
Hendra melihat Irva keluar dari kantornya, langsung cari cara supaya bisa ketemu dengan Irva tanpa membuat Irva marah marah, dan curiga akan kehadiran Hendra.
" Seolah tidak sengaja ketemu,bagaimana caranya yah hemm" Batin Hendra yang terpaksa turutin perintah ayah nya Irva, untuk tahu apa yang dikerjakan oleh Irva.
Hendra coba keluar kantor, sambil memikirkan alasan untuk ketemu dengan Irva tanpa sengaja, Hendra akhirnya mendapatkan ide untuk ketemu dengan Irva supaya tidak curiga
" Irva pasti mau ke ruko itu, oke saya akan ke sana sekarang untungnya, butiknya didepan mall membuat saya dengan mudah mencari alasan tanpa di curigai sama sekali" Batin Hendra bahagia, karena akhirnya mendapatkan ide untuk ketemu dengan Irva, jika Hendra berhasil membujuk Irva, Hendra sudah niat akan ketemu dengan Aryo membahas niat dan rencananya untuk ajak Irva menikah .
Dilain sisi, Aryo ikut bahagia melihat bunda nya, merapihkan baju kerja, makeup, dan sepatu pantovelnya. sesuai keinginan bunda nya.
' Besok bunda akan tampil beda, saat datang ke kantor, bunda mau pakai laptop ayah tidak, dan bawa alat menggambar punya ayah juga?" Tanya Aryo melihat Bunda nya terlihat bahagia, setelah diajak belanja kemarin
" Boleh Aryo, punya bunda semuanya dibuang oleh ayah kamu, supaya bunda tidak kerja lagi sayang, terimakasih yah Aryo kasih barang peninggalan ayah untuk bunda" Ucap Bunda nya Aryo bahagia, karena anaknya selalu bisa membuat bunda nya bahagia
" Sama sama bunda, selama Aryo bisa turutin apapun keinginan bunda dan kebutuhan bunda, pasti Aryo turutin bunda selama membuat bunda bahagia" Ucap Aryo akan membuat bunda nya bahagia, dan tidak sedih terus
Bunda nya Aryo bahagia mendengar anaknya, akan melakukan apapun untuk bunda nya bahagia.
Dilain sisi, Irva membantu karyawannya untuk menyusun barang barang jualanannya ke rak yang sudah disediakan, Irva merasa bahagia sekali karena aksesoris yang dipesan secara online sudah tiba dirukonya.
" Banyak sekali yah bu Irva, padahal ini belum termasuk baju kan?" Tanya Kkaryawannya Irva sambil menyusun aksesoris sesuai keinginannya Irva
" Betul itu, ini baru pemulaan untuk kita jualan, kalo belanja baju, butuh waktu untuk belanja langsung ke Korea" Ucap Irva yang lagi urus pasppornya, harus menunggu selesai diurus baru bisa berangkat
" Ribet juga ya bu ternyata, kalo belanja ke luar negeri, tidak seperti belanja disini bisa langsung jalan kan, aksesoris ini saja katanya hampir sebulan diurusnya" Ucap Karyawannya Irva yang mulai memberikan harga untuk setiap aksesoris yang dijual
" Yah memang seperti itu, bukan kita saja kok yang ribet, orang luar juga jika ingin ke negara ini juga, prosesnya cukup lama dan panjang juga sih, oh yah makan yuk di mall soalnya saya lagi ingin makan di mall" Lanjut Irva yang ingin makan di mall bersama kedua karyawannya.
__ADS_1
' Boleh bu" Lanjut kedua karyawannya Irva bersamaan
Irva dan kedua karyawannya siap siap untuk makan di mall bareng, karena Irva malas masak di ruko, Irva langsung keluar dari ruko dan jalan ke mobilnya, untuk ke mobil walaupun jarak mall sangat dekat tapi Irva malas jalan ke mall apa lagi bersama kedua karyawannya
Diam diam Hendra yang melihat Irva masuk kedalam mobilnya, langsung senyum bahagia karena tebakannya Hendara benar jika Irva akan ke rukonya.
