
Tiga hari kemudian.....
Sudah tiga hari Dito belum juga mendapatkan buktinya. Malahan, Bunga semakin menghasut pikirannya.
DI KANTOR
Dito :"Kamu ngapain kesini."
Bunga :"Kamu lupa ya. Aku ini sedang mengandung anak kamu Dit."
Dito :Pergi kamu dari sini. Aku lagi sibuk."
Bunga :"Kamu kok tega banget sih Dit."
Dito :"Kamu tuli ya. Aku bilang pergi dari sini." Berteriak.
Mendengar teriakan Dito, Boy pun langsung pergi menuju ke ruangan Dito.
Boy :"Hey. Kalau di suruh pergi ya pergi."
Bunga :"Sial. Ganggu aja." Batin Bunga.
Boy :"Ayo pergi."
Bunga pun akhirnya pergi meninggalkan kantor dengan wajah yang kesal.
Boy :"Kak, gimana buktinya. Udah dapat?"
Dito :"Belum Boy."
Boy :"Yaudah aku nyusul Bunga dulu ya. Mungkin ada petunjuk."
Dito :"Yaudah. Hati hati."
Boy :"Iya kak."
Boy pun akhirnya mengikuti Bunga dari belakang secara diam diam.
Dito :"Ya Tuhan....semoga Boy bisa mendapatkan buktinya." Batin Dito.
------------------------------------------------------------------------
Malam hari pun tiba....
Sampai saat ini, Boy belum juga mendapatkan buktinya.
**DI RUMAH ADIJAYA
DI MEJA MAKAN**
__ADS_1
Dito :"Ma, Pa. Yang lain mana."
Bu Sinta :"Yang lain udah makan duluan tadi."
Dito :"Ohh oke."
Pak Arman :"Dit. Gimana buktinya. Udah dapat?"
Dito :"Belum pa. Masih dalam proses."
Pak Arman :"Ya sudah."
Boy :"Tenang aja kak. Aku sama Vino pasti bantu kok."
Dito :"Makasih ya."
Boy, Vino :"Sama sama kak."
DI KAMAR DITO
Galuh :"Mana janjimu Dit. Ini sudah tiga hari tapi kamu belum juga dapat buktinya."
Dito :"Aku minta maaf Gal. Tapi aku masih terus berusaha untuk bisa dapat buktinya."
Galuh :"Kamu bilang dalam waktu tiga hari. Tapi ini sudah hampir lebih dari tiga hari kamu belum dapat juga buktinya Dit."
Dito :"Galuh aku mohon beri aku satu kesempatan lagi. Aku janji aku akan berusaha untuk bisa dapat buktinya. Aku mohon Gal aku mohon."
Dito :"Galuh."
Galuh :Hanya diam
Dito :"Gal. Aku boleh gak gendong Arkhan sebentar aja."
Galuh :"Nih."
Dito :"Makasih ya."
Galuh :"Aku masih punya kepercayaan sama kamu. Tapi kalau kamu merusaknya, aku gak bisa maafin kamu seumur hidup aku Dit."
Dito :"Aku janji aku akan mempertahankan semuanya. Aku janji. Percaya sama aku Gal."
Galuh :Hanya diam
Dito :"Kamu kok gak makan sih. Ayo makan. Nanti kamu sakit Gal."
Galuh :"Aku masih kenyang. Kamu aja yang makan."
Dito :"Jangan gitulah. Aku suapin ya."
__ADS_1
Galuh :"Gak usah Dit."
Dito :"Galuh. Aku mohon ya."
Dito pun akhirnya menyuapi Galuh.
Disisi lain.....
DI KAMAR BOY
Yasmin :"Gimana Boy. Buktinya udah dapat?"
Boy :"Belum Yas."
Yasmin :"Ya ampun....Gimana dong."
Boy :"Semoga aja kak Dito masih diberi kesempatan sama kak Galuh."
Yasmin :"Amin."
Disisi lain....
DI KAMAR VINO
Vino :"Ji...semoga aja kak Dito bisa mendapat buktinya ya."
Jihan :"Iya Vin. Amin."
Vino :"Iya."
Jihan :"Vin, besok kamu bisa temani aku belanja keperluan dapur gak?"
Vino :"Bisa dong."
Jihan :"Makasih ya Vin." Tersenyum.
Vino :"Iya sama sama." Tersenyum.
Vino :"Memangnya keperluan dapur sudah habis?"
Jihan :"Tinggal dikit sih."
Vino :"Ohh oke."
BERSAMBUNG
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA NOVEL PERTAMAKU....😁😁😊
MOHON MAAF JIKA ADA SALAH KATA ATAU PENULISAN YAA...😊😊😊
__ADS_1
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES YAAA...😊😊
TERIMA KASIH