Angelinna Grawinda

Angelinna Grawinda
bagian 13


__ADS_3

Memulai hari baru, dengan teman baru, sekolah baru dan lingkungan yang baru.


Semenjak masa perkenalan kampus selama seminggu yang dilakukan oleh universitas 2 hari, fakultas 2 hari dan setiap jurusan memberikan perkenalan selama 3 hari.


Selama itu pula Anna dan Bian, tidak saling menyapa di kampus. Menyembunyikan status hubungan mereka berjalan dengan baik, selama Anna mengikuti masa perkenalan kampus, semuanya berjalan lancar-lancar saja tidak ada hambatan.


Anna akan mengelak atau pergi ketika ada teman seperjurusannya yang ingin berkenalan dengannya. Sebisa mungkin Anna tidak terlalu mencolok di antara teman-temannya.


Karena hal itu akan mengundang singa yang tertidur mengamuk.


Anna tau dalam diamnya Bian, dia diam-diam mengawasi gerak-gerik Anna.


Berbanding terbalik dengan Bian. Anna yang tidak terlalu di kenal di kampus karena mengasingkan diri, sedangkan dengan Bian yang semenjak kedatangannya ke kampus sudah menjadi topik terhangat satu universitas x.


Anak seorang pengusaha kaya raya, tampan rupawan, dan pintar. Siapa yang tidak kenal Bian. Banyak sekali wanita-wanita yang mengelilingi Bian, Bian hanya acuh tak acuh tidak peduli tatapan kagum  mereka terhadap dirinya.


Bian terus memperhatikan gerak-gerik wanitanya, dia tidak akan membiarkan siapapun mencoba untuk mendekatinya bahkan menyentuhnya.


Anna sebisa mungkin tidak ingin menjadi objek pembicaraan orang-orang. Sebisa mungkin Anna terus menghindar dari orang- orang apalagi yang berjenis kelamin laki-laki.


Anna ingin hidup tenang selama di berkuliah di universitas x sampai lulus.


"Wah gila, ternyata damian bener-bener ganteng"


"Iya sih, gue pengen jadi pacarnya"


"Jangankan jadi pacar jadi wanita one night stand nya aja gue mau"


Wanita-wanita itu sedang membicaran Bian, Anna yang sedari tadi di dalam kamar mandi mendengarkN semua ucapan mereka. Dari semenjak hari pertama masuk universitas x , Bian menjadi topik hangat pembicaan. Pasalnya Bian terkenal karena karismatik dan latar belakang yang tidak bisa diragukan.


Jika tahu bahwa Anna adalah tunangan Bian , apa yang akan terjadi. Anna tidak bisa membayangkannya.


Anna hanya bisa menggelengkan kepalanya, menghilangkan pikiran-pikiran negatif.


Damian byantara Adams adalah nama panjang dari Bian. Sedangkan Anna sendiri bernama angelinna grawinda.

__ADS_1


Di kampus ini Bian dikenal dengan sebutan Damian, sedangkan Anna entahlah Anna pun tidak tahu, mungkin satu universitas ini pun tidak tahu dengan namanya.


Dari awal perkuliahan jam masuk sampai akhir, Anna sungguh tidak mengerti dengan pelajaran-pelajaran yang di ajarkan oleh dosennya.  Anna sangat lemah dalam bidang bisnis,, Anna mengambil jurusan IPA saat SMA dan hanya fokus dalam bidang studi yang menyangkut paut dengan hal kedokteran.


Dan sekrang Anna harus di hadapkan dengan mata kuliah yang hampir semua mata kuliahnya mengenai bisnis.


Sudah jalan satu bulan selama Anna berkuliah dan belum ada satu pun yang masuk dalam otak Anna. Anna sungguh tidak mengerti dengan pelajaran-pelajaran ini. Rasanya kepala Anna ingin meledak.


Seperti sekarang dosen sedang menerangkan di depan dan Anna hanya bengong tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh dosen disana.


Anna melirik Bian sekilas, nampaknya dia mengerti dan paham dengan apa yang di jelaskan oleh dosen di depan.


Bian termasuk siswa yang pintar , hanya saja Bian terlalu malas untuk menunjukkannya.


