
Acara minum teh dengan Draco selesai ketika Aurora ingin bertemu dengan Hannah di toko lelucon Zonco
"Aku harus menemui hannah di Toko lelucon zonco, kau mau ikut ?", ucap Aurora
"Akan membosankan jika bersama teman mudblood mu itu", jawab Draco dengan memakaikan Baret ke kepala Aurora
"Jangan ucap kata kotor itu lagi!!, atau aku akan mendiamkan mu seperti dulu!!", kata Aurora tegas
"Jangan mengancam ku love", jawab Draco dengan tangan draco menangkup kedua pipi Aurora
"Draco kau--- Ughhh!", kata Aurora kemudian berjalan meninggalkan Draco dan keluar dari toko Madam Pudifoot
"Aurora wait!!", Teriak Draco saat sudah keluar dari toko lalu mengejar Aurora
"Apa?"
"Kau melupakan sesuatu"
'Cupp...' Draco mencium Pipi kanan Aurora dan berjalan mundur meninggalkan Aurora dengan Tersenyum
Sementara Aurora terdiam mematung di pinggir jalan dengan mulut terbuka dan tangan memegang pipinya yang sudah sangat merah
Kemudian ia berjalan menuju toko lelucon zonco yang didalamnya sudah sangat ramai murid Hogwarts, barang-barang lelucon dan jahil tersusun rapih di rak-rak kayu besar
"Kau kenapa ?, kenapa pipimu merah begitu ?, apa kau sakit ?", tanya Hannah dengan menempelkan punggung tangannya ke kening Aurora
"Tidak apa hannah, aku tidak sakit", jawab Aurora
"Lihat Aurora kau mungkin akan suka memakai cangkir teh yang menggigit hidung", kata Ernie menunjukan sebuah cangkir putih yang dapat menggigit
"Hahaha, untuk apa ?", tanya Aurora
"Kau bilang keluargamu suka sekali membuat acara pesta minum teh, mungkin kau mau menggunakan cangkir ini", jawab Ernie
"Ide bagus, kurasa ini cocok untuk hadiah pernikahan kakakku", ucap Aurora
"Taruhan---Lord Viscount akan melompat 1 meter ketika minum teh dengan cangkir ini?", kata Ernie membuat Aurora tertawa terbahak-bahak
"Jika aku melakukannya, itu sama saja aku bunuh diri", ucap Aurora
Setelahnya Aurora berjalan bersama teman-temannya berkeliling Hogsmeade, hingga Aurora bertemu Hermione dan Ron yang baru keluar dari toko Honeydukes
"Aurora!", sapa Hermione
"Mione, Ron, kalian membeli permen ?", tanya Aurora
"Iya, Ron mau membeli permen kacang rasa muntahan dan permen kumbang untuk Harry, tapi ku yakin harry tidak akan menyukai itu", jawab Hermione
"Oh tentu saja, lalu kalian akan kemana lagi ?", tanya Aurora
"Kami akan berkeliling sebentar, kau mau ikut ?", ucap Ron
"Tidak, Aurora tidak---" ucap Ernie terpotong
"Erns~", kata Aurora
"Baiklah", kata Ernie menghela nafas
Aurora, Hermione dan Ron kini berjalan menyusuri Hogsmeade bersama hingga sampai di Shrieking Shack
"Apa kau berpacaran dengan Macmillan Aurora ?", tanya Ron
"Tidak---kenapa kau bertanya seperti itu ron ?",
"Hanya penasaran-", jawab Ron
"Lihat, itu seharusnya bangunan paling angker di inggris", ucap Hermione
"Apa aku sudah mengucapkannya ?", sambungnya
"Yeah, dua kali", jawab Ron membuat kami terkekeh
__ADS_1
"Kalian mau berjalan mendekat ?" tanya Hermione
"Hah??"
"Ke Shrieking Shack" kata Hermione
"Ohh Se-sebenarnya aku tidak keberatan disini saja", jawab Ron
"Kau takut ron ?", Kata Aurora
"Te-tentu tidak, I'm a Gryffindor!", jawab Ron
......
"Ya, lihat siapa yang ada disini", kata seseorang yang Aurora kenali
Mereka bertiga menoleh kebelakang memperlihatkan Draco, Crabbe dan Goyle berjalan mendekat
"Kalian berdua berencana membeli rumah baru impian kalian huh?", kata Draco
"Cukup mewah bukan Weaselby?, bukankah keluargamu tidur di satu kamar?", cemooh Draco
"Tutup mulutmu, Malfoy!", ucap Ron
"Uu!, tidak terlalu bersahabat--
"Boys!, ku pikir ini waktunya kita ajari bocah Weasley ini bagaimana cara menghormati seniornya!", sambung Draco
"Draco!", peringat Aurora tapi lengannya malah ditarik mendekat kearahnya
"Oh ho, semoga kau tidak bicara tentang dirimu sendiri!", kata Hermione
"Beraninya kau bicara denganku!, dasar darah lumpur kotor!!", cemooh Draco
"Ah, kau benar-benar keterlaluan!", kata Aurora dan melepas tangan Draco kemudian mendorongnya
"Kau Aurora---" ucap Draco terpotong ketika bola salju terlempar dan mengenai Draco
"Siapa disana!?", kata Draco namun tidak ada seorangpun disana
"Jangan berdiri saja, lakukan sesuatu!", teriak Draco mendorong Goyle
"What", kata Goyle
Kemudian celana Crabbe dan Goyle melorot hingga memperlihatkan celana Boxer mereka kemudian Draco terjatuh dan kakinya terangkat seperti ditarik sesuatu kearah Shrieking Shack
"Aaaaaaaaaaa!!", teriak Draco.
