
Selama semalam itu para prefek terus berjaga dengan berkeliling di setiap sudut ruangan dan sesekali menegur anak yang masih terjaga
"Pssstt!, Aurora, kau belum tidur kan?", bisik Hannah disebelah kiri Aurora
"Apa?", tanya Aurora ketika Hannah menghadap kearah Aurora
"Ku dengar Sirius black mencoba menyusup Asrama Gryffindor---- Lukisan nyonya gemuk saja sampai dirusak olehnya karena dia tidak dapat masuk tanpa kata sandi", ujar Hannah
"Astaga bagaimana bisa?, dia sedang mengincar harry----ku harap ramalan Profesor Trelawney tidak menjadi kenyataan", jawab Aurora
"Aku tidak tau, apa mungkin dia menggunakan kemampuan Apperate ?", kata Hannah
"Hah?, itu tidak mungkin hannah, kastil ini tidak hanya dilindungi dengan tembok batu saja tapi juga dilindungi dengan berbagai macam Sihir---"
"Yeah kau benar juga", jawab hannah
"Dan lagi jikapun dia menyamar dia pasti sangat hebat bisa mengelabui para Dementor", sambung Aurora
Kemudian mereka berhenti bicara ketika Percy sedang berjalan kearah mereka untuk berkeliling
Berita tentang Sirius black yang mencoba menyusup asrama Gryffindor menjadi trending topik selama beberapa hari, lukisan Nyonya gemuk dari Asrama Gryffindor juga diganti dengan lukisan Sir Cadogan
"Harry!", panggil Aurora
"Aurora"
"Kau baik-baik saja kan?", tanya Aurora
"Iya aku baik-baik saja Aurora, kau tidak perlu cemas"
"Apa maksudmu!, dia mencoba membunuh temanku tentu aku akan sangat cemas", kata Aurora
"Ini, aku membawakan Coklat dan Permen untukmu", sambung Aurora menyodorkan dua kotak full permen dan Coklat
"Terimakasih Aurora", kata sambil terkekeh
"Makan itu!, akan membuatmu tenang", kata Aurora kemudian berjalan pergi menuju kelas Herbologi
Sesampainya dikelas, Aurora terus tertawa karena Hannah membuat Opini tentang penyamaran Sirius black yang menurut dia Black menyamar menjadi semak bunga
Beberapa hari kemudian Hujan lebat dan badai sering turun, pertandingan Quidditch yang awalnya dibuka dengan Gryffindor melawan Slytherin kini diganti dengan Hufflepuff karena Flint kapten Quidditch Slytherin mengatakan kalau tangan Draco belum sembuh total
"Cedric, kau kapten baru di tim Quidditch hufflepuff, berjuanglah!-- dan Berhati-hati, cuaca kini sedang tidak bagus untuk terbang", kata Aurora
"Tentu saja Aurora, gryffindor sudah menyiapkan taktik untuk melawan Slytherin, tapi kini telah diubah. kuyakin mereka kini sedang merubah rencana untuk melawan kita", jawab Cedric
Kini Aurora tengah berjalan di koridor menuju kelas PTIH dengan teman-temannya, kelas kali ini digabung dengan Slytherin dan Gryffindor
"Duduk denganku ?", tanya Ernie
"Baiklah", jawab Aurora kemudian berjalan ke arah meja depan dan duduk di sebelah Kanan Ernie
Suara pintu terbuka menampakan Profesor Snape berjalan ke depan, sepuluh menit kemudian pintu terbuka lagi, Harry Potter masuk
"Maaf profesor lupin saya terla--", kata Harry terpotong ketika menyadari siapa guru yang ada dikelas saat ini
"Pelajaran sudah dimulai sepuluh menit yang lalu---- 10 poin dikurangi dari Gryffindor"
"Duduk!", kata Profesor Snape dingin Menatap Harry
Namun harry tidak bergeming dan tetap berdiri di posisi yang sama
__ADS_1
"Dimana Profesor Lupin ?"
"Dia bilang sakit, jadi tidak bisa mengajar hari ini", jawab Profesor snape
"Bukankah kau sudah kusuruh duduk?", sambung Profesor Snape
"Sakit apa?", tanya Harry masih tidak bergeming dari posisinya
"Tidak membahayakan", jawab Profesor Snape
"Potong 5 angka dari gryffindor, jika aku menyuruhmu duduk lagi maka jadi 50", sambung Profesor Snape
Kemudian Harry berjalan lemas ke kursinya duduk bersama Ron
"Sebelum disela oleh Potter, Profesor lupin tidak memberi jadwal pasti apa saja yang sudah kalian pelajari---", kata Prof snape terpotong
"Maaf, Sir, kami sudah mempelajari Boggart, Red Cap, Kappa, dan Grindylow, dan kami baru
akan...", kata Hermione terpotong
"Diam!"
