
Pagi hari yang cerah, matahari bersinar sangat terang. Sperti biasa, dimeja makan sudah ada Pak Arman, Bu Sinta, Boy dan Vino. Sudah setengah jam menunggu, akhirnya Bu Sinta memutuskan untuk masu ke kamar Dito dan Galuh untuk memenggil mereka. Sesampainya di kamar, Bu Sinta terkejut melihat anak dan menantunya sedang berpelukan mesra walau sedang tidur. Ia tidak berani membangunkannya.
Bu Sinta :"Ya ampun...sudah jam segini, masih saja belum bangun. Tapi biarlah mereka seperti ini. Aku sangat behagia melihatnya." Batin Bu Sinta.
Bu Sinta pun langsung turun lagi ke bawah untuk sarapan, dengan raut wajah yang begitu senang dan gembira.
Pak Arman :"Kamu kenapa ma. Kok bahagia benget dari kamar nya Dito. Memangnya ada apa."
Bu Sinta :"Itu loh pah. Dito sama Galuh lagi berpelukan mesra meski saat sedang tidur." Tersenyum.
Pak Arman :"Wahhh... bagus dong."
Boy :"Mama serius." Datar.
Bu Sinta :"Iya Boy. Mama serius. Kalo kamu gak percaya, kamu lihat saja sendiri sana."
Boy dan Vino hanya diam. Tak lama muncullah Dito dan Galuh, Untuk sarapan.
Pak Arman :"Ayo makan nak."
Bu Sinta :"Galuh, ini mama buatkan susu ibu hamil untuk kamu. Di minum ya sayang." Tersenyum.
Galuh :"Iya ma. Terima kasih." Tersenyum.
Pak Arman :"Dit. Untuk 3 bulan ini, kamu gak perlu ke kantor. Nanti papa suruh sekretaris kamu yang mengurusnya. Kamu fokus saja dengan istri kamu dan calon bayi."
Dito :"Iya pa."
Galuh :"Emmm... pa gak usah. Masa cuman karena ini, Dito gak masuk kentor." Ragu.
__ADS_1
Dito :"Sayang. Kamu ikut saja apa mau papa." Tersenyum.
Sikap Dito yang tiba tiba itu, langsung membuat Bu Sinta dan Pak Arman terkejut. Mereka seakan tidak percaya, apa yang di lakukan anaknya itu. Dia tampak berubah drastis.
Mereka pun menghabiskan makanan mereka masing masing. Setelah itu, Boy dan Vino langsung pergi ke kampus.
DI KAMPUS
Sesampainya di kampus, Vino langsung pergi bersama Jihan ke kelas. Sedangkan Boy bersama Yasmin hanya berdiri saja.
Yasmin :"Selamat ya Boy. Sebentar lagi kamu akan punya keponakan.
Boy :"Kamu juga kan." Tersenyum nakal.
Boy langsung meninggalkan Yasin sendirian di depan kelas. Yasmin terus menatap Boy yang berlalu meninggalkannya. Yasmin nampak terkejut dengan perkataan Boy.
Yasmin :"Apa. Ke...kenapa, Boy jadi berubah gitu." Batin Yasmin.
DI RUMAH ADIJAYA
DI KAMAR DITO**
Galuh dan Dito sedang duduk disofa.Dito terus saja memandangi istrinya itu. Sampai sampai Galuh menjadi malu di lihat terus oleh suaminya.
Galuh :"Aduh sayang, jangan di lihat lihat terus dong."
Dito :"Kenapa. Kamu malu?" Tersenyum nakal.
Galuh hanya diam. Tak lama, Dito mencium pipi istrinya, dan langsung memeluknya. Galuh pun terkejut melihatnya.
__ADS_1
Galuh :"Udah. Mandi sana. Bau tau."
Dito :"Bau lagi, bau lagi. Ya udah aku mandi.
Dito pun pasuk ke kamar mandi, dan membersihkan dirinya. Galuh di luar, hanya duduk di sofa saja. Setalah mulai lama menunggu, Dito pun keluar dari kamar mandi, dengan menghunakan handuk sampai di pinggangnya saja. Dengan rambut yang masih basah, Dito pun langsung mendekati istrinya.
Dito :"Keringkan rambutku sayang. Boleh kan?" Tersenyum.
Galuh :"Iya boleh. Sayang."
Galuh pun mengeringkan rambut suaminya. Tiba tiba Galuh merasa ingin makan sesuatu.
Galuh :"Sayang. Aku pengen mangga muda" Ragu.
Dito :"Apa sayang. Kamu ngidam."
Galuh :"Kok kamu tau sayang."
Dito :"Tau lah. Tadi aku pelajari tentang ibu hamil. Ya udah, aku mau ganti gaju dulu terus beliin kamu mangga muda." Tersenyum.
Galuh :"Terima kasih sayang." Tersenyum.
Dito pun pergi membelikkan Galuh mangga muda. Galuh sangat merasa senang sekali.
BERSAMBUNG
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA NOVEL PERTAMAKU....😁😁😊
MOHON MAAF JIKA ADA SALAH KATA ATAU PENULISAN YAA...😊😊😊
__ADS_1
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES YAAA...😊😊
TERIMAH KASIH