
SATU BULAN KEMUDIAN.....
Seperti biasa, di meja makan, sudah ada keluarga besar Adijaya. Nampak, keluarga besar itu, sedang sarapan seperti biasa.
Hari ini, adalah hari kelulusan Boy. Keluarga Adijaya, ingin pergi ke kampus untuk kelulusan Boy. Semuanya sudah bersiap.
Selesai sarapan, mereka langsung pergi ke kampus.
Setelah sampai di kampus, terlihat Pak Duta dan Yasmin sudah berada di parkiran kampus. Mereka pun langsung menghampiri Pak Arman dan Bu Sinta.
Pak Duta :"Wahhh....Akhirnya mereka lulus juga, ya." Tersenyum.
Pak Arman, Bu Sinta :"Iya." Tersenyum.
Dito :"Emmm....Ayo kita masuk. Acaranya sudah akan dimulai."
Mereka semua pun masuk ke dalam gedung kampus yang megah itu. Mereka melihat kelulusan kedua anaknya itu, sebagai lulusan terbaik di kampus.
Setelah acaranya selesai, hari pun sudah mulai malam, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing.
DI RUMAH ADIJAYA
Boy :"Aku mau mandi dulu ya."
Bu Sinta :"Iya nak." Tersenyum.
Boy pun langsung ke kamar. Vino, Dito, dan Galuh juga pergi ke kamar mereka masing masing. Sementara, Pak Arman dan Bu Sinta masih berbincang bincang di bawah.
Pak Arman :"Ma. Minggu depan kita langsung atur pertunangan Boy sama Yasmin ya. Tolong mama bilang pada Pak Duta."
Bu Sinta :"Iya pa." Tersenyum.
__ADS_1
Makan malam pun tiba. Untuk merayakan kelulusan Boy, Pak Arman dan Bu Sinta menelpon Pak Bey sekeluarga, dan juga Pak Duta bersama Yasmin untuk malan malam di rumah Adijaya.
Tak lama, Mereka tiba bersamaan. Mereka langsung masuk ke dalam rumah Adijaya. Mereka langsung makan malam bersama sama.
Pak Bey :"Wahhh... selamat ya Boy dan Yasmin. Saya dengar dari Jihan, kalau kalian lulusan terbaik di kampus." Tersenyum.
Boy, Yasmin :"Terima kasih."
Pak Arman :"Emmm...Karena Boy dan Yasmin sudah lulus, maka untuk rencana pertunangan kita laksanakan minggu depan. Bagaimana."
Pak Duta :"Saya sangat setuju Pak Arman." Tersenyum.
Boy langsung terkejut mendengar perkataan papanya itu. Begitu pula dengan Yasmin.
Boy :"A...apa. Minggu depan pa.?!" Terkejut.
Bu Sinta :"Iya nak. Kamu jangan terlalu terkejut gitu ahh." Tersenyum.
Yasmin :"Emmm...apa perlu ditunda dulu ya. Soalnya, aku masih mau cari pekerjaan dulu." Ragu.
Jihan :"Udahlah Yas. Terima saja ya."
Boy dan Yasmin hanya pasrah saja. Lagipula, kalau mereka membantah, tetap saja akan terjadi.
Setelah selesai makan malam, keluarga Pak Bey dan Pak Duta, memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing.
Dito, Boy, dan Vino memilih untuk pergi ke tempat biasa mereka, yaitu di teras rumah.
DI TERAS RUMAH
Boy :"Ini seperti mimpi."
__ADS_1
Dito :"Kenapa mimpi. Ini kenyataan Boy. Kamu akan segera bertunangan dan menikah."
Vino :"Terima saja Boy. Mungkin ini yang terbaik untukmu." Datar.
Boy :"Tapi, aku belum siap untuk menjadi kepala rumah tangga. Aku masih ingin hidup bebas."
Dito :"Kurang apa Yasmin. Menurutku dia wanita yang baik. Dia adalah sepupu istriku, mereka sudah seperti kakak beradik. Tentu saja sikap mereka tidak jauh berbeda." Tersenyum.
Boy :"Apa maksudmu kak. Jangan jangan kamu sudah mulai jatuh cinta sama kak Galuh." Datar.
Dito :"Tentu saja." Tersenyum nakal.
Vino :"Apa." Terkejut.
Dito :"Cinta bisa datang kapan saja, dan di mana saja. Awalnya kita tidak tertarik pada seseorang. Tapi, setelah orang itu dekat dengan kita, maka akan mulailah tumbuh rasa cinta di masing masing hati. Jadi, jangan takut Boy."
Vino :"Tapi, jika cinta itu tumbuh lebih dahulu, apakah itu akan tetap sama untuk selama lamanya." Datar.
Dito :"Iya. Benar."
Dito :"Ya sudah. Ayo tidur, sudah malam. Boy. kata papa, besok kamu sudah bisa ke kantor."
Boy :"Ok kak."
Mereka pun pergi ke kamar mereka masing masing untuk tidur. Sepertinya mereka sudah bisa merasakan apa arti cinta dan kehadirannya di dalam hidup mereka. Sungguh. Galuh, Yasmin, dan Jihan benar benar mulai membuka hati mereka.
BERSAMBUNG
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA NOVEL PERTAMAKU....😁😁😊
MOHON MAAF JIKA ADA SALAH KATA ATAU PENULISAN YAA...😊😊😊
__ADS_1
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES YAAA...😊😊
TERIMAH KASIH