Apakah Aku Salah

Apakah Aku Salah
#3


__ADS_3

Kini Arin dan Satya tengah duduk di kursi yang ada di depan rumah Arin, suasa nya begitu awkward,


"Dari mana aja lu?." Tanya Satya yang mencoba membuka pembicaraan


Tapi Arin tetap diam, ia tidak ingin menjawab pertanyaan Satya, karena ia masih merasa kesal karena Satya sudah memiliki tunangan dan itu bukan diri nya, tiba-tiba tangan Satya mengacak-acak rambut panjang Arin.


Arin yang kesal menanyakan alasan Satya mengacak-acak rambut nya, "Kenapa ngacak-ngacak rambut ku sih,, jadi berantakan tau."


"Habis lu di tanya bukan nya jawab malah diem aja,, bibir pake di manyun-manyunin,, lu tuh lebih canti kalo gak marah." Jawab Satya


Dengan pipi yang menggembung karena kesal Arin berdiri, ia ingin masuk ke dalam rumah nya, tapi Satya menarik tangan nya dan menahan nya agar tidak meninggal kan dia dan menjawab pertanyaan nya, dengan sekuat tenaga Arin berusaha melepas kan tangan Satya yang kini tengah menggenggam tangan Arin dengan erat nya, namun usaha Arin itu gagal, karena tenaga Satya lebih besar dari tenaga nya.

__ADS_1


"Lepas sin Sat,, aku mau masuk,, ada pr yang belum aku kerjain." Kebohongan keluar dari mulut Arin agar Satya bisa melepas kan nya


Namun bukan nya Satya melepas kan genggama nya ia malah mengajukan diri untuk membantu Arin mengerjakan pr nya tapi sebelum itu Arin harus menjawab pertanyaan nya tadi.


"Kamu bukan orang tua ku!,, jadi kamu gak ada hak buat maksa aku ngasih tau semua tentang ku!." Tegas Arin


"Lu ngomongin soal hak sekarang,, ya gua emang bukan ortu lu tapi gua punya hak untuk tau keadaan lu,, karena gua sahabat yang peduli sama sahabat nya." Jawab Satya dengan tegas


Adik Arin yang mendengar kaka nya sedang bertengkar dengan sahabat nya itu langsung menghampiri mereka, untuk menenang kan mereka berdua dan mendamai kan mereka,


Satya bingung dengan sikap Arin, dalam benak nya bertanya-tanya apa kah dia melakukan kesalahan yang membuat Arin begitu marah dengan nya.

__ADS_1


"Ana,, sebener nya gua salah apa sih sama kaka lu itu,, sampai dia marah gitu ke gua." Tanya Satya kepada adik Arin yang sedang berdiri di samping Satya


"Aku gak tau kak,, tapi kalau kaka mau tau kemana kak Arin menghilang kemarin bakal Ana kasih tau." Ucap Ana


"Ya kasih tau gua,, soal nya kaka lu gak mau kasih tau gua." Pinta Satya dengan lesu sambil mata nya terus melirik ke dalam rumah Arin untuk mencari keberadaan Arin


Ana adik nya Arin mulai menjelas kan kalau kemarin Arin menghilang karena dia mengalami kecelakan dan untung saja orang yang menabrak Arin itu segera membawa Arin ke rumah sakit, namun karena Arin tidak hafal nomor rumah atau nomor keluarga nya jadi tidak ada yang mengabari mama nya Arin kalau Arin kecelakan dan tengah di rawat di rumah sakit, Satya begitu terkejut mendengar penjelasan dari Ana.


Sedang kan di kamar Arin sedang menangis dan lagi-lagi itu karena ia ingat bahwa harapan nya untuk bisa bersatu dengan cinta masa kecil nya itu sudah lenyap karena orang yang ia cintai sudah memiliki tunangan.


__________________________________________

__ADS_1


Cinta itu rumit, terkadang cinta bisa menbuat kita menangis dan terluka namun cinta juga bisa mengobati luka kita dan membuat kita bahagia.


__________________________________________


__ADS_2