tiba Dea terkejut ketika melihat Ivan yg kini sedang berdiri beberapa langkah di belakang Risky.yg tepat nya Ivan berdiri tidak jauh di hadapanya Dea.dg keheranan dan rasa takut yg ia rasa Dea langsung melepaskan pelukannya dan mundur beberapa langkah menjauhi Risky.

__ADS_1


" mas Ivan . . " ucap Dea lirih.


Dea pun menatap Risky yg kini hanya diam saja sambil menundukan wajahnya.ada banyak pertanyaan yg ia ingin lontarkan ..namun saat ini ia ingin penjelasan kenapa ada Ivan di belakang Risky.rasa takut yg kini kian merasuki.


beberapa lama kemudian.kini Ivan , Dea , Risky , pak Surya dan bu Lidia sudah berkumpul di rumahnya Ivan.semua terdiam kebingungan. rahasia yg mereka jaga kini terkuak juga. suasana hening menyelimuti...tak ada yg berani membuka mulut.Dea terus saja menangis .dan Risky hanya diam sambil menundukan wajahnya.sementara bu Lidia diam membisu menelan kekecewaannya.dan pak Surya kini hanya berdiri diam di dekat jendela.


tiba tiba bu Lidia buka suara.


"apa yg akan kita lakukan. . "


"kita batalin semuanya . " jawab Ivan singkat.


semua terkejut dg keputusan Ivan.


" mas .. " ucap Dea lirih.


Dea langsung menatap bu Lidia yg kala itu juga menangis.ia merasa kecewa dan bersalah. inilah final keputusan Ivan yg akan membatalkan perjodohan Dea dg Jodi. namun ia tak tau bagaimana reaksi dari keluarganya Jodi.


* * * * * *


ketika bu Lidia duduk sendirian sambil menatap foto suaminya.ia menangis. perlahan Dea mendekatinyadan langsung duduk di sebelah ibunya.


"maafin aku mah... aku udah hancurin impiannya papa . . aku gak bisa wujudin itu... mama marah ya sama aku... " ucap Dea sambil menyeka air matanya. bu Lidia menggelengkan kepalanya.


" mama gak marah sama kamu. . mama cuma sedih... kenapa buat wujudin impian papa, mama harus mengorbankan perasaan anak mama. Dea . . apa mama ini ibu yg jahat.. " tanya bu Lidia.Dea menangis sambil menggelengkan kepalanya.


" kenapa mama ngomongnya kaya gitu.. buat aku mama adalah mama yg terbaik sedunia.. " ucap Dea meyakinkan.

__ADS_1


" benarkah . ? " tanya bu Lidia.


Dea mengangguk.


"tapi mama kecewa sama kamu De. . kenapa kamu gak jujur sama mama kalau kamu suka sama Risky..bahkan kamu malah menerima perjodohan itu..kenapa harus mengorbankan perasaan kamu hanya untuk kebahagiaan kami.."


Dea hanya menundukan kepalanya.


" demi tuhan mama gak rela melihat anak mama menderita..mama gak pernah maksa kamu untuk menerima perjodohan itu.. " mas Ivan juga tidak memaksa kamu.... mama akan bahagia kalau melihat anak anak mama bahagia.. "


Dea hanya diam .sesekali ia menyeka air matanya yg keluar tanpa seizinnya.


" mah apa keluarga Jodi akan marah sama kita... ? " tanya Dea.


" belum tau sayang. " jawab bu Lidia.


" aku takut mah ... " apa sebaiknya kita gak usah ngebatalin perjodohan itu.. " ucap Dea ragu.


" gak sayang mama gak mau kamu terpaksa menjalani semua ini.. Risky anak yg baik tidak salah jika kamu mendapatkannya.." tutur bu Lidia.


" lalu bagaimana dg Jodi mah ? " tanya Dea .


" nanti kita bicara pelan pelan sama mereka. . " jawab bu Lidia .


" apapun keputusan mereka ... itu adalah resiko yg harus kita ambil. "


Dea terdiam dan langsung memeluk mamanya.

__ADS_1


__ADS_2