Angelinna Grawinda

Angelinna Grawinda
bagian 14


__ADS_3

Anna berusaha untuk fokus dan mengerti mengenai materi yang sedang dijelaskan oleh dosen.


Mata kuliah Anna dan Bian, memiliki jam dan waktu yang sama . Itu semua sudah pasti disengaja oleh Bian .


Alasan Bian melakukan itu semua agar Bian lebih mudah untuk mengawasi Anna, dan sekrang kelas mereka sedang belajar mengenai mata kuliah personal development atau pengembangan diri.


Pengembang diri meliputi segala kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan identitas diri, mengembangkan bakat dan potensi, membangun sumber daya manusia dan memfasilitasi kinerja, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita.


Disini dosen meminta kepada mahasiswanya untuk membentuk sebuah kelompok terdiri dari 5 orang, justru tujuannya untuk saling mengenal dan mengetahui mengenai pengembangan dirinya sendiri melalui kelompok masing-masing.


Anna sungguh bingung, pasalnya Anna belum memiliki teman akrab di kelasnya, berbeda dengan Bian yang sejak tadi banyak yang melirik penuh minat. Banyak dari mereka yang berharap bisa satu kelompok dengan bian, terkecuali Anna.


Anna tidak ingin satu kelompok dengan bian, karena itu bisa memicu kecurigaan pada hubungannya dengan Bian.


Dalam sekejap mata Bian sudah mendapatkan teman sekelompoknya, yang Anna ketahui ada Alex dia blasteran cina & Inggris, bentuk matanya dan warna kulitmya mirip Chinese memiliki mata yang sipit dan kulit yang putih bersih. Kedua, ada Bryan dia asal dari Amerika , ya mukanya sangat mirip seperti oramg-orang Amerika pada umumnya, memiliki perawakan yang jangkung dengan sedikit berewok tipis yang menambahkan kadar ketampananannya. Lalu sesil wanita blasteran inggris dan arab bentuk wajah yang pas, tingginya pas, dan bentuk badannya perfect. Wanita yang sangat cantik dan sexy. Sesil merupakan wanita yang termasuk banyak penggemarnya. Kemudia yang terakhir ada Dio yang merupakan lelaki asal Vietnam.


Anna merasa bingung untuk masuk kelompok, dia merasa di asingkan di kelas ini.. tetapi bukankah ini yang dia inginkan, tidak dipedulikan dan jauh dari keramaian orang-orang. Anna tidak ingin dikenali.


Sampai pada akhirnya datanglah 4 orang gadis menuju kursi yang sedang di duduki oleh Anna. Diantaranya ada Yeri, Lucy, Veronika dan juga Adaline.


Mereka berempat mengajak Anna untuk masuk dalam kelompoknya. Awalnya Anna ragu tetapi mengingat Anna belum memiliki teman kelompok akhirnya Anna menyetujuinya, lagian pula semua kelompoknya adalah perempuan jadi tidak akan ada masalah.


Yeri dan Lucy adalah wanita kutu buku, mereka sudah berteman sejak awal masuk perkuliahan. Sedangkan Veronika adalah wanita dengan wajah yang dominan orang barat, kulitnya sedikit gelap eksotis. Veronika adalah seorang atlit selancar dulunya , namun karena hobinya di tentang oleh kedua orangtua, akhirnya Veronika berkuliah di universitas x untuk mempelajari bisnis. Nantinya Veronika akan mewarisi perusahaan keluarganya.

__ADS_1


Dan yang terakhir ada Adaline, Anna tidak tau orang seperti apa dia, yang pasti yang dia tau Adaline adalah wanita cantik dengan pakaian yang sangat minim.


Kami mulai mendiskusikan mengenai kelompok kami kedepannya, untuk satu bulan kedepan kami akan bersama-sama menyelesaikan tugas yang sudah dosen berikan.


Diantara kami berlima, hanya Yeri dan Lucy yang bisa di harapkan. Pasalnya mereka adalah mahasiswa kutu buku yang lumayan pintar, sedangkan Anna, Veronika dan Adaline adalah mahasiswa yang terpaksa untuk masuk kampus universita x.


Rencananya dalam satu Minggu ini kami akan mengadakan pertemuan 2x dalam seminggu yaitu setiap sore kamis dan hari Sabtu.


Anna melihat ke arah Bian, kelompok mereka seperti sudah akrab. Bian dan teman sekelompoknya mungkin juga sudah memutuskan hari untuk mengerjakan tugas kelompok mereka.


Ah, Anna lupa. Pasalnya dia belum meminta izin kepada Bian untuk setiap Kamis sore dan hari Sabtu Anna akan membuat tugas kelompok.


Mungkin Anna akan memberitahunya nanti setelah mereka pulang ke apartemen, lagian tidak mungkin dibicarakan sekrang mengingat ini masih di kampus, dan pasti akan ada yang curiga.


From : Bian


Temui aku di taman belakang


Pesan singkat itu Anna dapatkan dari Bian.


Anna terlebih dahulu pamit kepada teman-teman barunya untuk pergi sebantar menemui Bian. Tentunya Anna mengatakan untuk pergi ke kamar mandi.


Sesampainya Anna di taman belakang, Bian langsung memeluknya dari belakang.

__ADS_1


"Aku merindukanmu..." Anna berusaha untuk melepaskan pelukan dari Bian, ini di kampus dan Anna tidak mau ada siapa pun yang melihatnya.


"Aku mohon lepas Bian" Anna mendorong Bian


Bian menatap Anna tak suka, karena sudah mendorongnya


"Ada yang ingin aku bicarakan"


"Jadi setiap Kamis sore dan hari Sabtu, rencananya aku dan tim kelompokku akan membuat tugas" ucap Anna ragu


"Kelompokku terdiri dari 5 orang perempuan tidak ada laki-laki sama sekali" ucap Anna kembali, tentu Bian tahu karena sedari di kelas Bian terus memperhatikan Anna. Tadinya Bian ingin mengajak anna dalam kelompoknya. Tapi hal itu pasti akan di tolak Anna.


"Jadi, kamu merancanakan hari apa untuk tugas kelompok mu?" Ucap Anna bertanya pada Bian


"Sabtu Minggu" ucap Bian malas


"Baiklah, kalau begitu kita harus cepat kembali. Aku gak mau ada yang liat kita berduaan disini" Anna lalu pergi meninggalkan Bian sendirian di taman belakang.


"Lama banget Lo pergi ke kamar mandi, ngantri ya" ucap Veronika, Adaline hanya menatap sekilas Anna lalu fokus pada makanannya lagi


"Ahh, itu tadi gue sakit perut makanya lama" ucap Anna


Dan jauh di seberang sana juga Anna melihat Bian sudah kembali dari taman belakang, Bian juga berada di kantin sedang menyantap makan siang bersama teman-teman kelompoknya tadi.

__ADS_1


__ADS_2