ASISTEN KU SUAMI KU

ASISTEN KU SUAMI KU
Bagaimana caranya


__ADS_3

Aryo datang ke kantor orang tuanya Irva untuk ketemu dengan Hendra membahas bagaimana caranya Aryo bisa ketemu lagi dengan Irva


" Apa kamu yakin mau mempertahankan perjodohan bersama Irva? apa kamu bahagia dengan cara seperti ini mendapatkan istri? apa kamu yakin Irva akan senang menerima perjodohan ini? jujur Irva beberapa hari setelah keluar dari rumah dan tidak membahas perjodohan kalian, dia terlihat lebih tenang dan kembali seperti awal saya kenal, ceria dan terbuka dengan saya, karena saya kenal Irva dari kecil, jadi tahu perubahan sikapnya Irva seperti apa?" Tanya Hendra yang tidak merasa tidak rela jika Irva, beneran jadi nikah dengan Aryo setelah Hendra merasa nyaman didekat Irva


" Entah lah Hendra, saya bingung harus bagaimana, jika saya batalin perjodohan ini sepenuhnya, ibu saya akan sedih terus karena keinginan almarhum ayah saya tidak jadi kenyataan dan akan menyalahkan saya atas kematian ayah saya, saya sendiri sudah menyerah untuk bujuk Irva" Ucap Aryo terus terang, yang sudah tidak tahu lagi bagaimana caranya deketin Irva


" Bagaimana kalo kamu deketin perempuan, yah salah satunya karyawan kamu sendiri, ajak ke rumah pura pura bahas pekerjaan dan pelan pelan membuka hati untuk karyawan kamu, jadi tidak paksa orang yang tidak cinta kamu untuk terima kamu lagi kan" Lanjut Hendra berusaha kasih solusi untuk Aryo


" Cara seperti itu sudah saya lakukan, tapi bunda saya masih ingin Irva jadi istri saya, jadi saya mohon kasih tahu caranya untuk ketemu dengan Irva tanpa membuaat dia emosi lagi?" Tanya Aryo penuh harap Hendra bisa bantuin Aryo


" Maaf saya tidak  bisa, kalo kamu mau silahkan usaha sendiri dan saya tidak mau membuat Irva marah ke saya karena bantuin kamu,  karena ayah nya Irva minta saya untuk menjaga Irva jika dia marah maka mempersulit saya untuk jagain Irva dan ketemu Irva secara langsung lagi" Tegas Hendra yang tidak ingin membuat Irva marah dan larang Hendra datang lagi, karena jika Irva marah akan sulit bagi Hendra tahu apapun kegiatan Irva selama marah


Aryo yang mendapatkan penolakan dari Hendra, merasa pasrah dan pamit untuk kembali ke kantor, karena percuma bicara lama lama bersama Hendra tidak mendapatkan solusi sama sekali.


Dilain sisi, Irva mulai membuat story untuk mulai jualan dan diupload ke media sosial, Irva minta Erika dan Ririn untuk siap siap di foto foto untuk pakai barang dagangannya.


" Sudah siap difoto?" Tanya Irva melihat Erika dan Ririn yang sudah selesai ganti baju yang sudah siap difoto


" Sudah siap bu" Ucap Erika yang merasa bahagia karena pakai baju baru dan barang barang jualannya Irva


Irva mulai foto foto karyawannya untuk mulai promosikan barang dagangannya dimedia sosialnya Irva yang baru dibuatnya Irva kemarin.

__ADS_1


Dilain sisi, Ayah nya Irva yang melihat Aryo keluar dari ruangannya Hendra menjadi penasaran melihatnya, langsung menghampiri Aryo.


" Kamu ngapain kesini?" Tanya Ayah nya Irva melihat Aryo


" Eh om, saya kesini untuk ketemu pak Hendra om, mau bahas soal Irva om" Ucap Aryo ramah melihat ayah nya Irva


" Mari keruangan saya saja" Lanjut Ayah nya Irva yang ingin pembicaraannya tidak ada yang denger


" Baik om" Lanjut Aryo nurut saja diajak keruangan ayah nya Irva


Saat tiba di ruangan ayah nya Irva, membuat Aryo langsung cerita tujuannya ketemu dengan Hendra dan membuat ayah nya Irva mengerti.


