
Saat pulang sekolah Arin sedang mengerjakan tugas bersama Arka di perpustakaan, sebenar nya Arka ingin mengajak Arin untuk pulang bareng namun tiba-tiba ponsel Arka berdering ternyata itu dari ayah nya yang menyuruh Arka untuk secepat nya pulang ke rumah,
"Maaf ya Rin padahal aku yang maksa buat mengantar kamu pulang tapi malah aku di telpon papa." Ucap Arka yang merasa tidak enak kepada Arin
"Udah lah santai aja,, lagian aku biasa pulang sama orang,, tapi sekarang dia lagi ekskul basket."
"Sekali lagi maaf ya Rin,, kapan-kapan kita pulang bareng ya." Pinta Arka
Arin hanya tertawa kecil, karena dia tidak tau bagai mana reaksi Satya dan Nadin jika mereka melihat Arin pulang bareng dengan Arka,
Arka kembali di telpon oleh ayah nya, karena itu dia segera bergegas pulang sedang kan Arin masih menunggu di perpustakaan,
Orang yang di tunggu Arin tak lain adalah Satya, setekah Arka pulang Arin hanya sendiri di perpustakaan sambil membaca novel.
Belum selesai Arin membaca novel yang ia pegang di tangan nya Satya sudah menjemput nya untuk pulang.
.
__ADS_1
.
.
Sesampai nya di rumah Satya langsung menginterogasi Arin prihal ke dekatan nya dengan Arka, karena Arin lelah dia tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan Satya,
Satya menarik tangan Arin karena Satya mulai kesal saat Arin tidak menjawab berbagai pertanyaan yang ia ajukan, mata Arin memandang bahu Satya karena tinggi badan Arin yang hanya setinggi bahu Satya,
Lalu Satya menunduk kan badan nya, kini mata mereka berdua saling bertemu, jantung mereka berdua berdegup dengan kencang nya, tak ingin berlama-lama dengan suasana yang sangat mendebar kan Itu Arin langsung mendorong badan Satya agar menjauh dari nya,
"Haih,, kamu ini kenapa sih kepo betul soal hubungan ku dengan Arka,, jangan bilang kamu cemburu ya kalau aku dekat dengan Arka." Goda Arin yang tanpa sadar mengucap kan perkataan itu karena saking bahagia nya,
"HAH!,, cemburu?,, lu gak lupa kan kalau gua udah punya tunagan,, gua itu cuma khawatir sama sahabat gua,, emang salah?." Ucap Satya
Seketika ada badai yang menghancur kan sedikit kebahagiaan yang tadi di rasakan Arin, dengan wajah kesal yang menahan air mata, Arin menjawab pertanyaan Satya tentang hubungan nya dengan Arka,
Satya senang akhir nya ia tau ada hubungan apa sebenar nya antara Arka dengan sahabat nya itu, tapi Satya juga merasa heran dengan sikap Arin yang tiba-tiba marah kepada nya,
__ADS_1
"Rin gua salah apa lagi?,, kenapa lu marah sama gua?." Tanya Satya
"Bukan kamu yang salah tapi aku." Ucap Arin sambil membanting pintu kamar nya
Saat Satya masih bertanya-tanya mengapa Arin tiba-tiba marah pada nya, Arin di dalam kamar diam-diam menangis tersedu-sedu,
Kenapa!?,, kenapa kamu harus buat aku berahap kepada mu dan seketika kamu hancur kan harapan itu dengan mudah nya. Tanya Arin dalam hati nya yang kini sedang merasa kesal dan sedih
__________________________________________
Cinta itu rumit,
Bahagia, sedih, kesal, sering kita rasa kan karena cinta,
Terkadang cinta membuat kita terluka namun cinta juga yang menyembuh kan luka itu.
__________________________________________
__ADS_1