
Selang beberapa hari kemudian, Nama Profesor Lupin menjadi lebih dikenal oleh seluruh Murid Hogwarts, pelajaran Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam juga menjadi pembelajaran yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh murid
Kecuali oleh Murid Slytherin seperti Draco dan antek-anteknya
"Lihat bajunya, itu terlihat seperti baju house elf yang ada di rumahku", kata Draco dengan keras
Namun orang-orang tidak perduli dengan tiap ucapannya karena memang Profesor lupin membuat pelajaran PTIH lebih menyenangkan
Aurora sudah mulai membantu Draco dalam beberapa mata pelajaran, sesekali Draco mengeluh tidak paham dan lebih suka melamun menatap Aurora
"What ?", kata Aurora dengan menatap Draco
"Aku tidak mengatakan apapun ", jawab Draco dengan tersenyum
"Mengapa kau menatapku begitu ?", tanya Aurora
"Because you're beautiful", jawab Draco
"Oh my god"
"I enjoy looking at beautiful people", kata Draco dengan senyum mengembang
"Oh shut up Mr malfoy", kata Aurora dengan senyum dan menatap buku yang ia pegang
Sementara itu, pembelajaran Satwa gaib menjadi tidak menarik seperti awal pembelajaran, karena hagrid hanya memberi pelajaran tentang budidaya cacing flobber
"Untuk apa kita peduli memelihara cacing flobber", kata Zachariah Smith setelah menghabiskan waktu satu jam memberi makan cacing flobber dengan daun selada
"Ced, beberapa minggu lagi musim Quidditch segera dimulai, berlatihlah dengan giat ced, aku tau kau pasti bisa !", kata Aurora kepada Cedric
"Thanks Aurora, aku benar-benar membutuhkan itu", jawab Cedric
"Ada apa Justin ?", tanya Aurora seraya mengerjakan tugas peta bintang
"Akhir minggu Hogsmeade pertama", jawab Justin menunjuk ke papan pengumuman
"Akhir oktober, Halloween?", kata Ernie
"Kau pergi denganku ok", sambung Ernie kepada Aurora
"Baiklah, aku ingin sekali membeli Permen dan Coklat di Honeydukes", jawab Aurora
"Jangan lupa untuk mencoba Butterbeer di Three Broomsticks Aurora", kata Anthony Ricket
"Tentu saja, akan ku kunjungi semua toko kalau perlu", jawab Aurora dengan riang
Beberapa hari kemudian Aurora kini tengah berada di kelas Herbologi yang digabung dengan Anak-anak Slytherin
Mereka disuruh memetik kacang polong dari tanaman sejenis Puffapod
Draco berjalan kearah Aurora dan membisikan sesuatu di telinganya
__ADS_1
"Minggu akhir ini kau pergi ke Hogsmeade denganku"
"Tapi Ernie sudah mengajakku terlebih dahulu Draco", jawab Aurora
"Kau tau kan aku tidak menerima penolakan dan alasan, kau akan pergi ke hogsmeade dengan ku!", kata Draco
"Dia akan pergi denganku malfoy!", kata Ernie berjalan ke sisi kanan Aurora
"Lebih baik kau diam Macmilan, suka ataupun tidak, Aurora akan pergi denganku!", kata Draco meninggikan Suaranya
"You wish!", balas Ernie
"Jika seperti ini, lebih baik aku pergi dengan teman-teman Griffindor ku", kata Aurora kemudian berjalan pergi kearah Hannah dan Susan
Pelajaran herbologi telah usai, keesokan harinya Profesor Sprout mengumpulkan surat izin mengunjungi desa hogsmeade dari anak-anak tahun ketiga
"Baiklah, sudah semua--- sekarang kalian bisa lanjutkan aktifitas masing-masing, jangan sampai terlambat pelajaran!", kata Profesor Sprout yang sudah seperti seorang ibu bagi anak-anak Hufflepuff
"Hi Harry, Ron, Hermione!", sapa Aurora ketika berpapasan dengan teman gryffindor nya di lorong arah menuju Great hall
"oh hi Aurora", jawab mereka bertiga
"Besok kita akan ke Hogsmeade, bolehkah aku ikut bersama kalian ?", tanya Aurora
"Mengapa mesti minta izin Aurora, kau ikut saja dengan kami tanpa perlu bertanya kamipun akan sangat senang----" jawab Hermione
"Iyah tapi sayang sekali, harry tidak bisa ikut", sambung Ron
"Dursley, aku tidak mendapat tanda tangan dari mereka", kata Harry lesu