" Baik om, saya setuju dan ini terakhir saya bahas perjodohan ke om dan Irva, saya berusaha membuat orang tua saya tenang dengan melihat saya masih berjuang dengan perjodohan ini dan nanti setelah pulang kerja akan cari cara untuk ketemu Irva tanpa membuat Irva curiga dan marah" Ucap Aryo pasrah, karena Aryo mulai lelah bujuk Irva untuk mau diajak nikah oleh Aryo


" Yah sudah kalo begitu, semangat berjuang yah dan saya harap kamu jangan bikin Irva sedih dan marah lagi, cukup sekali kamu membuat Irva jauh dari orang tua yah, dan saya harap jangan bikin masalah ditempat usahanya Irva sama sekali." Tegas Ayah nya Irva tidak ingin ada masalah lagi


" Baik om dan saya akan usahakan dengan cara yang baik dan tenang om,  terimakasih sudah memberikan ijin untuk saya berjuang mempertahankan perjodohan ini om" Lanjut Aryo yang merasa bahagia, karena masih diberikan kesempatan untuk ajak Irva nikah.


Dilain sisi, Hendra siap siap untuk ketemu dengan Irva, untuk melihat langsung apa saja yang dilakukan Irva hari ini.


" Senengnya bisa ketemu dengan Irva lagi, walaupun cuman sebentar tapi bikin bahagia, enaknya diajak makan dimana yah" Batin Hendra sambil merapihkan meja kerjanya untuk siap siap pulang dan ketemu dengan Irva yang sebenarnya tidak melakukan apapun, demi menjalankan tugas dan bikin seneng bisa ketemu dengan Irva

__ADS_1


Dilain sisi, Aryo ajak bunda nya untuk belanja di mall Bogor, saat melewati butiknya Irva membuat Aryo langsung berhenti dan pura pura ajak bunda nya belanja


" Selamat datang, silahkan lihat lihat brang yang kami jual" Ucap Erika ramah saat melihat Aryo dan bunda nya masuk kedalam rukonya Irva


" Irva mana? Kenapa tidak terlihat yah" Batin Aryo yang cari keberadaannya Irva


" Disini barang barang original yah, terlihat bagus sekali" Ucap Bunda nya Aryo melihat barang dagangannya Irva yang terjejer dietalase


" Iyah Bu, silahkan dipilih saja sesuai selera ibu" Ucap Ririn ramah


Aryo yang menunggu bunda nya belanja, tanpa sengaja melihat Irva keluar dari ruangannya, membuat Aryo pura pura kaget melihat Irva


" Irva? Ini punya kamu?" Tanya Aryo sengaja, saat Irva keluar dari ruangannya


" Aryo? Tante? Silahkan pilih saja barang yang Tante ingin beli?" Tanya Irva kaget,  berusaha bersikap santai dan ramah saat melihat orang yang dibenci nya


" Irva? Iyah Irva Tante ingin belanja dan tadi pas lewat tidak sengaja melihat butik ini dan langsung kesini untuk belanja, Tante tidak menyangka jika ketemu kamu lagi disini irva?' Tanya Bunda nya Aryo tidak menyangka ketemu dengan Irva lagi


" Oh seperti itu, silahkan dilanjut saja belanjanya." Lanjut Irva malas ngobrol lama lama, Irva memilih masuk kembali ke ruangannya dan meninggalkan Aryo dan bunda nya yang lagi belanja, Aryo yang melihat sikap cueknya Irva berusaha santai dan maklumi jika Irva masih marah


Aryo langsung ajak bunda nya melanjutkan belanjanya dan tidak susul Irva ke ruangannya sama sekali, supaya membuat Irva tidak marah akan kehadiran Aryo dan bunda yang sebenarnya disengaja oleh Aryo.

__ADS_1


__ADS_2