Apakah Aku Salah

Apakah Aku Salah
#41


__ADS_3

Setelah lelah berkeliling, Arin dan Fuji duduk di kursi taman rumah sakit sambil membaca MangaToon,


"Hahaha,, kocak sih ini." Ucap Fuji yang tertawa terpingkal-pingkal saat membaca sebuah komik di MangaToon,


Arin tersenyum bahagia ketika melihat sahabat nya itu bisa kembali tertawa dengan lebar,


Dari atas kepala Arin ada yang sengaja menjatuhkan ranting kering ke kepala Arin, Arin mendongak kan kepalan nya, ia hanya bisa melihat telapak kaki putih milik seseorang, yang Arin duga itu adalah telapak kaki milik cowok aneh yang sering tiba-tiba muncul mengganggu Arin,


"Ji,, kita pindah ke kamar ku aja yuk." Pinta Arin yang merasa tidak nyaman akan ke hadiran cowo aneh itu


"Oh okey,, lo cape ya sudah." Ucap Fuji yang mulai mendorong kursi roda Arin


Terdengar teriakan seorang cowok "ARIN!."


"Rin lo denger gak ada yang teriak manggilin lo ?,, arah suara nya dari pohon itu." Ucap Fuji menunjuk pohon tadi


"Gak ada tuh,, kita ke kamar aja yuk." Pinta Arin yang pura-pura tidak mendengar teriakan cowok itu


Arin dan Fuji berjalan pergi menuju kamar rawat inap VIP kelas I atas nama Arin,


Di dalam kamar mereka bercanda gurau, Arin tak lagi merasa canggung, dan cowok itu tak menyusul Arin,


Sekarang batin Arin sedang bertengar karena ada rasa yang mengingin kan cowo aneh itu tiba-tiba muncul di jendela kamar nya seperti biasa, namun dia juga merasa lega ketika cowok aneh itu tidak mengganggu nya lagi.

__ADS_1


"Rin lo gak papa?." Tanya Fuji sambil mengayunkan tangan nya di depan wajah Arin, Arin yang tersadar hanya tersenyum


Waktu berlalu dan tak terasa ini sudah jam 16:10, Satya, Arka dan Zara menemui Arin dan yah mereka juga terkejut ketika melihat Fuji bersama dengan Arin,


"Kamu gak sekolah?." Tanya Arka


"Cieee,, ciee." Zara, Satya dan Arin menyoraki Arka


Dengan pipi yang memerah Arka bertingkah seolah diri nya kelas karena di soraki, entah mungkin saja Arka sudah jatuh cinta dengan Fuji, tapi bagaimana reaksi Arka jika dia tau kalau Fuji sebenarnya pecinta sesama jenis,


"Gua bakal pindah ke Itali hari ini,, gua juga udah bawa hadiah perpisahan buat kalian semua,, gua minta maaf kalo selama ini gua ada salah sama kalian,, terutama lo Ka,,.maaf ya kalo selama ini gua ngeselin."Ucap Fuji yang membuat Arin dan Zara terharu


"I~itali?." Tanya Arka kebingungan


Saat suasana sedang haru, bahkan Arin dan Zara hampir menangis, tapi Satya membuyar kan suasana haru itu, dan bertanya jam keberangkatan pesawat Fuji,


"Jam lima?!,, sekarang sudah jam setengah lima,, kalo gak buruan lo bisa ketinggalan pesawat." Ucap Satya mengingat Fuji


Semua menatap Satya dengan kesal, terkecuali Fuji yang masih terkejut ketika melihat jam,


"Gimana nih?,, bentar lagi deadline penerbangan gua." Ucap Fuji yang mengambil tas nya dan hendak pergi keluar


"Tu~tunggu,, kita pergi sama-sama aja." Ajak Arka, jika saja suasana tidak sedang haru Zara, Arin dan Satya pasti akan menyoraki Arka dan Fuji,

__ADS_1


.


.


.


Denga sangat cepat sopir Arka menancap gas, dan untung saja mereka berhasil sampai 15 menit sebelum deadline penerbangan Fuji habis, ingin rasa nya mereka kembali berpelukan melepas rasa sedih, namun karena takut Fuji akan terlambat chek in, jadi mereka hanya berpelukan sebentar, dan kemudian Fuji pergi untuk chek in.


___________________________________________


🍁Kehidupan kita itu seperti buku, yang memiliki chapternya sendiri, ketika chapter pertemanan kita dengan dia sudah usai, karena ada frekuensi dimana kita lebih cocok dengan yang baru, tapi meski chapter pertemanan kamu dan dia sudah usai jangan lupakan chapter itu karena dia pernah menjadi bagain dalam buku mu, dan karena kenangan itu menjadi contoh bagi kita untuk melangkah maju ke chapter berikutnya.


\=>🍁Pertemanan itu tidak akan selama nya, yeah sakit memang, tapi terkadang ada satu fase dimana kita harus mencari teman baru, kalo kamu kesel kanapa dia begini kenapa dia begitu artinya kamu belum dewasa, dan yah aku mengaku aku belum dewasa, karena ketika melihat mu tak lagi menjadi chapter dalam buku ku, ketika kita tak lagi dekat, hati ku merasa sedih dan ketika melihat mu menjadi chapter dalam buku orang lain aku menjadi kesal.


___________________________________________


.............................................................................


Maaf karena di bab ini ada curahan hati author yang tidak berfaedah dan gak jelas🙏😅


Selamat membaca😘 jangan lupa Like👍, Rate⭐⭐⭐⭐⭐, Vote🔥 dan Comment💬


.............................................................................

__ADS_1


__ADS_2