Apakah Aku Salah

Apakah Aku Salah
#45


__ADS_3

Ternyata suara yang tiba-tiba datang menanyakan keadaan Satya adalah milik seorang cowok aneh yang biasa nya suka memanjat pohon di samping jendela kamar rawat inap VIP kelas 1.


Arin sangat terkejut dengan kedatangan cowok itu, Arin mengira dia tidak akan pernah bertemu lagi dengan cowok aneh itu tapi tenyata dia dan Satya saling kenal, sebenar nya siapa cowok aneh itu?.


Melihat cowok aneh itu Ana melepas kan Satya dan berlari memeluk cowok aneh itu, dan Arin yang melihat hal itu semakin kebingungan.


__________________________________________


Kebanyakan kata 'itu' kalau kurang nyaman maaf ken, woke lanjut ke cerita nya


__________________________________________


Sebenar nya siapa dia? hingga Ana dan Satya mengenal nya. Tanya Arin dalam hati


"Kakak Rio kemana aja?." Tanya Ana yang masih memeluk Rio


"Jadi nama nya monyet gila itu Rio." Gumam Arin yang masih bisa di dengar Satya


"Dia kak Rio,, lu masih ingat kan sama dia?." Tanya Satya sambil berusaha berdiri,


Arin mengalungkan tangan kanan Satya di leher nya dan segera membantu Satya untuk berdiri.


Setelah Ana melepas kan pelukan nya, Rio langsung membantu Arin membawa Satya masuk ke dalam rumah.


Setelah membaring kan tubuh Satya di sofa, Rio menelpon dokter keluarga Wijaya.


Tak berapa lama kemudian dokter datang dan memeriksa kaki Satya, dokter menyaran kan selama seminggu kaki Satya harus beristirahat atau tidak boleh di gerak kan.


"Aduh dek lo itu bukan kangguru ngapain nekat lompat segala sih." ucap Rio kesal dengan tingkah kekanak-kanakan Satya


Dek?,, jangan-jangan monyet gila ini kaka nya Satya,, tapi itu gak mungkin!,, aku dan Satya sudah bersahabat dari kecil dan dalam ingatan ku Satya itu anak tunggal,, apa mungkin ada sesuatu yang aku lupakan?. Di dalam hati Arin terus bertanya-tanya, dan tanpa Arin sadari bahwa sedari tadi dia terus melamun namun mata nya menatap ke arah Rio.


"Gue tau gue ganteng,, tapi gak usah natap gue sampe bola mata nya mau keluar gitu kali." ucap Rio dengan percaya diri nya, dan berhasil membuyarkan lamunan Arin


"Siapa kamu sebenar nya!?." Tanya Arin dengan tatapan tajam


"Dia kaka gue Rio Wijaya,, kita dulu sering ngabisin waktu bareng Rin,, masa lu lupa sih?." ucap Satya, berusaha membangkit kan ingatan yang telah di lupa kan Arin


Arin berusaha keras untuk berkelana mencari kenangan tentang Rio di hipokampus nya, namun nihil, ia sama sekali tidak bisa mengingat kenangan masa lalu yang Satya maksud tentang Rio, yang dia ingat hanya lah saat-saat nya dengan Rio di rumah sakit beberapa waktu yang lalu.

__ADS_1


"Sudah jangan terlalu di pikirin nanti otak lo meledak." Ucap Rio dengan sedikit candaan untuk menyadarkan Arin dari lamunan nya


Huff,, selalu,, selalu kak Arin,, dari dulu sampai sekarang mereka gak pernah menganggap ku ada!!. Keluh Ana dengan kesal di dalam hati.


"Heh,, kalian semua ini kenapa sih,, satu ngelamun (melirik Arin), satu nya lagi manyun (berganti melirik Ana),, terus yang ini **** (menunjuk Satya)." ucap Rio bingung dengan aura aneh yang bertebaran di sekitar nya


"Kak lu tega bener bilangin ade sendiri ****." ucap Satya kesal


Karena waktu menunjuk sudah malam, mama Arin pergi ke rumah Satya untuk memanggil ke dua putri nya pulang.


Kini Arin tengah duduk termenung larut, dalam lamunan nya sendiri di kasur empuk kesayangan nya.


Tingkah konyol mu membuat ku sedikit bisa melupakan masalah ku,, andai kamu bisa menjadi milik ku,, aaarrgh gak!,, gak boleh Rin!.Ucap Arin dalam hati, dan tanpa sadar dia menampar pipi nya sendiri


"Kaka tidur sama Ana yuk,, Ana takut kak Arin bakal nyiksa diri sendiri." Ajak Ana yang membuyar kan lamunan Arin


"Eh?." tanya Arin,


Ana hanya menunjuk pipi Arin yang ada cetak telapak tangan nya sendiri, setelah melihat bekas tamparan nya, Arin mengiyakan ajakan adik nya itu.


Arin dan Ana menuju ke kamar Ana, namun saat kaki mereka hendak memasuki kamar itu tiba-tiba smartphone Ana berdering.


Karena kamar Ana terlihat berantakan Arin berusaha merapikan kamar Ana yang lebih mirip kandang kambing itu, tapi lagi-lagi dia di kejut kan oleh satu fakta baru yang ia dapat setelah melihat buku diary Ana yang tidak sengaja terjatuh dari atas meja.


__________________________________________


Note :


Hipokampus adalah bagian otak yang terletak di lobus temporal otak, yang berperan untuk mempertahan kan ingatan. Setiap sel nya digunakan untuk menyimpa satu ingatan atau memori.


(kalau salah maap ken🙏)


__________________________________________


Mohon maaf ya kaka karena saking asyik nya sama novel baru aku,


Makanya baru sekarang ngelanjutin bab baru, tapi di bab ini aku kasih agak panjang deh sebagai permintaan maaf🙏🙏😅


Makasih banget loh buat yang selalu dukung karya abal-abal ku ini, cayang kalian muaaah😘 (alay maap ken🙏😅)

__ADS_1


Mau iklan bentar nih, karena liat komentar mereka jadi dengan suka rela ingin mengiklan kan karya mereka (tanpa izin sang author dong🙏)❤


Komentar kaka @UpikEmas, tau aja kaka nya kalau terinspirasi dari Kangguru



Karya kaka @UpikEmas



Komentar kaka yang baca dari awal uwuw banget lah @S.cici



Karya kaka @S.cici



Komentar kaka @Katatokoh16, teruntuk Satya😅



Karya kaka @Katatokoh16



Komentar kaka @Dede Kuadrat, tembok bernafas kak😅



Karya kaka @Dede Kuadrat



Iklan sukarela sekian dulu😅 maaf ya kaka @UpikEmas @S.cici @Katatokoh16 aing asal iklanin aja🙏


#lagigabut


Mau juga iklanin karya baru aku ya😅 Mampir kuy ke novel baru aku jangan lupa vote dan comment nya😘

__ADS_1



__ADS_2