Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
pil kontrasepsi


__ADS_3

waktu sudah menunjukan pukul 10:15 saat di perjalanan pulang dari rumahnya Ivan.Dea menyuruh Risky untuk berhenti di depan apotik.


" berhenti sebentar ya ada yg mau kubeli di apotik... " ucap Dea.


" kamu sakit .. ? " tanya Risky cemas.


" tidak... ada barang yg mau ku beli.. kamu gk usah turun aku cuma sebentar.. " ucap Dea


Risky mengangguk dan menunggu di dalam mobil. setelah selesai Dea langsung kembali ke mobil.mobil pun melaju kembali.


" beli apa ? " tanya Risky .


" kepo... " jawab Dea.


setelah sampai di rumah, ketika membuka pintu rumah , Dea sudah beberapa kali menguap..rasa kantuknya sudah jelas terlihat di wajahnya.Risky menatap Dea ia melihat matanya istrinya sudah layu..


" kamu ngantuk... ? " tanya Risky.Dea hanya mengangguk.

__ADS_1


" jangan jadikan rasa ngantuk kamu sebagai alasan menunda malam pertama kita... " kemarin kamu sudah menundanya gara gara kamu lelah... awas saja kalau sekarang kamu menundanya lagi gara gara ngantuk... aku benar benar akan memaksamu .. " ucap Risky


Dea yg mendengarpun mengerucutkan bibirnya.


"kenapa dia ingat terus kalau malam ini adalah malam pertama kita... " .gerutu Dea dalam hati.


" ia ia aku ingat... aku janji tidak akan menundanya lagi... puas.... " ucap Dea.


Risky tersenyum sambil mencubit hidung istrinya itu.lalu masuk ke dalam rumah. lampu rumah itu sudah gelap.. artinya pak Surya sudah terlelap di kamarnya. mereka pun memasuki kamar.


" aku mau mandi dulu... " ucap Risky sambil berlalu ke kamar mandi.saat Dea sudah melihat Risky masuk ke kamar mandi ,ia perlahan membuka tas kecilnya yg selalu ia bawa kemana mana.ia mencari cari pil kontrasepsi yg baru saja ia beli di apotik...namun barang itu tidak ada di dalam tas nya.ia menggeryit heran karna ia hanya menemukan beberapa permen di dalam tasnya.


" apa mungkin tertinggal di mobil.. ? " tiba tiba wajahnya berubah masam..


"Risky.... pasti dia yg menukar pil kontrasepsi itu dg permen." gerutu Dea.wajahnya berubah kesal.tiba tiba ia mendengar Suara Risky tertawa.ia seketika langsung membalikan badannya .ia melihat Risky yg sudah berdiri di depan pintu kamar mandi sambil tertawa. perlahan Risky mendekatinya.


" kamu mencari pil kontrasepsi... ? " maaf aku sudah menukarnya dg permen...lagian kenapa kamu mau meminumnya bukan kah mama melarangmu meminumnya.. " ucap Risky.

__ADS_1


Dea terdiam sambil menundukan wajahnya.


Risky langsung memeluknya dari belakang.


" aku tanya kenapa kamu ingin meminumnya... apa kamu tidak mau memberikanku seorang anak ... ? " tanya Risky sambil mempererat pelukannya.


" bukan begitu maksudku... aku hanya belum siap saja... " jawab Dea.


" aku tidak mau tau kau tidak boleh meminumnya... " pinta Risky.Dea hanya mengangguk.


" aku mau mandi... " ucap Dea sambil melepas pelukan suaminya itu.setelah Risky melepas pelukannya , Dea langsung masuk kamar mandi.Risky langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil menunggu istrinya .ketika selesai mandi perlahan Dea membuka pintu, ia melihat Risky yg sudah berbaring di atas tempat tidur. Dea merasa takut dan canggung ia lebih memilih berdiri di depan pintu kamar mandi.


" kenapa aku merasa takut sekali... jantungku juga berdetak tak karuan... ya tuhan aku benar benar takut..kalau aku bilang sekarang aku sedang datang bulan pasti si gila itu tidak akan percaya dia pasti akan memeriksa celana dalamku..cih menyebalkan.. " gumam Dea dalam hati.tiba tiba lamunannya ambyar setelah Risky memanggilnya.


" kenapa kau mematung di situ.... ? apa kau mengajaku untuk melakukan malam pertama di dalam kamar mandi ...? " tanya Risky sambil memicingkan matanya.


" tidak... " jawab Dea seketika.Risky malah tertawa .perlahan Dea mendekati Risky dan duduk di sebelahnya.

__ADS_1


" kalau kamu bilang belum siap ... aku akan benar benar memaksamu... " celetuk Risky.Dea yg mendengarpun langsung membulatkan matanya.Risky kembali tertawa melihat ekpresi istrinya itu


__ADS_2