"Kenapa tidak cerita padaku harry, aku bisa membuat tanda tangan palsu untukmu", kata Aurora mendapat tatapan tajam dari Hermione
"Apa ?" kata Aurora dengan terkekeh
"Tidak usah Aurora, lagipula aku sudah bilang ke Profesor McGonagall kalau suratku belum di tanda tangani", jawab Harry
"Begitu----kau tidak perlu sedih harry, kita masih ada pesta halloween besok malam-"
"Nanti setelah Dari hogsmeade aku akan bawakan Permen dari Honeydukes yang banyak Ok", sambung Aurora
"Yeah sangat banyak, jangan lupa traktir aku Aurora", kata Ron dengan riang kemudian mendapat injakan kaki dari Hermione
"Tentu ron", kata Aurora dengan terkekeh melihat tingkah mereka berdua
"Baiklah besok kita bertemu di Honeydukes ok", sambung Aurora
Keesokan harinya Mr filch mengawasi anak-anak yang akan pergi mengunjungi Hogsmeade, cuaca Scotland di akhir bulan Oktober ini sangatlah dingin walau belum turun salju
Aurora memutuskan pergi bersama Ernie, hannah dan justin karena Aurora sudah punya janji terlebih dahulu dengan Ernie ---- sedangkan dilain sisi Draco sedang terbakar api cemburu karena Aurora menolak ajakannya untuk pergi bersama ke Hogsmeade
"Ayolah Draco, aku sudah punya janji dengan Ernie--- aku tidak bisa melanggar janjiku sendiri", kata Aurora membujuk Draco yang masih kesal
__ADS_1
"Aku tidak mau tahu Aurora--", kata Draco terpotong
"Tolong mengertilah Draco", kata Aurora
"Dengar, lain waktu aku akan pergi denganmu ok", sambung Aurora
Draco menghela nafas kemudian melangkah maju mendekat ke hadapan Aurora, membuat Aurora bisa merasakan hembusan nafas Draco
"Berjanjilah", kata Draco dengan meraih kedua tangan Aurora
"I-iya, aku janji", jawab Aurora selangkah mundur kebelakang
Aurora kini duduk di Carriage bersama Ernie, Justin dan Hannah untuk menuju Hogsmeade--- Carriage ini berwarna hitam dan dapat berjalan sendiri, tapi Aurora yakin ada sesuatu yang menarik kereta ini
Sesampainya di Hogsmeade Ernie mengajak Aurora untuk minum Butterbeer panas di Three Broomstick
"Duduklah!", kata Ernie menarik kursi untuk Aurora
"Terimakasih Erns", jawab Aurora
Dilain sisi Justin membawa Hannah pergi berkeliling, karena Justin tau Ernie ingin memiliki waktu sendiri bersama Aurora
"Aku akan pesan dulu, kau tunggu disini", kata Ernie kemudian dia kembali membawa 2 gelas Butterbeer panas
"Ini, minuman paling wajib kita coba kalau sedang di Hogsmeade", kata Ernie meletakan segelas Butterbeer didepan Aurora
"Thanks Erns--"
"Erns, Setelah ini aku ingin pergi ke Honeydukes", kata Aurora kemudian meminum Butterbeernya
"Baiklah, nanti kita ke sana bersama ok", jawab Ernie, dan diangguki oleh Aurora
Butuh waktu 20 menit untuk menghabiskan minuman mereka karena diselingi obrolan keduanya membuat semakin lama berada di Three broomstick
"Mm, itu ada sesuatu di bibirmu", kata Ernie menunjuk ke bibir Aurora
"Eh--apa?", kata Aurora kemudian mengelap noda minuman di bibirnya walau tidak bersih sempurna
"Kemari----" kata Ernie dengan ibu jarinya terulur untuk mengelap noda minuman yang masih tersisa di sudut bibir Aurora
Mereka saling pandang beberapa saat, bahkan ibu jari Ernie masih menyentuk sudut bibir Aurora
"Mmm--- Te-terimakasih Erns", kata Aurora membuyarkan pandangan Ernie dan menarik jarinya menjauh dari bibir Aurora
"Y-yeah sama-sama", jawab Ernie dengan wajah yang sudah memerah
"Ki-kita pergi ke Honeydukes sekarang?", tanya Ernie
"Iya, aku ingin membeli Permen dan Coklat", jawab Aurora
"Baiklah ayo", kata Ernie
__ADS_1
Kemudian mereka berdua keluar dari Toko Three Broomstick. Di perjalanan menuju Honeydukes Aurora menyadari suatu perubahan sikap dari Ernie, tapi dia lebih memilih membuang jauh-jauh pikiran itu.