
"Aapa ?, ta-tapi---" ,jawabku
"Yeah kau bisa mengajari ku Aurora", kata Draco dengan seringainya
Author POV
"Draco kau ini apa-apaan, aku mana bisa mengajarimu!"
"Sudah tidak apa, jadi kita bisa banyak waktu berdua---bukankah itu bagus", kata Draco
"Ugh, aku jadi terpaksa menjawab 'Ya' kepada Ayahmu", jawab Aurora dengan wajah masam
"Sudah jangan kesal gitu dong", Kata Draco dengan tangan kanan menarik pipi Aurora
"Ouchh, Draco Lepas!"
Diagon Alley hari ini mulai semakin ramai hingga tepat didepan Aurora dan Draco mereka melihat ada teman-teman Gryffindor Aurora
"Jangan coba-coba mendekat kearah mereka", Kata Draco ketika melihat Aurora ingin menghampiri Harry, Hermione dan Ron
"Tapi mereka juga temanku Draco, aku sudah lama tidak bertemu dengan mereka", jawab Aurora
"Huh, baiklah sana---- aku akan pergi ke toko es krim bersama Pansy dan blaise, nanti kau menyusul ok", kata Draco dengan menghela nafas pasrah
"Ok, baiklah"
Aurora berjalan kearah teman-teman Gryffindor nya yang tepat berada di toko Magical Menagerie
"Hai Harry, Ron, Hermione--- apa kabar kalian?", tanya Aurora
"Owh hai Aurora, aku baik-baik saja", jawab Ron
"Baik Aurora", jawab Hermione
"Brilliant!", jawab Harry
"Apa kau sudah membeli kebutuhan sekolah mu Aurora ?", tanya Hermione
"Sudah Mione, dan kau ---- ok kau membeli banyak buku, jangan bilang kau akan mengambil semua mata pelajaran yang ada", kata Aurora ketika melihat dua kantong full berisi buku
"Sayangnya itu benar Aurora, kurasa dia berencana untuk tidak tidur dan makan selama setahun ini", kata Ron dilebih-lebihkan
"Jangan berlagak terkejut, kau juga mengambil 4 Mapel tambahan aurora", Kata Hermione
"Hehehe, iya si, aku hanya tidak mengambil telaah muggle", Jawab Aurora
"Wah kalian sama saja Maniak buku", kata Ron di angguki oleh Harry
"Heii!!", ucap Aurora dan Hermione bersamaan
"Kau membeli kucing Hermione ?, siapa namanya ?", tanya Aurora
"Namanya Crookshanks, awalnya aku akan membeli Burung hantu tapi aku melihat kucing ini sungguh kasihan, kata pemilik toko kucing ini sudah lama berada di toko itu dan tidak ada yang mau membelinya, jadi aku putuskan untuk membelinya", jawab Hermione
"Begitu---- kau beruntung Crookshanks mendapat tuan yang baik sepertinya" kata Aurora dengan mengelus kucing milik Hermione
"Tidak bagi Scabbers---- makhluk itu akan membuat Tikus ku stress", Kata Ron
"Dia bahkan hampir mencabik-cabik kepalaku tadi", sambungnya
"Owh ayolah, Crookshanks tidak bermaksud seperti itu", jawab Hermione
"Harry, ku dengar kau kini tinggal di Leaky Cauldron, apa itu benar ?", tanya Aurora
"Ya Aurora, aku akan tinggal disana sementara sampai tanggal 1 september nanti", jawab Harry
"Kalau kau butuh sesuatu kau bisa menelfon ku Harry, Rumahku akan terbuka untuk mu---- dan untuk kalian berdua-Hermione, Ron", kata Aurora
Setelahnya Aurora, dia juga bertemu dengan Keluarga Weasley yang juga tengah membeli kebutuhan milik anak-anak mereka
"Oh halo Princess", kata George merangkul pundak kanan Aurora
"Senang bertemu denganmu Princess", kata Fred yang juga ikut merangkul pundak sisi kiri Aurora
"Sungguh Kehormatan", kata George lagi
"Luar biasa sekali", kata Fred lagi
"Sudah cukup!!", kata Molly kepada Kedua anak kembarnya itu
