
Setelah mereka selesai makan, Zara langsung mengajak Arin pergi ke pantai, meskipun arah pantai berlawanan dengan arah rumah Arin, tapi Arin mengiyakan permintaan Zara.
Sesampai nya di pantai, mereka berjalan di pasir tanpa menggunakan alas kaki,
Aingin malam berdesir lembut, mengingat kan mereka akan kehangatan, ombak malam yang seolah melarutkan kesedihan mereka, pemandangan yang indah membuat mereka terhanyut ke dalam suasana indah itu, dan sejenak membuat mereka melupakan masalah yang menimpa mereka.
"Rin kamu tau kan betapa keras nya perjuanga ku untuk memdapat kan Leo? (sambil menatap langit malam),, ta~tapi...
Zara tidak bisa melanjut kan ucapan nya karena air mata yang sudah membanjiri pipi nya
Arin langsung memeluk pacar paman nya itu dengan hangat untuk menenang kan nya,
__ADS_1
Dua puluh menit kemudian, akhir nya Zara mulai tenang dan bisa mencerita kan segala nya, dan alasan Zara menjauhi Leo karena ada seorang wanita yang terlihat sangat cantik juga kaya raya menghampiri Zara dan mengatakan kalau dia adalah mantan pacar Leo, namun meski mereka sudah putus, wanita itu masih sangat mencintai Leo dan Leo masih memperlaku kan nya dengan mesra, bahkan wanita itu memberi kan bukti foto kemesraan nya dengan Leo membuat Zara marah,
"ITU BOHONG KAK!." Teriak Arin secara tiba-tiba
Zara terlihat bingung, Arin langsung menjelas kan kalau meski paman nya itu sudah berumur, tapi dia tidak pernah memiliki pacar lain, Zara merupa kan pacar pertama Leo, itu membuat Zara terlihat senang, tapi ia masih ragu karena wanita itu memiliki bukti kemesraan nya dengan Leo,
"Kak terkadang sesuatu yang kita lihat tidak lah seperti kenyataan nya, bisa saja itu hanya foto editan atau wanita itu menjebak paman!." Tegas Arin
"Awal nya aku juga gak percaya sepenuh nya, tapi kamu tau kan aku anak jurusan fotografer dan aku tau betul kalau foto itu asli tanpa editan atau efek Rin." Ucap Zara dengan air mata yang mulai menetes kembali
Kira-kira dari dari Bandung ke kota tempat Arin tinggal sekarang membutuh kan 4 jam perjalanan jika mengguna kan motor.
__ADS_1
"Kak aku tau pasti sakit banget tiba-tiba saja ada wanita yang memberikan foto kemesraan nya dengan orang yang kita sayang." Arin mengucap kan ini dengan penuh penghayatan — ya itu pasti karena dia mengingat rasa sakit nya mengetahui orang yang ia cintai dari kecil malah akan menjadi milik perempuan lain
"Tapi kak,, apa kaka pernah tanya sama paman soal kejelasan hubungan paman dengan wanita itu dan soal foto itu juga?." Tanya Arin
Zara menggeleng kan kepala nya perlahan, membuat Arin menghela nafas panjang,
"Hadoh pasti karena cemburu kaka langsung ngeblock paman." Ucap Arin sambil menepuk jidat nya
Nampak Zara sangat malu karena dia bertingkah kekanak-kanakan akibat cemburu,
Haih aku berharap orang itu cepat datang karena aku tidak tau lagi apa yang harus aku ucap kan. Keluh Arin dalam hati
__ADS_1
"Kak yang bisa ku pasti kan saat ini adalah wanita itu pasti nya Berbohong kepada kaka,, karena kak Zara adalah cinta dan pacar pertama paman!,, dan Arin yakin paman pasti punya penjelasan soal foto itu!,, apa kaka bawa foto itu?." Ucap Arin dengan semangat — ya Arin adalah tipe orang yang suka bila membatu orang lain apa lagi dalam urusan cinta seperti ini, padahal diri nya sendiri juga sedang ada masalah tentang cinta
Zara menjawab pertanyaan Arin itu dengan anggukan pelan, membuat Arin semakin menggebu-gebu dan nampak dari wajah nya yang selalu melirik ke sekeliling pantai untuk mencari seseorang.