
Kini Arin dan Fuji sedang duduk berhadapan, tanpa basa-basi Arin langsung menanyakan alasan dari kesedihan Fuji, sontak pertanyaan Arin membuat Fuji terkejut,
"Hahaha,, maaf ya padahal kita gak terlalu dekat tapi bisa-bisa nya aku kepo sama masalah pribadi kamu,, aku cuma mau bantu kamu karena dulu kamu pernah bantu aku,, aku tau terkadang kita gak bisa mencerita kan masalah kita sama orang lain apa lagi orang yang gak terlalu dekat,, tapi aku cuma mau jadi teman kamu,, eh (tiba-tiba tersadar diri nya sudah terlalu banyak bicara),, umm maaf ya aku cerewet banget ya." Ucap Arin
Arin berfikir mungkin gadis yang duduk di depan nya akan mengganggap nya aneh, namun reaksi gadis itu berbanding terbalik dengan apa yang di pikir kan Arin, gadis itu malah menangis dengan lepas dan mencerita kan masalah nya pada Arin,
Arin langsung berdiri dari kursi nya dan mendekat pada gadis itu dan langsung memberi kan pelukan hangat yang menenang kan,
"Ma~maaf ya,, padahal gua biasa nya gak kaya gini." Ucap Fuji yang sudah mulai tenang
"Iya aku tau kamu biasa nya adalah orang yang pemberani,, dan jujur dulu aku sempat takut sama kamu,, karena kamu kaya dingin gitu." Ucap Arin
__ADS_1
"Hah,, emang gua es apa,, makasih ya,, karena lo gua bisa merasa sedikit lega." Ucap Fuji
"Iya,, peraturan sekolah mengatakan kalau eskul masih tetap bertahan jika anggota nya minimal 20 orang,, jadi satu-satu nya cara mempertahan kan ekskul Muay Thai dengan mencari anggota baru,, dan soal orang tua kamu yang meminta kamu pindah ke Itali,, gimana kalau sekali lagi kita menyakin kan orang tua kamu supaya mengizin kan kamu untuk tetap di Indonesia dan bersekolah di SMK Melati sampai lulus." Ucap Arin dengan serius
"Gimana cara nya kita cari anggota baru,, dan soal menyakin kan orang tua gua kaya nya itu mustahil,, sejak kaka gua meninggal gak ada lagi yang bisa ngerubah keputusan orang tua gua,, dan emm,, pelukan lo emang hangat tapi mau sampe kapan lo peluk gua?." Ucap Fuji, yang berhasil membuat Arin malu dan langsung kembali ke tempat duduk nya
"Besok istirahat pertama temui aku di gazebo dekat kelas 11 OTKP,, maaf ya aku harus cepat pulang kalau gak akan ada omelan panjang." Ucap Arin
"Umm,, maaf boleh minta no wa mu?." Tanya Arin
"Haha,, jadi kamu balik karen mau minta no wa ku?." Tanya Fuji
__ADS_1
Arin mengangguk, Fuji langsung memberikan no wa nya, dalam benak Fuji merasa senang karena dia bisa kembali berbicara dengan teman sebangku nya saat MPLS yang selalu membuat nya penasaran,
Ya sebenar nya dari awal Fuji sudah ingin bisa menjadi dekat dengan Arin namun karena canggung, ia hanya bisa bicara dengan Arin saat hari ke dua MPLS,
Saat Arin pulang, terlihat Satya yang sedang menunggu nya, dan sesuai dugaan Arin, Satya mengaju kan banyak pertanyaan,
"Paman aja gak masalah,, kenapa kamu bawel banget sih,, aku cuma ke supermarket." Ucap Arin kesal, ya karena dia sedang PMS, dia sedikit tidak bisa mengatur emosi nya,
Arin yang kesal langsung berlalu pergi ke kamar nya, sebenar nya Arin selalu merasa bingung karena Satya yang selalu bersikap dingin terhadap orang lain, tapi kenapa ketika dengan nya, Satya berubah menjadi orang yang super bawel, bahkan kebawelan Satya mengalah kan kebawelan Arin,
"Udah Sat,, paman tau kamu khawatir tapi jangan terlalu galak sama macan yang lagi PMS." Ucap Leo yang menghampiri Satya ketika melihat Arin pergi ke kamar nya dengan raut wajah yang kesal
__ADS_1