"Mom!!!", kata Fred seakan akan baru bertemu ibunya
"Sungguh menggembirakan bertemu mom"
"Ku bilang cukup!!", Kata Molly kemudian menghampiri ku dan harry
"Owh harry, aurora, kalian sudah membeli barang-barang kalian?", tanya Molly weasley
"Sudah dari seminggu yang lalu", jawab Harry
"Sudah Mrs Weasley", jawab Aurora
"Baiklah, ayo kita kembali ke Leaky Cauldron---- dan Aurora dimana Mr dan Mrs Rotsfield?". Tanya Arthur Weasley
"Aku kesini sendiri Mr Weasley", jawab Aurora
"Sayang, kau bisa ikut dengan kami jika kau mu--- kami akan menginap di Leaky Cauldron hingga 1 september mendatang", kata Molly Weasley
"Oh tidak, terimakasih Mrs Weasley---- tapi aku harus kembali ke rumah", kata Aurora
"Baiklah jaga dirimu baik-baik", kata Molly
__ADS_1
"Sampai jumpa di sekolah Aurora", kata Harry dan mereka sudah berjalan pergi meninggalkan Diagon Alley
Aurora kini berjalan menuju toko es krim untuk bertemu dengan Draco, tetapi dia tidak bisa menemukan keberadaan anak pirang itu
"Dimana anak itu, astaga semua barang-barang ku ada dengannya lagi!",
gerutu Aurora menoleh ke kanan kirinya mencari Keberadaan Draco dan Teman-temannya
"Bhooooo!!!"
Teriak Draco dari belakang Aurora membuat gadis itu terkejut dan sedikit berteriak
"Draco!!, itu tidak lucu!!----"
Kata Aurora ketika Draco dan teman-temannya tertawa keras
"Kau mencari ku princess", kata Draco
"Tentu saja, kau bilang akan ada di toko es krim tapi ternyata tidak ada"
"Maaf, tadi Blaise mengajakku ke toko lelucon Gambol and Japes", kata Draco
"Maaf Aurora aku tidak tau kalau kau akan bertemu dengan Draco di toko Es krim", kata Anak bertubuh tinggi dengan kulit gelap dan rambut hitam keriting
"Iya tidak apa"
"Blaise, Blaise Zabini--- Slytherin tahun ke tiga sama dengan Draco", kata Blaise memperkenalkan diri ke Aurora
"Aurora Rotsfield, senang bertemu denganmu Blaise", jawab Aurora dengan menjabat tangan Blaise
Setelahnya merekapun berpisah, Mr dan Mrs Malfoy mengantar Aurora dengan cara ber- Apperate menuju ke Rotsfield Manor
"Terimakasih Lucius, Narcissa sudah mengantar Aurora pulang", kata Alex setelah mengantarkan keluarga malfoy itu ke halaman depan rumah
"Tidak masalah Alex----kami pulang ya Aurora", kata Narcissa yang diangguki Aurora
"Sampai ketemu lagi di Hogwarts Aurora", kata Draco
"Iya, Sampai jumpa lagi Draco", kata Aurora kemudian melambaikan tangan kearahnya
Beberapa hari kemudian Aurora sudah berangkat menuju Stasiun King's Cross ditemani kedua orangtuanya
"Kau sudah dengar kan ada penjahat yang sedang kabur dari Azkaban, aku ingin kau menjaga dirimu baik-baik ok", kata Laurena ibu Aurora
"Yes mum, aku janji akan lebih berhati-hati" jawab Aurora
"Baiklah kereta akan segera berangkat, segeralah masuk", kata Ayahnya
Aurora mengangguk kemudian memeluk orangtuanya itu dan berjalan menuju gerbong kereta, kereta mulai melaju perlahan meninggalkan stasiun King's cross, Aurora melambaikan tangan ke kedua orangtuanya yang tengah menatap kepergian putrinya
Langkah Aurora terhenti ketika dia melihat didepannya ada tiga teman Gryffindor nya
"Hai" sapa Aurora
"Owh hai Aurora", kata Harry
"Iya, tapi kurasa sudah banyak yang penuh, sebaiknya kita cari dibelakang", jawab Hermione
"Bolehkah aku bergabung dengan kalian"
