Antara Aku Kenangan Dan Waktu

Antara Aku Kenangan Dan Waktu
Kedatangan Tamu Tidak Sopan


__ADS_3

Aruni masih saja memikirkan perkataan Andra kemaren siang, sambil bergumam sendiri


"Hhh kenapa sih rasanya sebel banget,...ini orang maunya apa sih, kenal aja ga, eh ngajak pacaran."


Ramai riuh suara teman teman yang sedang mengantri mandi terdengar jelas dari kamar Aruni.


"Ayo siapa mandi duluan"


"Aku dulu ya" jawab Ida anak Wonosobo yang kamarnya bersebelahan dengan Aruni.


Aruni masih malas beranjak, tembok warna biru kamarnya membuat nyaman, enggan untuk keluar.


Duduk tenang di kursi belajarnya, ditulis kata-kata di secarik kertas


"Be your self n keep smile"


Dalam hati Aruni masih terbayang sosok Rasyid yang tak bisa dilupakan.


"Kenapa pula aku masih mikirin anak Bandung itu, dia aja ga mikirin aku, tanya kabar aja ga, Rasyid..Rasyid.."


"Ayo brangkat udah siang." Kata Iza sambil menggedor pintu kamar Aruni


"Iya, aku nyusul nanti". Kata Aruni sedikit berteriak.


***


Sore cukup dingin, hembusan angin yang kencang masuk ke lorong rumah kontrakan Aruni. Ruang tamu sore itu penuh sesak teman-teman yang sedang mengerjakan tugas


"Ini mau hujan apa ya, mendungnya gelap sekali." Arsa memulai pembicaraan.


"Mungkin juga, anginnya sampai masuk", Iva menyambung.

__ADS_1


"Runi temenmu yang anak kedokteran itu jadi kesinikah?", ini kan sudah ada sebulan dia ga kelihatan


"Mungkin...,kemaren sempet bilang dua minggu besok pindah praktek di yogya".


"Cie..cie..Duwh critanya dua mingu besok kamu bakal ditungguin ya..?" Iza meledek


"Enak aja kamu Za..emangnya kesini ga ada kerjaan".


Tok tok tok suara pintu terdengar.., Iza segera membuka pintu.


"Runi.., ada tamu..",Iza berteriak.


Semua penghuni rumah bergegas ke kamar masing-masing. Kecuali Aruni, Ia berjalan membuka pintu, dilihatnya sosok Andra menjinjing tas hitam agak besar


"Kamu, kenapa ga bilang kalau mau datang"


"Aku boleh masuk?" Andra melepas sepatu hitam dan masuk ke ruang tamu. Duduk beberapa saat,


"Silahkan", Aruni mengantar Andra ke belakang.


Selesai mengantar Andra, Aruni masuk ke kamarnya yang berada persis di samping kamar mandi.


Tiba-tiba Andra masuk ke kamar Aruni dengan cepat, dipegangnya tangan Aruni. Di dorongnya tubuh Aruni hingga menempel ke dinding. Andra hendak melakukan hal yang tidak sepantasnya pada Aruni.


Seketika itu tangan Aruni mencoba meronta, kakinya dengan sigap menendang perut Andra. Dan terdengar suara cukup keras ..plak..plak...


Aruni menampar pipi Andra dengan keras.


Suara terdengar cukup keras namun tak satupun penghuni rumah mencari tahu suara apa itu.


Aruni bergegas keluar kamar, masih bingung dengan kejadian tadi, pikirannya belum bisa mencerna apa yang ingin dilakukan Andra.

__ADS_1


Andra dengan wajah tak berdosa keluar, dan pamit pulang.


Aruni masuk kamar, air matanya menetes membasahi pipi tanpa suara,


"Ya Allah.., maksudnya apa ini? Apa pacaran itu seperti itu, lebih baik aku ga punya pacar kalo seperti ini".


Sejak perstiwa itu wajah Aruni tampak murung, wajahnya tak seceria dulu lagi.


Selama Andra di Yogya, Andra mencoba menghubungi ponsel Aruni, namun Aruni enggan membaca dan mengangkat telfonnya. Beberapa kali Andra datang namun Aruni enggan bicara.


"Aku pulang ke Purwakarta" pamit Andra melalui pesan singkat ponselnya. Aruni tak menjawab pesan itu


Seminggu kemudian Aruni memberanikan diri mengirim pesan kepada Andra :


"Maaf sepertinya kita temenan dulu aja, kalo pacaran seperti itu lebih baik aku ga punya pacar"


Andra menjawab:


" Terserah kamu"


Aruni lega bisa mengeluarkan isi hatinya, tak satu pun penghuni rumah yang tahu tentang perilaku Andra.


***


Hari Minggu tiba Aruni pulang ke rumah ibunya


"Bu, aku udah ga pacaran lagi sama Andra"


"Lhah kenapa. Kamu ga boleh mutusin sepihak gitu lho Runi,..nanti bisa kena karma." ibu bertanya dengan raut wajah ingin tahu


Runi hanya diam, tak menjawab pertanyaan ibu, ingin cerita tapi tak tahu bagaimana caranya cerita pada ibu.

__ADS_1


" Ibu begitu terpesona pada Andra pasti tak akan percaya dengan ceritaku",bisik Aruni dalam hati


__ADS_2