
Keesokan paginya.....
Hari ini adalah hari libur. Seperti biasanya seluruh keluarga Adijaya beraktivitas dirumah. Dan sesuai kesepakatan, Vino dan Jihan pergi membeli keperluan dapur.
DI MOBIL
Jihan :"Vin kamu tau gak. Ini itu pertama kalinya aku pergi belanja ditemani suami." Tersenyum.
Vino :"Kamu bisa aja deh Ji." Tersenyum.
Jihan :Tersenyum
Tak lama, sampailah mereka disebuah supermarket. Vino menyuruh Jihan turun duluan dan menunggunya didepan pintu toko, karena Vino ingin memarkirkan mobilnya.
Tiba tiba seorang pria yang lumayan tampan tak sengaja menabrak Jihan hingga terjatuh. Melihatnya terjatuh, pria itu pun meminta maaf pada Jihan. Keduanya pun terkejut. Ternyata yang menabrak Jihan adalah sahabatnya yang bernama Justin. Mereka terpisah karena Justin ingin kuliah di luar negeri.
Justin :"Jihan."
Jihan :"Justin.
Justin :"Apa kabar."
Jihan :"Aku baik. Kalau kamu?"
Justin :"Aku juga baik."
Justin pun langsung memeluk erat Jihan. Tanpa mereka sadari, ternyata Vino sudah sedari tadi berada didekat mereka. Sontak hal itu membuat Vino pun geram.
Vino :"Jihan ayo masuk."
Jihan :"Vino. Kenalin ini Justin sahabat aku."
Justin :"Hai. Justin."
Vino :"Vino."
Jihan :"Justin kenalin ini Vino suami aku."
Justin :"Suami? jadi kamu udah nikah."
__ADS_1
Jihan :"Iya. Maaf ya aku gak sempat undang kamu. Soalnya aku pikir kamu masih di luar negeri."
Justin :"Gak apa apa. Aku juga baru pulang kemarin kok. Selamat ya." Tersenyum.
Jihan :"Makasih." Tersenyum.
Vino :"Jihan ayo masuk. Katanya mau belanja."
Jihan :"Yaudah aku masuk dulu ya."
Justin :"Tunggu Ji."
Jihan :"Apa."
Justin :"Emmm....nomor kamu masih yang lama kan?"
Jihan :"Iya."
Justin :"Nanti kita kontakan lagi ya. Bye."
Jihan :"Iya. Bye."
Vino :"Dia siapa sih."
Vino :"Ohh."
Jihan :"Yaudah ayo masuk."
Vino :"Iya."
Disisi lain.....
DI KANTOR
Bunga :"Pokoknya aku harus singkirin Boy supaya aku bisa sepuasnya dekat sama Dito." Batin Bunga.
Bunga pun menyuruh preman untuk menculik Boy. Preman itu membawa Boy di sebuah gudang dan mengikatnya di sana.
Dito :"Kok Boy gak kelihatan sih hari ini." Batin Dito.
__ADS_1
Bunga :"Kamu lagi mikirin apa sih Dit."
Dito :Hanya diam
Bunga :"Mau sampe kapanpun kamu mikirin Boy, tetap aja gak berguna Dit." Batin Bunga.
------------------------------------------------------------------------
Malam hari pun tiba....
DI KAMAR BOY
Yasmin :"Kok perasaan aku gak enak ya." Batinnya.
Yasmin pun kemudian menelpon Boy tapi nomornya tidak aktif. Tak lama, Dito pun tiba. Yasmin pun melihat kalau mobilnya Boy tidak ada. Yasmin pun langsung turun ke bawah dan menghampiri Dito.
DI LANTAI BAWAH
Yasmin :"Kak Dito, Boy mana. Kok mobilnya gak ada. Tadi aku telepon ponselnya gak aktif." Khawatir.
Dito :"Yas. Dari tadi siang Boy gak ada di kantor. Aku pikir dia udah pulang. Ternyata dia gak ada di sini. Aku juga bingung dia dimana."
Vino :"Ya udah aku coba telepon aja ya."
Vino pun menelpon Boy tapi tetap ponselnya tidak aktif.
Yasmin :"Giamana dong. Ma....aku takut Boy kenapa kenapa."
Perlahan air matanya mulai menetes di pipi mulusnya itu.
Bu Sinta :"Kamu yang tenang ya nak. Dit, coba kamu tanya sekretarisnya Boy. Siapa tau dia tau keberadaan Boy di mana."
Dito :"Iya ma."
BERSAMBUNG
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA NOVEL PERTAMAKU....😁😁😊
MOHON MAAF JIKA ADA SALAH KATA ATAU PENULISAN YAA...😊😊😊
__ADS_1
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES YAAA...😊😊
TERIMA KASIH