"Tentu saja Aurora, kenapa harus minta izin terlebih dahulu" kata Harry dengan terkekeh
"Terimakasih"
Mereka berempat berjalan menyusuri setiap gerbong kereta hingga sampai di paling ujung belakang kereta, mereka memasuki Kompartemen itu yang sudah ada Satu orang dewasa didalamnya tengah tertidur
"Siapa dia ?" tanya Ron
"Profesor R.J lupin" jawab Hermione
"Bagaimana kau tahu ?" tanya Ron heran
"Namanya tertulis di kopernya Ron", kata Aurora menunjuk ke koper milik Profesor Lupin
Mereka pun duduk, Ron duduk di samping Hermione dan sebelahnya ada Profesor lupin, sedangkan Aurora dan Harry didepannya
"Jadi kau ingin mengatakan apa Harry ?" tanya Ron
"Aku semalam tidak sengaja mendengar pembicaraan Mr dan Mrs Weasley, mereka bicara tentang Sirius Black yang katanya ingin berusaha membunuhku-" kata Harry
Aurora dan Hermione Terkejut hingga menutup mulutnya rapat-rapat
"Mr. Weasley ingin aku tahu tentang ini agar aku bisa lebih waspada lagi untuk tidak mencari keberadaan Sirius black", sambung Harry
Aurora menurunkan tangannya dari mulutnya
"Sirius black kabur dari penjara untuk menangkap mu ?!--sebaik nya kau tidak mencari-cari masalah Harry", kata Aurora
"Aku tidak pernah mencari masalah, Masalah selalu mencari ku", kata Harry
"Kau pikir harry akan sebodoh itu mencari orang gila yang mencoba membunuhnya", kata Ron
Perjalanan sangatlah panjang Hingga penyihir troli datang pun Profesor Lupin masih tertidur pulas,
"Dia masih hidupkan ?", kata Ron
"Iyah dia masih hidup", jawab Harry
Selang beberapa menit kemudian Pintu kompartemen terbuka menampakan Draco, Goyle dan Crabbe
"Oh lihat ada Potty dan Weasel disini", kata Draco
"Kudengar keluargamu mendapat banyak emas Weasley, bagaimana ibumu ?, tidak panik bukan" sambung Draco
__ADS_1
"Sebaiknya kau tutup mulutmu Malfoy !!", kata Ron beranjak dari duduknya hingga menyenggol kandang kucing Hermione
"Pergilah dari sini malfoy!" kata harry yang ikut berdiri
"Siapa dia ?", tanya Draco ketika melihat sosok orang dewasa disudut kompartemen
"Profesor R.j Lupin", jawab Harry
Kemudian Draco dan kedua anteknya itu mundur, tapi pandangan Draco tertuju pada sosok gadis yang sedari tadi menatapnya tajam
"Kau, Aurora---- ayo ikut", kata Draco menarik lengan Aurora keluar dari Kompartemen itu
"Kau benar-benar kasar Draco, bisa tidak si mulutmu itu-----", kata Aurora terhenti ketika Draco membekap mulut Aurora dengan tangan Draco
"Sudah jangan banyak bicara", kata Draco dengan manik matanya menatap mata biru Aurora
Mereka saling pandang untuk beberapa saat hingga tiba-tiba kereta berhenti Kereta berhenti dan hawa dingin menyeruak ke seluruh gerbong, kegelapan tiba-tiba muncul dan ujung pintu gerbong terbuka menampakan sesosok hitam besar mengenakan jubah di sekujur tubuhnya
Draco lari terbirit-birit menarik lengan Aurora masuk ke kompartemen miliknya, hingga akhirnya kereta pun kembali berjalan dan kereta sampai di stasiun tujuan yaitu Stasiun Hogsmeade
Acara pesta dan penyortiran pun tiba, waktu Aurora dan Draco turun dari kereta, mereka mendengar kalau Harry Potter pingsan, itu membuat Aurora khawatir terjadi sesuatu yang buruk pada Harry, tapi tidak dengan Draco yang terus menertawakan Harry