"Tidak ada yang meminta informasi darimu Mss granger", kata Profesor Snape
"Hari ini kita akan membahas Manusia Serigala", sambungnya
"Tapi, sir"
"kami seharusnya
belum membahas manusia serigala, kami baru akan mulai mempelajari Hinkypunk", kata Hermione
Semua siswa mulai membuka halaman itu dengan lemas
"Sekarang siapa yang tau perbedaan antara manusia serigala dan serigala asli?", tanya Profesor Snape
Kemudian Hermione mengangkat tangan tapi hanya diacuhkan oleh Prof Snape
"No one?", sambung Profesor Snape
"Maaf, Sir," kata Hermione, yang tangannya masih mengacung.
"manusia serigala
berbeda dari serigala asli dalam beberapa hal kecil, Moncong manusia serigala...", kata Hermione
"Auuuuu!!!", teriak Draco yang duduk di meja sebelah Aurora yang disusul gelak tawa anak-anak Slytherin
"Thankyou Mr.Malfoy", kata Prof Snape
"Mss Granger, ini kedua kalinya kau berbicara tanpa disuruh-- potong lima angka lagi karena kau sok tau dan menyebalkan", kata Prof Snape
Membuat semua anak Gryffindor terlihat sudah sangat kesal dan Hermione menunduk menahan tangis
Disisi lain Draco menulis di secarik kertas membuatnya menjadi burung kertas dan menyihirnya agar bisa terbang ke arah Aurora
Aurora meraih burung kertas dari Draco dan membukanya disitu tertulis
Temui aku nanti setelah pelajaran, di lorong arah toilet myrtle!
__ADS_1
Aurora membacanya dengan raut wajah bingung dan menatap Draco
"What?", bisik Aurora
Sedangkan Draco mengangkat kedua alisnya dengan menyeringai kepada Aurora
Ernie menyambar kertas yang Aurora pegang kemudian membacanya dan menatap Draco kemudian meremasnya, Draco memandang tajam Ernie dan memberikan pandangan permusuhan kepadanya
"Erns, sudah!", bisik Aurora memandang Ernie kemudian menatap Draco kemudian menggelengkan kepala perlahan sebagai jawaban agar tidak membuat gaduh dalam kelas
Kelas PTIH telah usai ketika Bel berbunyi, profesor snape memberi tugas untuk mengisi 2 perkamen tentang gejala-gejala manusia serigala
"Ayo kita langsung kembali!", kata Ernie dengan menggenggam tangan Aurora
"Tapi aku harus menemui Draco Erns", jawab Aurora
"Tidak ada!", jawab Ernie
Tiba-tiba ketika di lorong bawah tanah, tangan kiri Aurora digenggam oleh Draco hingga genggaman tangan Ernie lepas
"Sebaiknya kau menyingkir darinya Macmilan!!", teriak Draco
Kemudian mendorong Ernie ke tembok dan berjalan menuntun Aurora pergi meninggalkan Ernie yang masih menatap tajam Draco
"Kau tidak perlu berlaku kasar pada temanku Draco", kata Aurora yang kini telah berada di Courtyard
"Teman?, kau menganggapnya Teman ?", kata Draco dengan menatap mata Aurora
"Yeah tentu saja, Ernie temanku, sama seperti mu dan yang lainnya", jawab Aurora membuat Draco menghela nafas ketika hanya dianggap 'teman'
"Dengar, Aurora..."
"Oh my gosh!!", teriak Aurora dan berdiri dari duduknya
"Ada apa ?", tanya Draco
"Kita terlambat kelas Arithmancy Draco !!", teriak Aurora dengan panik
"Hey Calmdown ok",
"Kita ada ujian bodoh ayo!", kata Aurora kemudian menarik Draco menuju kelas Arithmancy bersama Profesor Septima vector
Sesampainya dikelas Arithmancy yang terletak di kelas 7a, kelas itu sudah ramai siswa yang sudah duduk
"Maaf Profesor Septima kami terlambat", kata Aurora
"Tidak apa Mss Rotsfield, kalian tepat waktu--ujian baru akan dimulai. Duduklah", kata Profesor Septima
Kemudian Draco dan Aurora duduk bersama di kursi yang masih kosong
"Baiklah, soal ujian kali ini akan ada 25 soal, silahkan kalian kerjakan dengan tenang dan Jujur!", kata Profesor septima ketika membagikan kertas yang berisi soal-soal Arithmancy
Ujian sudah dimulai, dan Aurora mengerjakan dengan teliti. Bisa Aurora rasakan pergerakan Draco yang menandakan dia sedang kebingungan
"Aurora", bisik Draco
"Not now Draco", jawab Aurora
45 menit berlalu dan Aurora telah selesai mengerjakan, bisa jadi hanya Aurora dan Hermione yang selesai paling cepat, sedangkan yang lainnya masih sibuk menghitung angka-angka dan rumus
Aurora terkekeh ketika Draco menjambak rambutnya sendiri karena saking bingungnya dengan pembelajaran Arithmancy.
__ADS_1