Dari awal hingga berakhir mata kuliah, Anna hanya memperhatikan tunangannya itu. Bian terlihat cool dan sexy jika sedang serius.


Namun, jika sedang marah Bian akan sangat terlihat menakutkan.


Terlihat jelas urat-urat leher Bian, hidungnya mancung, rahang yang tegas, serta tatapannya yang mengintimidasi menambahkan kesempurnaan seorang Bian.


Jika di apartemen Bian akan berprilaku seperti anak-anak, manja, dan terus merengek.


Setiap hari Minggu Anna akan datang ke apartemen Bian untuk sekedar memasak, makan bersama serta menghabiskan waktu bersama-sama di dalam apartemen.


Seperti sekarang ini Anna dan Bian sedang menghabiskan waktu berdua di apartemen Bian.


Anna sedang memasak dengan Bian yang memeluknya dari belakang


...


...


Hal ini sudah menjadi kebiasaan Bian jika Anna sedang memasak, Bian akan mengganggunya untuk sekedar mengendus lehernya.


"Bian, kamu awas dulu . Aku jadi susah masaknya" ucap Anna gemas karena Bian terus mengendus area sensitifnya

__ADS_1


Bian terus menggigit kecil telinga Anna dan terkadang menjilatinya


Bukan Bian namanya jika langsung berhenti mengganggu Anna, Bian tidak ingin mendengarkan dan terus saja menjilati telinga, pipi, sampai mencium bibir Anna sesekali.


Dan begitulah sampai akhir. Bian yang terus menempel pada Anna, dan Anna yang terus menahan geli gara- gara Bian


Hingga acara masak memasak siap, dan mereka berdua mulai memakannya.


"Hari ini aku mau berenang, kamu temani aku berenang ya?" Ucap Bian


Sebanarnya hari ini Anna ingin bersantai tapi melihat Bian yang tidak ingin di tolak akhirnya Anna menganggukinya.


Anna pergi untuk mengganti pakaian yang ada di walk in closet Bian. Dan Anna menyesal telah menyetujui permintaan Bian itu. Bian menyuruh Anna memakai bikini di hadapannya sungguh sangat tidak bisa dibayangkan oleh Anna.


Awalnya Anna menolak untuk memakainya tetapi Bian mengancam akan mempublish hubungan mereka. Anna tidak ingin, dia tidak ingin wanita-wanita diluar sana menyerang Anna dan itu akan membuat hidup Anna tidak tenang.


Akhirnya Anna memberanikan diri untuk keluar dari walk in closet dengan bikini yang sudah di siapkan oleh Bian.


...


...


Tentunya dengan tambahan kemeja sebagai outer, karena Anna  merasa malu dengan apa yang dia pakai sekrang. Sedangkan Bian di ujung kolam sana sudah terpana dengan apa yang dilihatnya sekrang.


Anna terlihat sangat cantik dan sexy, itu membuat sesuatu dalam diri Bian ingin segera menerkamnya.


Bian meneguk salivanya lagi dan lagi, sungguh ini pemandangan yang sangat indah, lebih indah dari pemandangan gedung apartemen Bian sekrang ini.


"Bian, aku agak risih. aku ganti aja ya" ucap Anna sambil berusaha menutupi badannya yang sudah terekspos itu.


"Kemari Anna, berenang bersamaku" ucap Bian dibuat senetral mungkin. Padahal Kini jantungnya sedang tidak baik-baik saja


Anna ragu untuk masuk ke kolam renang, dia tidak yakin Bian tidak akan melakukan apa-apa terhadap dirinya. Bian adalah manusia yang tidak punya kontrol terhadap dirinya


Sudah beberapa kali Bian tidak bisa menahan nafsunya terhadap dirinya.

__ADS_1


Sepertinya Anna harus pasrah jika terjadi sesuatu terhadap dirinya, melihat Bian yang sudah menahan rasa kesalnya karena menunggu lama Anna yang masih berdiri di atas, tidak masuk kedalam kolam berenang.


Anna mulai menuruni kakinya , duduk di pinggiran kolam yang langsung di sambut oleh Bian.


__ADS_2