"Potter!, Potter !--- kudengar kau tadi pingsan ?, maksudku benar-benar pingsan?", tanya Draco kemudian dibarengi dia yang pura-pura pingsan
"Shut up Malfoy!", ucap Ron memalingkan pandangan Harry ke depan
"Huh, kau juga tadi lari terbirit-birit, menarik lenganku hingga merah begini!", kata Aurora disusul gelak tawa Teman-teman Draco
"Kau diam---"
"Kau-yang-harus-diam!" kata Aurora menjejalkan sesendok puding ke mulut Draco dan mendapat gelak tawa anak-anak Slytherin yang melihatnya
"Tidak ada yang berani melakukan itu sebelumnya Aurora, kalaupun ada sudah pasti dia akan membawa-bawa nama Ayahnya", kata Theodore nott
"Oh diam kau nott!" kata Draco
Setelah acara pesta makan malam selesai, Siswa pun kembali ke Asrama masing-masing
Aurora POV
Aku berjalan kembali ke Asrama bersama Ernie, Justin, hannah dan anak-anak Hufflepuff lainnya
"Kau besok harus terus bersama kami titik!!", kata Ernie dengan wajah masam
"Ernie benar, kau terus saja berkumpul dengan anak-anak Gryffindor dan Slytherin---- Asrama mu itu Hufflepuff Aurora", kata Hannah
"Oh ayolah aku tau itu, aku hanya bertemu teman-temanku", kataku
"Kami bukan temanmu begitu ?", kata justin
"Astaga, tentu saja kalian sahabatku juga"
"Sudah aku tidak ingin bertengkar diawal tahun ajaran baru ini", sambung ku tapi Ernie malah langsung berjalan pergi ke kamarnya
Keesokan harinya di great hall kami sarapan dengan sesekali aku menatap jadwal pelajaran ku yang cukup padat, untung saja ada Time turner yang dad berikan sehingga aku bisa membagi waktuku sebaik mungkin
"Jadwalmu padat sekali Aurora", kata Hannah
"Biar kulihat", kata justin kemudian mengambil jadwalku
"Kelas Arithmancy dan kelas transfigurasi di jam sembilan secara bersamaan---bagaimana kau bisa berada di kedua kelas ini secara bersamaan Aurora ?", kata Justin
"Tolong ambilkan jus itu Erns!", kataku mengabaikan ucapan Justin
"Hei aku sedang bicara Aurora", kata Justin
"Sudah jangan difikirkan, itu urusanku", kataku
"Erns, aku minta tolong ambilkan jus labu itu, Pleaseeee!" kataku
"Ugh, Nih!!" jawab Ernie memberikan jus labu kepadaku
"Thankyou Ernest Macmilan", kataku
"Aku mau kau hari ini jangan dekat-dekat dengan anak gryffindor atau slytherin!!", kata Ernie
"Ok fine", kataku
Pelajaran dimulai dengan mata pelajaran Ramalan dengan Profesor Sybil Trelawney
"Kau mengambil kelas Ramalan Justin", tanyaku
"Iyah, kau duduk denganku ok", kata Justin
"Baiklah"
Kelas dimulai oleh Profesor Trelawney dengan memberikan kami cangkir yang nanti akan dibaca oleh Profesor Trelawney
Profesor trelawney mulai meramal dengan memeriksa cangkir kami
"Kau!, jauh-jauhlah dari anak berambut merah!", kata Profesor setelah melihat cangkir milik Parvati patil membuatnya menggeser kursinya dari Ron
"Kau apakah nenekmu baik-baik saja ?" tanya Profesor Trelawney kepada Neville
"Iya tentu" jawab neville
"Kurasa tidak juga"
Setelahnya kami dikejutkan dengan Harry yang mendapat Grimm
"Kau mendapat Grimm nak, itu adalah pertanda kematian"
Kelas pun selesai, setelahnya aku akan menuju kelas Arithmancy, di sana aku bertemu Hermione padahal aku baru saja bertemu dengannya di lorong menuju kelas Transfigurasi
__ADS_1
Aku tidak kaget dengan itu karena dia juga menggunakan Time Turner sama Seperti ku
Aurora POV end