
Hermione dengan hati-hati membawa teko itu kearah teman-temannya dan menuangkan isinya diatas meja, Scabers berusaha tetap bersembunyi ketakutan didalam teko, tikus itu terlihat acak-acakan dan sangat kurus seperti tertekan dan sangat stress
"Scabers, astaga. Tenanglah, tidak ada kucing disini", ucap Ron berusaha mengangkat Scabers yang berkali-kali bergeliat ingin melepaskan diri dari tangan Ron
Setelahnya mereka terus membahas perihal Buckbeak, Aurora dan Hermione sesegukan menahan tangis ketika Hagrid telah pasrah dengan keputusan komite itu
"Bagaiman dengan Dumbledore ?", ucap Harry
"Dia sudah mencoba"
"Tapi komite tetap memutuskan eksekusi mati itu, dan ternyata si algojo juga adalah teman lama Malfoy....aku akan menemani buckbeak", ucap Hagrid
"Kami akan menemanimu Hagrid", ucap Harry yang diangguki oleh ketiga temannya
"Tidak, kalian harus kembali ke kastil, aku tidak ingin kalian melihat itu", ucap hagrid
Kemudian sebuah batu terlempar kearah mereka mengenai kepala Harry, "Ouch!", ucap harry memegangi kepalanya
"Apa itu", ucapnya kemudian Aurora melihat keluar jendela menampakan menteri sihir fudge, algojo dan Dumbledore datang menuruni bukit menuju pondok hagrid
"Mereka datang, kita harus pergi!", ucap Aurora sedikit panik
"Ayo aku antar kalian lewat pintu belakang",
"Tapi kami juga ingin menemanimu hagrid" ucap Harry
"Tidak!! Kalian harus pergi!!", ucap hagrid tegas mendorong mereka keluar pondok, Aurora, Harry, Ron dan Hermione langsung berjalan cepat bersembunyi disebalik labu besar, buckbeak terduduk diantara kebun labu
Mereka berempat pun langsung pergi meninggalkan pondok hagrid dan langsung menuju keatas bukit, langit sudah berwarna abu-abu, dengan sedikit cahaya merah disebelah barat
"Ayolah Ron aku tidak tahan disini!", ucap Hermione ketika ron menghentikan langkahnya
"Scabers, dia tidak bisa diam", ucap Ron merogoh kantungnya dimana scabers terus bercicit dan memberontak ingin keluar
"Diamlah Scabers, atau mereka akan mendengar", ucap Ron,
Suara ayunan benda tajam berbunyi membelah udara, Hermione dan Aurora tersentak mereka tekejut ketika melihat algojo itu telah menebas buckbeak diantara labu-labu itu
Hermione memeluk ron erat, sementara Aurora hanya terdiam mematung dengan air mata tergelincir di pipinya, harry meraih bahu Aurora dan merangkulnya agar tetap berdiri, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, hingga kemudian mereka mendengar suara tangis hagrid
"Ayo", ucap Harry
"Sebentar, Diamlah scabers!", ron merogoh kantongnya karena scabers terus memberontak ingin keluar
"Ouch!!, dia menggigitku", ucap Ron memegangi jarinya, Scabers lompat dari sakunya dan berlari dengan cepat diantara rerumputan
"Scabers !", ucap Ron kemudian berlari mengejar tikusnya
"Ron!", Hermione menyusul Ron yang kemudian disusul Harry dan Aurora dibelakang mereka
"Kena kau!", ucap Ron kemudian memasukan kembali scabers kedalam saku nya hingga kemudian, suara geraman anjing terdengar dibelakang, mereka menolah menampakan Anjing besar berwarna hitam, Aurora mengenali anjing itu, itu adalah anjing yang sama waktu malam pesta kemenangan gryffindor
Harry meraih tongkatnya namun ia kalah cepat dengan anjing itu, anjing itu langsung berlari cepat kearah harry dan melompat tinggi, kaki depannya menghantam dada Harry membuat anjing itu menindih tubuh harry, harry memberontak dan menyingkirkan anjing itu kemudian ron mendorong harry agar menjauh dari anjing itu, tapi sayang justru tangannya malah digigit oleh anjing itu