" Mereka mau makan dimana yah? semoga tidak kehilangan jejak mereka, apa lagi ini kan jam makan siang?" Tanya Hendra berharap bisa ketemu dengan Irva, Hendra melihat mobilnya Irva sudah jalan, berusaha untuk ikutin kemana pun Irva pergi
Hendra senyum bahagia karena Irva ternyata ke mall, dan Hendra punya ide untuk ketemu Irva seolah tanpa sengaja ketemu.
" Anak manja saja mau hidup mandiri, padahal jarak mall dan rukonya deket, tapi naik mobil" Ucap Hendra senyum melihat mobilnya Irva turun dari mobil dan diikuti kedua karyawannya
Hendra sengaja menunggu sampai Irva masuk duluan ke dalam mall, dan Hendra sudah minta karyawannya nyusul dari Jakarta menuju mall yang didatangin Irva
" Nah itu dia, oke jangan sampai dia curiga." Ucap Hendra turun dari mobilnya menuju orang suruhan nya
" Kamu bantu saya untuk bawain barang yang akan saya beli" Ucap Hendra sengaja belanja, supaya terkesan mendadak, untungnya karyawannya datang tepat waktu
" Dibawa kemana?" Tanya Karyawannya Hendra semakin penasaran, karena Hendra tidak biasanya minta bantuan untuk belanja
" Rumah saya, Hayo kita masuk" Lanjut Hendra, Hendra sudah pesan barang yang akan dibelinya jadi tinggal bayar saja
Hendra langsung masuk kedalam mall, dan berharap ketemu dengan Irva supaya rencana nya berhasil
Dilain sisi, Irva ajak belanja beli kosmetik untuk karyawannya, supaya terbiasa makeup lengkap karena akan dijadikan model untuk membuat story
" Terimakasih bu, sudah ajak kita belanja kosmetik." Ucap Karyawannya Irva bahagia, karena bosnya membelikan banyak perlengkapan makeup lengkap
__ADS_1
" Sama sama, supaya kalian cantik saat bikin story nanti. sudah yuk beli makan sekarang" Ucap Irva yang belajar cara membuat story yang baik dan benar, hasil pencarian dari Mbah Google.
Irva langsung ajak kedua karyawannya untuk cari restoran yang Irva ingin kan, untuk makan siang bersama kedua karyawannya
Dilain sisi, Ayah nya Irva yang rindu kerjaan di kantor, memutus kan untuk ke kantor walaupun Irva tidak akan suka dengan kehadiran ayah nya.
" Siang pak, Bu Irva dan pak Hendra tidak ada di ruangannya, dari tadi mereka belum kembali juga." Ucap Resepsionis yang melihat dua atasannya pergi
" Mereka pergi kemana? apa ada rapat dengan client?" Tanya Ayah nya Irva penasaran, karena Irva dan Hendra bisa pergi bersamaan seperti ini.
" Entah lah pak, mereka tidak bilang apapun ke saya mau pergi kemana nya." Lanjut Resepsionis yang cuman tahunya pada pergi saja
" Yah sudah lah, saya ke ruangan Irva saja," Lanjut Ayah nya Irva dari pada pulang, sudah jauh jauh ke kantor.
Ayah nya Irva jalan ke ruangannya untuk menunggu kehadiran Irva dan Hendra.
Dilain sisi, Irva kaget melihat Hendra ada di restoran yang sama, Irva menatap sinis ke arah Hendra yang akan masuk kedalam restoran yang sama.
" Eh bu Irva makan siang disini juga?" Tanya Hendra yang berhasil ketemu dengan Irva dan berusaha menunjukan ekspresi kaget karena mendadak ketemu
" Kamu ikutin saya ke sini?" Tanya Irva menatap sinis kearah Hendra
" Tidak bu, saya ketemu sama orang disini dan sekalian belanja juga disini, ibu bersama siapa siapa?" Tanya Hendra basa basi
" Bukan urusan kamu" Tegas Irva kesal dan tidak suka dengan kehadirannya Hendra yang Irva merasa bukan mendadak dan kebetulan
Irva langsung ajak kedua karyawannya untuk tidak jadi makan di restoran yang ada Hendra sama sekali, Irva curiga jika Hendra mengikuti nya dan atas perintah ayah nya
__ADS_1
" Segitunya curiganya kamu Irva" Batin Hendra menatap Irva pergi begitu saja sambil diikutin kedua karyawannya, yang bingung kenapa tidak jadi makan justru pergi begitu saja