
Beberapa bulan kemudian.....
Hari ini adalah hari libur. Jadi, keluarga Adijaya sedang berada di rumah sakit. Hari ini juga sudah 9 bulan Yasmin mengandung, dan Boy masih koma.
DI RUANG ICU
Terlihat, keluarga Adijaya sedang duduk menatap Boy yang masih terbaring lemah dengan beberapa alat infus yang menempel di tubuhnya.Tiba tiba, Yasmin merasa sakit di perutnya. Sepertinya dia mau melahirkan.
Yasmin :"Awww....perutku sakit banget." Meringis kesakitan sambil memegang perut buncitnya itu.
Bu Sinta :"Nak. Sepertinya kamu mau melahirkan ya." Khawatir.
Yasmin :"Kayaknya gitu ma."
Galuh :"Ya udah. Aku panggil dokternya dulu ya. Tunggu sebentar."
Galuh pun langsung memanggil dokter dan tak lama, dokter pun datang dan menyuruh Yasmin untuk pergi ke ruang bersalin.
DI RUANG BERSALIN
Yasmin :"Sakit.....Hiks....hiks...." Menangis.
Bu Sinta :"Kamu yang tenang ya nak." Cemas.
Yasmin :"Mama......mama....Hiks...hiks..." Berteriak sambil menangis seperti anak kecil.
Dari luar ruangan, Pak Duta pun mendengar teriakan Yasmin yang memanggil mamanya. Pak Duta pun merasa sedih. Beliau teringat akan istrinya.
Pak Duta :"Ya ampun. Kamu yang tahan ya nak." Batin Pak Duta.
Tak lama, terdengarlah suara tangisan yang keras dari kedua bayi kembar yang telah lahir ke dunia.
*D***isisi lain.....
DI RUANG ICU
__ADS_1
Dito :"Vin. Kayaknya, bayinya udah lahir." Tersenyum.
Vino :"Iya kak." Tersenyum.
Karena ruang bersalin tak jauh dari ruang ICU, maka suara tangisannya terdengar sangat jelas di ruang ICU. Kemudian, perlahan jari jemari Boy mulai bergerak. Melihat hal itu, Dito dan Vino pun menyuruh suster memeriksanya.
Suster :"Kayaknya pasien sudah sadar dari koma."
Dito, Vino :"Apa. Sadar." Tersenyum.
Suster :"Iya. Kalau gitu, saya panggilkan dulu dokter Duta ya."
Dito :"Iya sus." Tersenyum.
Suster itu pun langsung pergi memanggil Pak Duta di delan ruang bersalin.
Suster :"Dok. sepertinya pasian sudah sadar dari koma."
Sontak perkataan suster itu, membuat Pak Duta dan juga Pak Arman yang berada di luar, serta Bu Sinta, Galuh, dan juga Yasmin yang berada di dalam ruang bersalin begitu terkejut.
Pak Duta dan suster itu pun langsung pergi menuju ke ruang ICU untuk memeriksa Boy yang sudah sadar. Sementara itu.
DI RUANG BERSALIN
Yasmin :"Ma. Boy udah sadar kan?" Tersenyum.
Bu Sinta :"Iya nak. Boy udah sadar." Tersenyum.
Tak lama, dokter pun datang membawa kedua bayi kembar yang sudah di bersihkan.
Dokter :"Ini anaknya. Laki laki dan perempuan. Selamat ya" Tersenyum.
Yasmin :"Makasih ya dok." Tersenyum.
Dokter :"Iya."
__ADS_1
Dokter itu pun menaruh kedua bayi kembar itu ke dalam boks mereka.
Disisi lain....
DI RUANG ICU
Dito :"Gimana keadaan Boy."
Pak Duta :"Dit. Vin. Boy sudah benar benar sadar." Tersenyum.
Vino :"Wahhh....." Tersenyum.
Dito :"Makasih ya." Tersenyum.
Pak Duta :"Iya. Sama sama." Tersenyum.
Tak lama, Boy pun perlahan membuka matanya.
Boy :"A.....aku di....di....dimana?" Bingung.
Dito :"Boy. Kamu di rumah sakit. Kamu baru aja sadar dari koma."
Boy :"Koma? Emmm di...dimana Yasmin."
Pak Duta :"Boy. Yasmin sudah melahirkan anak kamu. Anak kamu kembar." Tersenyum.
BERSAMBUNG
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MEMBACA NOVEL PERTAMAKU....😁😁😊
MOHON MAAF JIKA ADA SALAH KATA ATAU PENULISAN YAA...😊😊😊
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES YAAA...😊😊
TERIMA KASIH
__ADS_1