"Ada apa malfoy ?, kehilangan peralatan ski mu ?", kata Ron disusul gelak tawa Aurora dan Hermione
Kemudian Draco berdiri dan berlari menjauh
"Minggir dari jalanku!", teriak Draco mendorong Goyle
"Malfoy, Wait!", teriak Goyle dan Crabbe berlari mengejar Draco
Harry muncul setelahnya ketika dia memainkan Rambut Hermione membuatnya bergerak sendiri
"Harry!", ucap Hermione
"Astaga, Harry itu sangat luar biasa", kata Aurora yang masih tertawa
"Bloody hell harry, itu tidak lucu" kata Ron
Kemudian kami berjalan menuju Hogsmeade lagi untuk menunjukan harry setiap toko di Hogsmeade
"Bagaimana kau bisa kesini Harry ?" tanya Aurora
"Fred dan George dia memberiku Marauders Map, peta itu menunjukkan ku 7 jalan rahasia menuju Hogwarts begitupun sebaliknya", ucap Harry
"Oh para berandal itu, mereka tidak pernah memberitahuku tentang peta perampok itu", kata Ron kesal
__ADS_1
"Harry tidak akan menyimpannya, dia akan menyerahkan ke Prof McGonagall, iya kan Harry ?", kata Hermione
"Yang benar saja Mione, peta ini pasti akan sangat berguna untuk Harry", kata Aurora
"Yeah kasih saja dengan jubah gaibnya sekalian", Sarkas Ron
"Oh lihat, Madam Rosmerta, Ron menyukainya", kata Hermione
"Ron diam-diam ingin memberinya ramuan cinta", kata Aurora disusul tawa nya dan Hermione
"Itu tidak benar!", kata Ron
"Ssttt, itu Menteri sihir", kata Aurora
"Apa yang dia lakukan disini", tanya Hermione
Mereka mendengar percakapan Madam Rosmerta dengan Menteri sihir Fudge
"Apa kabarmu Rosmerta sayang?", tanya Fudge
"Oh bisnisku sepi gara-gara kau mengirim dementor itu!", kata Madam Rosmerta
"Eh-- kami ada Pembunuh berkeliaran saat ini", kata fudge
"Oh, Sirius black berada Di Hogsmeade, lalu untuk apa dia ada disini?", kata Madam Rosmerta
"Harry Potter", bisik Fudge kemudian masuk kedalam toko Three Broomstick
(Gasp) Aurora dan Hermione ketika menyadari Harry disampingnya sudah menghilang
"Harry", panggil Hermione melihat jejak kaki Harry di salju yang tebal
Aurora, Hermione dan Ron mengikuti jejak kaki harry yang menuju Ke dalam Three broomstick
Hermione membuka pintu toko tapi mendapat teguran karena hari ini Three broomstick tidak menerima penyihir dibawah umur untuk masuk
"Tutup pintunya!"
"Dasar kasar", kata Aurora
"Sungguh bodoh", ucap Ron
Mereka menunggu harry diluar dimana salju mulai turun semakin tebal hingga beberapa saat kemudian jejak kaki muncul di salju yang tebal berjalan menerobos sekumpulan anak-anak paduan suara
"Mione look!!", kata Aurora menunjuk jejak kaki Harry
Mereka bertiga mengejar harry melewati anak Paduan suara yang terjatuh tersungkur karena terdorong oleh Harry
"Sorry sorry, permisi" kata Aurora
"Marry Christmas", kata Ron
Mereka mengikuti harry yang menuju ke jalan Shrieking Shack tadi, mereka mendengar suara isak tangis harry yang masih mengenakan jubah gaib
Hermione membuka jubah itu dan duduk didepannya
"Harry apa yang terjadi ?" tanya Aurora
"Dia adalah temannya, dan dia mengkhianati mereka", kata Harry
"Dia adalah temannya!!!" teriak Harry
"Aku harap dia menemukanku !, karena saat dia menemukanku aku sudah siap!, saat dia menemukanku aku akan membunuhnya!", ucap Harry
"Jangan Harry kau tidak bisa melakukan itu...kita harus kembali ke Kastil!", kata Hermione
"Kau tidak mengerti Hermione, kalian tidak mengerti !",
"Apa kalian mengerti ketika dementor itu mendekat kearah ku ?", tanya Harry, Hermione hanya menggeleng
"Aku mendengarnya, aku mendengar suara teriakan ibu ku ketika dibunuh oleh Voldemort, apa kau bisa merasakan ketika mendengar jeritan ibumu sendiri memohon tapi kau---", kata Harry terhenti dan hening sejenak
__ADS_1
"Tidak bisa melakukan apapun", sambung Aurora
Suasana kembali menjadi hening, kemudian mereka memutuskan kembali ke kastil dan membahasnya di sana.