__ADS_1
"Aaaghh!!" teriak Ron kesakitan
"Harry!!!", teriak ron lagi ketika ia diseret oleh anjing itu masuk kedalam lubang pohon dedalu perkasa
"Rooonnn!!", teriak harry menatap samar-samar ron kemudian dia mendapat pukulan dari dahan pohon dedalu perkasa membuatnya terjatuh dan darah menetes di bibirnya
"Harry!", Aurora langsung membantu Harry berdiri dan memberikan kacamatanya yang terlepas, lalu dedalu perkasa mengibaskan dahannya lagi dan mengenai Hermione dan Aurora membuat mereka terlempar kebelakang
"Hermione, Aurora!", ucap Harry membantu kedua gadis itu Berdiri, luka sayatan, darah dan memar sudah terpampang jelas di wajah ketiga anak itu
"Harry, bagaimana dengan Ron!, kita harus minta bantuan seseorang!", ucap Hermione dengan panik
"Kita tidak ada waktu lagi Hermione kita harus masuk kedalam lubang itu!",
"Kita tidak akan bisa mendekat ke arah pohon itu", ucap Hermione memandang pohon dedalu perkasa
Aurora memandang temannya lalu berjalan ke depan dengan rasa takut dalam dirinya yang ia coba lawan, ia mendekat ke arah pohon dedalu perkasa meninggalkan temannya dibelakang
"Aurora kembali!!", teriak Hermione
"Apa yang kau lakukan Aurora, kembali!", teriak Harry yang hanya diacuhkan oleh Aurora, kemudian aurora memegang kalungnya dengan tangan kirinya dan sedetik kemudian tubuhnya lenyap berubah menjadi seekor kupu-kupu biru, Hermione dan Harry yang melihatnya sangat terkejut bukan main. Aurora terbang melewati dahan pohon yang terus bergerak hingga akhirnya dia berhasil masuk kedalam lubang itu
"Dia seorang animagus? ", gumam Hermione bingung pada Harry yang sama terkejutnya
Harry dan Hermione yang melihatnya tidak bisa berdiam diri melihat kedua temannya sendiri bersama anjing liar itu, "tolonglah, tolong", ucap Hermione panik, sesaat kemudian seekor kucing datang,
"Crookshank!", ucap Hermione, kucing itu lalu mendekat kearah pohon dedalu perkasa, kakinya terulur ke akar pohon, seketika pohon itu diam tak bergerak
"Bagaimana dia melakukannya", ucap Hermione
"Dimana Ron dan Aurora", ucap Hermione
"Lewat sini", jawab Harry memandang Crookshanks yang matanya menyala terkena cahaya lumos tongkat harry
"Lorong ini menuju kemana",
"Entahlah, sepertinya ini menuju ke Hogsmeade, jalannya terputus di peta itu", jawab Harry kemudian Crookshanks hilang dari hadapannya dan menampakan cahaya remang-remang, harry dan Hermione melihat sebuah ruangan berantakan, dinding yang hancur seakan-akan habis dipukuli, mereka berdua masuk kedalam ruangan yang ada pintu terbuka di sebelahnya, Hermione menggenggam tangan harry ketakutan
"Sepertinya aku tahu tempat ini, kita berada di Shrieking shack", ucap Hermione
"Hantu tidak melakukan ini kan", ucap harry memandang sekitar ruangan yang berantakan dan kotor
Aurora POV
Aku berubah menjadi wujud animagus ku, memasuki lubang dan menuju lorong yang sangat panjang, sesampainya diujung lorong aku melihat cahaya di ujungnya, ketika aku masuk nampak sebuah ruangan yang sangat berantakan, kotor dan berdebu, aku melihat bekas debu dilantai seperti seseorang baru diseret, yang pasti itu adalah Ron
Suara teriakan dan erangan kesakitan terdengar dari lantai atas, aku naik keatas dan menampakan Ron yang sedang terduduk dilantai dengan kakinya yang berdarah, seorang laki-laki paruh baya, kumal dengan rambut berantakan, Astaga itu adalah Sirius Black, ia mengguncang tubuh ron seperti sedang mencoba mengambil sesuatu dari dalam jubah ron
"Lepaskan aku, kau idiot!", ucap Ron mencoba melawan
