
DI KAMPUS
Jam kampus selesai. Vino mengajak Jihan ke taman. Tanpa di sadari, mereka pun melupakan kakak dan sahabat mereka.
Jihan :"Vin...kenapa kamu ngajak aku ke taman." Ragu.
Vino :"Memangnya gak boleh."
Jihan :"Boleh kok...boleh." Tersenyum.
Vino :"Tutup matamu."
Jihan :"Ma...mau ngapain."
Vino :"Tutup saja."
Jihan pun menutup matanya. Sebuah kalung berlian melingkar di lehernya, dengan indah.
Vino :"Buka matamu.
Jihan pun membuka matanya. Dia terkejut melihat sebuah kalung berlian yang melingkar di lehernya.
Jihan :"Vin. I....ini....bagus banget." Tersenyum.
Vino :"Itu spesial buat kamu. kamu suka gak." Datar.
Jihan :"Suka....suka banget. Terima kasih."
Boy dan Yasmin pun melihat mereka dari jauh. Mereka, seakan tak percaya dengan yang dilakukan kedua manusia yang sedang mabuk cinta itu.
Yasmin :"Ohhww....manis banget. Andai aja aku digituin sama cowok yang akau suka. behhh....bahagia deh hidupku ini." Tersenyum.
Boy :"Tenang saja Yas....aku akan membuatmu bahagia. Aku berjanji." Batin Boy.
Boy :"Ulang tahun Jihan kapan."
Yasmin :"Emangnya kenapa." Menatap tajam Boy.
Boy :"Pengen kasih tau ke Vino aja." Datar.
Yasmin :"Ohh iya...Besok kebetulan, besok itu ulang tahunya Jihan."
__ADS_1
Boy :"Oh, ok." Singkat.
Setelah itu, mereka pun berlalu meninggalkan kampus dan pulang ke rumah mereka masing masing.
DI RUMAH ADIJAYA
Bu Sinta :"Kalian sudah pulang nak." Tersenyum.
Boy, Vino :"Iya."
Malam pun tiba. Keluarga Adijaya makan malam bersama di meja makan. Boy yang melihat raut wajah kebahagiaan dari papa mamanya pun kebingungan.
Boy :"Pa, ma. Kok kelihatanya bahagia banget. Ada apa." Datar
Bu Sinta :"Sebentar lagi Kamu dan Vino akan punya keponakan." Tersenyum.
Vino :"Maksud mama, Kak Galuh hamil." Datar.
Pak Arman :"Iya."
Boy, Vino :"Selamat kak." Singkat.
Galuh :"Terima kasih." Tersenyum.
DI TERAS RUMAH
Boy :"Vin. Kata Yasmin, besok itu ulang tahunnya Jihan." Datar.
Vino :"ohh.."
Boy :"Gak kasi kado."
Vino :"Anggap aja kalung yang tadi." Datar.
Boy :"Ayo tidur. Udah malam."
Boy dan Vino pun pergi ke kamar mereka masing masing untuk tidur.
***Di sisi lain*
DI KAMAR DITO**
__ADS_1
Galuh sedang duduk di sofa dekat tempat tidurnya. Dito yang melihatnya, langsung menghampirinya.
Dito :"Hai bumil." Tersenyum nakal.
Galuh :"Kenapa dia senyum seperti itu sih. Batin Galuh.
Galuh :"Hai juga." Tersenyum.
Dito :"Mulai sekarang, panggil aku sayang." Tersenyum.
Galuh :"Ya Tuhan...kenapa sikapnya berubah derastis seperti ini." Batin Galuh.
Dito :"Ayolah istriku. Panggil aku sayang." Merengek.
Galuh :"Hah...Ke...kenapa sikapnya berubah. Ohhww...dia sangat manis." Batin Galuh
Galuh :"Iya sayang." Tersenyum.
Dito pun langsung memegang perut istrinya yang masih rata. Hal itu membuat Galuh benar benar terkejut.
Dito :"Aku mencintaimu sayang." Menaruh kepalanya di dada istrinya, sambil mengelus elus perutnya, sambil tersenyum.
Galuh langsung luluh dengan tindakan suaminya itu. Dia langsung mengelus elus kelapa suaminya, yang sekarang dia cintai.
Dito :"Sudah saatnya Dit. Keluarkan semua perasaanmu selama ini." Batin Dito.
Dito :"Sayang. Ayo tidur sudah malam ini." Tersenyum sambil mengecup pelan kening istrinya.
Galuh :"Ya Tuhan....Apakah ini mimpi." Batin Galuh.
Galuh :"Iya sayang." Terkejut
Di tempat tidur, Dito langsung memeluk erat istrinya itu sampai terlelap. Galuh merasakan kehangatan di dalam hidupnya, sekarang ini.
Galuh :"Aku juga mencintaimu sayang." Tersenyum sambil mencium kening suaminya yang ia cintai, dengan penuh cinta.
BERSAMBUNG
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA NOVEL PERTAMAKU....😁😁😊
MOHON MAAF JIKA ADA SALAH KATA ATAU PENULISAN YAA...😊😊😊
__ADS_1
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES YAAA...😊😊
TERIMAH KASIH