Apakah Aku Salah

Apakah Aku Salah
#23


__ADS_3

Ke esokan hari nya, di sekolah saat Arin menyapa Nadin, Nadin malah bertingkah seolah dia tidak mengenal Arin,


"Aku ada urusan,, kalian duluan aja ke kelas,, ntar aku nyusul." Pamit Arin seraya berlari ke arah Nadin


Satya dan Arka menuruti perintah Arin, sedang kan Arin terus berlari mengejar Nadin dengan geng nya sambil memanggil-manggil Nadin, namun Nadin tidak menghirau kan Arin,


Setelah berlari dengan sepenuh tenaga akhir nya Arin bisa meraih tangan Nadin, dan dengan nafas yang terengah-engah Arin bertanya alasan Nadin beberapa hari ini bertingkah aneh kepada nya,


"Tukang tikung gak tau diri ini masih aja suka gangguin lo Din?." Tanya salah satu anggota geng Nadin


"OMG,, Iya nih,, aku aja juga baru tau kalau dia sangat gak tau diri kaya gini!." Ucap Nadin


"A~apa maksud mu Din?,,°hos°,, aku ada salah apa sama kamu?,, °hos° kenapa kamu berubah kaya gini?." Tanya Arin dengan nafas yang masih terengah-engah

__ADS_1


"Halah gak usah pura-pura gak tau deh!,, kamu tau kan kalau aku suka sama Arka,, tapi kenapa kamu nikung aku?." Ucap Nadin dengan kesal tanpa melirik ke arah Arin sedikit pun


"Nikung?,, aku sama sekali gak pernah nikung kamu!." Ucap Arin yang semakin bingung


"Halah cabe gak tau diri kaya lo mana mau ngaku!,, Nadin denger sendiri waktu kalian lagi di UKS,, Arka sampe ribut sama Satya yang sepupu nya sendiri cuma karena lo,, Arka itu suka sama lo,, dan ya kita juga tau kali pasti kamu udah pake pelet buat ngeguna-guna Arka dan Satya,, makan nya mereka selalu ngekorin lo terus." Omel salah satu anggota geng Nadin lain nya


"OMG,, gaes gak usah buang-buang tenaga kalian buat ni orang (menunjuk Arin),, mending langsung kasih pelajaran yang berarti aja." Ucap Nadin


Saat itu banyak hal yang membuat Arin terkejut, pertama dia baru tau kalau Arka suka pada nya, dan dia juga baru tau kalau Arka dan Satya adalah sepupu, ke dua Arin terkejut karena Nadin sahabat nya sendiri malah ikut membully nya — ya setidak nya Arin menggap Nadin sebagai sahabat nya dan untuk Nadin mungkin dia tidak benar-benar menggap Arin sebagai sahabat nya selama ini,


.


.

__ADS_1


Tak lama kemudian mereka sampai di sebuah gudang belakang sekolah yang sudah tidak terurus lagi, dan jarang sekali orang yang akan melewati daerah sekitar gudang itu, bahkan mungkin tidak ada lagi orang yang akan pergi ke daerah sekitar gudang itu karena gudang itu terkenal angker, sebab dulu ada wanita yang meninggal secara mengenas kan di sekitar gudang itu.


"Wah kalian milih tempat yang bagus juga ya,, Rin kamu gak usah takut,, karena para tikus dan kecoa akan menemani mu selama di sana (menunjuk ke arah gudang),, dan aku peringatin kalau kamu bisa selamat dari sini jangan berani-berani kamu mengadu kan kita atau kamu akan mendapat balasan lebih dari ini!." Ancam Nadin dengan aura yang membunuh, membuat tubuh Arin merinding


Anggota geng Nadin yang tadi membungkam mulut Arin langsung melas tangan nya dari mulut Arin, namun mereka masih memegang tangan Arin dengan erat,


"Din,, kenapa?,, kenapa cuma karena satu cowo kamu berubah jadi orang yang mengerikan seperti ini!?." Tanya Arin yang sangat kebingungan dengan perubah Nadin


"Hahaha,, kaya nya kamu aja deh yang gak sadar selama ini,, kamu tau anak-anak berani ngebully kamu itu karena ada aku di belakang mereka!,, dari dulu aku sudah gak suka sama kamu!,, kamu lihat sendiri kan aku bisa ngendaliin mereka untuk nyerang kamu jadi jangan sampai kamu berani mengadukan kami!!." Jelas Nadin dengan ancaman dan tawa jahat nya


"Udah dorong dia masuk ke dalam gudang itu terus kunci dengan rapat!." Perintah Nadin kepada anggota geng nya yang sedari tadi masih memegang tangan Arin


Anggota geng nya Nadin meruti perintah dari Nadin dan langsung mendorong paksa Arin agar masuk ke dalam gudang, setelah Arin masuk ke dalam gudang, mereka langsung mengunci pintu gudang itu dengan sangat rapat,

__ADS_1


Di dalam gudang Arin menangis ketakutan, dan bertanya-tanya "A~apakah aku salah?,, kenapa mereka jahat sekali kepada ku?."


__ADS_2