
"kamu percaya gak hidup setelah mati"? Ucap Anna kepada Bian
Bian hanya diam menatap Anna dengan segala pikiran yang sedang berkecamuk di otaknya
"hmm" Bian hanya berdehem
"Apa kamu harus mati dulu untuk mempercayai itu?"
"Apa aku perlu Cemburu dulu sama kamu untuk membuktikan kalau aku cinta sama kamu bi?"
Bian hanya diam
Anna merasa dunianya akan runtuh sebentar lagi, hubungan yang selama ini dia jalani harus kandas di tengah jalan.
Anna pergi ke kursi untuk mengambil tas dan mengambil sesuatu dari dalam tasnya, lalu kembali kehadapan Bian yang menatapnya dengan sangat datar.
Anna menghela, dia tidak sanggup untuk berpisah dengan bian, dia tidak ingin hubungannya selama 3 tahun ini kandas sampai disini. Tetapi anna juga juga tidak bisa memaafkan bian yang sudah berselingkuh, luka di hatinya lebih besar dari pada rasa cintanya kepada bian.
__ADS_1
Anna melepaskan kalung yang ada si lehernya, dan menatap cincin yang selama ini dia simpan di lehernya.
Anna sudah tidak memakai cincin itu semenjak 1 tahun yang lalu, semenjak sekandal bahwa Bian sudah berselingkuh dengan wanita lain, ralat sahabat Anna sendiri.
Anna sebenarnya tahu, tapi dia menutup mata seolah olah semuanya hanya mimpi.
Bian selalu mengelak dan dia tidak pernah mengakui
Anna akui bahwa bian adalah laki laki yang baik yang pernah di temui, walaupun bian sudah menghianatinya, tetapi bian tetap ada di dalam hati Anna.
Anna mengambil tangan bian dan memberikan kartu serta cincin yang pernah di berikan oleh Bian.
"maaf aku gak bisa mendampingi kamu lagi"
"Maaf kalo aku belum bisa memberikan apa yang kamu mau"
"Maaf karna aku tidak memberikan apa yang sarah berikan ke kamu"
__ADS_1
Anna harus kuat dia tidak boleh cengeng,
"aku wanita kuat aku gak boleh cengeng" batin anna
Bian tidak berani menatap wajah mantan pacarnya itu, ya sekarang Anna sudah menjadi mantannya. Walaupun tidak ada kata putus dari mereka berdua, tetapi melihat situasinya sepertinya hubungan 3 tahun mereka hanya sampai sini.
"Aku gak pernah pakai uang sepeser pun dari kartu itu bi, jadi aku kembalikan".
Bian memang memberikan kartu kredit untuk Anna pakai, Bian melakukan semua ini bukan karena Anna tidak mampu membeli barang-barang mewah, hanya saja Bian suka jika wanitanya memakai barang miliknya termasuk kartu kredit Bian
Anna lalu pergi melewati bian, sekilas melihat aldi, Anna kecewa pada Bian dan juga Aldi, pasalnya mereka berlima merupakan sahabat Bian, Aldi, Anna, intan dan Sarah adalah sabahatan. Mereka sudah bersahabat sejak kelas 1 SMP dan bertemu dengan Bian yang merupakan sahabat Aldi , sejak SMA akhirnya mereka membuat geng dan bersahabat berlima. Namun sepertinya persahabatan mereka pun harus kandas sampai disini.
Anna melanjutkan langkahnya menjauh dari mereka
Anna tidak tau mau kemana yang penting dia harus pergi secepat mungkin, karena air matanya tidak ingin berhenti menangis.
Anna menangis, ya anna menangis dia tidak tau harus berbuat apa, dia kecewa, marah dan kesal. Tapi dia tidak tau harus marah ke siapa
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain Bian terlihat bingung, dia bingung dengan perasaannya sendiri. Di satu sisi dia sedih melihat Anna menangis, tapi disisi lain dia senang karena ternyata Anna mencintainya.