Ron dan Lelaki itu memandangku tajam ketika aku terbang mendekat kearah ron, hingga kemudian aku berubah wujud menjadi manusia kembali,
"Aurora, kau?!", Ron sangat terkejut melihatku begitu pula dengan lelaki paruh baya itu, ia langsung berdiri dari hadapan Ron, sementara aku langsung mengangkat tongkatku kearahnya
__ADS_1
"Singkirkan tanganmu dari temanku, Stupefy!!", ucapku melemparkan mantra kearahnya membuatnya terpental kebelakang
Harry dan Hermione datang setelahnya ketika aku mencoba mengangkat tubuh ron untuk meninggalkan tempat itu
Aurora POV end
"Ron, Aurora!, kalian tidak apa-apa?", ucap Hermione
"Dimana Anjingnya?", tanya Harry
"Dia bukan anjing, ini semua jebakan", ucap Ron menahan sakit dan darah dikakinya yang telah patah
"Dia adalah animagus harry, dialah grimm itu", Sambung Aurora
Kemudian Sirius black muncul dari belakang kasur berdebu, harry dan Hermione mengangkat tongkatnya sementara Aurora berjongkok disebelah Ron memegang bahunya
"Expeliarmus!", ucap Sirius Black merapalkan mantra dengan tongkat milik Ron, kemudian tongkat milik Harry dan Hermione terpental dan ditangkap oleh sirius black, ia menyeringai lebar berjalan selangkah, menatap harry tajam
"Aku tau kau pasti akan membantu temanmu", ucapnya dengan suara parau
"Sama seperti ayahmu yang sama melakukannya padaku. Kau pemberani tidak suka mengadu pada guru, dan itu membuatku lebih mudah", ucapnya lagi
Harry yang mendengarnya seperti sebuah celaan bagi ayahnya, ia sudah sangat marah tangannya ia genggam kuat, ia ingin maju tapi ditahan oleh Aurora dan Hermione
"Jangan Harry!", ucap Hermione, harry ingin maju lagi tapi ucapan ron menghentikannya
"Jika kau ingin membunuh harry maka kau harus membunuh kami juga!", ucap Ron mencoba berdiri dengan satu kaki dibantu oleh Aurora
"Hanya satu yang akan dibunuh malam ini", ucap Sirius Black, harry yang sudah emosi langsung menghempaskan tangan Hermione
"Maka itu adalah kau!", ucap harry langsung menerjang tubuh Sirius Black, mereka terjatuh dan harry kinj berada di atas tubuh Sirius Black, ia mengambil tongkatnya lalu mengacungkannya ke arah Sirius Black dibawahnya
"Kau mau membunuhku Harry", ucap Black lalu pintu kamar terbuka menampakan Profesor Lupin masuk tergesa-gesa
"Expeliarmus!", tongkat Harry terpental karena mantra dari profesor Lupin, seluruh atensi menuju pada Lupin yang menyuruh Harry menyingkir dari Black
"Well, well, Sirius Black. Terlihat agak berantakan bukan", ucap Profesor lupin maju kearah Black
"Akhirnya penampilan mencerminkan kegilaan", sambungnya yang masih mengacungkan tongkat kearah Black
"Kau tahu betul apa itu kegilaan Remus", jawab Black yang masih terlentang dilantai, profesor lupin menurunkan tongkatnya dan mengulurkan tangannya membantu black berdiri lalu ia berpelukan seperti seorang keluarga yang pertama kali bertemu setelah sekian lama
Aurora, harry, hermione, ron melihatnya tidak percaya, profesor lupin bersekutu dengan black selama ini, Hermione maju disusul Aurora dibelakangnya
"Aku menemukannya, ayo kita bunuh!" ucap black parau
"No!!", tegas Hermione
"Profesor lupin, bagaimana bisa kau ?!, aku mempercayaimu, menjaga rahasia mu dari orang lain!!", ucap Aurora disebelah Hermione
"Dia adalah seorang manusia serigala harry, itu sebabnya dia sering bolos kelas", ucap Hermione lagi memandang Harry
"Seberapa lama kau tahu?", ucap Profesor lupin maju kearah hermione
__ADS_1
"Semenjak profesor snape memberi karangan manusia serigala", jawab Hermione.