Ayah Pengganti Buat Anakku

Ayah Pengganti Buat Anakku
masih mengungkap dalang sebenarnya


__ADS_3

" aku mohon Mas jangan penjarakan Mas Bambang kasihan aku dan anak-anakku Maafkanlah dia kali ini aku berjanji dia tidak akan mengulanginya lagi." ucap Mbak Romlah memelas dan berlutut di hadapanku dan Mas Bambang.


Tiba tiba terdengar suara handphone berdering,dan ternyata milik pak polisi yang dari tadi menemani kami.


"Iya halo,ooh baiklah kami akan segera kesana."Ucapnya yang aku tak tahu apa yang dikatakan orang yang didalam hp pak polisi tersebut.


" Permisi Pak Bambang sebaiknya kita ke kantor polisi karena tersangka Jaka sudah ditangkap dan diserahkan ke kantor polisi. "mencapai polisi membuatku terkejut.


" Mbak mohon Lia Mbak Mohon tolong lepaskan Mas Jaka Mbak yang akan jadi jaminan Kalau Mas Jaka tidak akan macam-macam lagi terhadapmu dan suamimu Mbak mohon. "ucapnya memohon memegang tanganku.


" sebaiknya kita kantor polisi dulu Romlah dan apa yang akan kita putuskan nanti di sana." ucap Mas Bambang.


Kami pun bergegas menuju ke kantor polisi dan aku sudah tidak sabar ingin menanyakan apa motif dibalik Mas Jaka mencelakai suamiku.


sampainya di sana Aku pun melihat ke sudut-sudut dan sekeliling kantor polisi guna memastikan di mana Mas Jaka.


" itu mas Jaka Mas yang duduk paling sudut. "ucapku pada Mas Bambang.


tanpa ambil-ambil apapun aku pun melayangkan tamparan ke pipi Mas Jaka setelah kami mendekatinya.


mbak romlah dan mas Bambang pun terkejut melihat aksiku karena tidak pernah sekalipun Mereka melihat aku menampar seseorang apalagi Ia adalah kakak iparku sendiri.


" apaan kamu Mas Apakah kamu sudah gila, Apa Salahku dan Mas Faruk terhadapmu. Apakah kamu tidak puas menyakitiku selama ini."


" kalau terjadi sesuatu hal yang buruk terhadap Suamiku, aku tidak akan pernah memaafkanmu Mas. dan aku akan pastikan kamu mendekam di penjara ini." ucapku mengeluarkan semua isi hatiku.


melihat kemarahanku Mas Jaka hanya tertentu dan tidak menjawab satu kata pun.


" Ada apa ini Lia tanda tanya "ucap ibu mertuaku yang tiba-tiba datang dan berdiri di belakangku.

__ADS_1


kami pun semua terkejut melihat kedatangan orang tua masa lalu titik Aku tidak tahu apa yang harus akan aku Jelaskan pada mereka karena tersangka yang menyebabkan anak mereka masuk rumah sakit ialah kakak iparku sendiri.


" kenapa kamu diam nak? Apakah ini orang yang menyebabkan suamimu masuk rumah sakit?"


Aku hanya bisa terdiam,karrna tak mampu menjawab pertanyaan ibu mertua.


"Pak polisi apakah orang ini yang menyebabkan putraku terbaring dirumah sakit?"Akhirnya ibu mertua mencari jaeaban pada pak polisi.


"Benar ibu,pak jaka ini lah tersangka yang menyebabkan saudara faruk kecelakaan.


"Ucap polisi akhirnya.


Plak!!tamparan pun melayang kewajah mas jaka dari ibu mertua.


"Apa yang membuat kamu tega mencelakai anakku ha?apa kesalahan nya padamu?"ucap ibu mertua menggebu.


"maafkan saya buk".ucap mas jaka akhirnya.


"Pak polisi saya akan memperkarakan kasus ini,hukum dia seberat beratnya."lagi ibu mertua berucap.


"Tidak buk,saya mohon jangan masukkan suamiku kedalam penjara. maafkan lah suamiku buk." tiba-tiba Mbak Romlah memegang kaki ibu mertuaku.


" apa Jadi yang menabrak anakku itu adalah suamimu?"ucap ibu mertua terkejut.


aku dan Mas Bambang hanya bisa terdiam mendengar pertanyaan Ibu karena jujur aku tidak tahu apa yang harus aku jawab.


" Iya Bu Mas Yoga ini suamiku dan kakak iparnya Lia. saya mohon Bu dengan kerendahan hatimu supaya mencabut laporan tentang Mas Jaka karena anaknya masih kecil dan masih butuh bapaknya. aku berjanji akan menjadi jaminan Kalau suamiku tidak akan macam-macam lagi terhadap perut dan dia. " ucap Mbak Romlah masih memegang kaki ibu mertua.


bapak dan ibu mertua hanya saling tatap-tatapan dan sepertinya mereka sangat terkejut dengan apa yang terjadi.

__ADS_1


" Bagaimana ini pak, Apa yang harus kita lakukan sekarang ibu mertua bertanya pada bapak mertua.


" Sekarang saya mau bertanya padamu Jaka apa motifmu sebenarnya ingin mencelakai anakku? " Akhirnya bapak mertua bertanya.


" tidak ada Pak saya tidak sengaja menabraknya dari belakang." ucap Mas Jaka berbohong.


" bohong!! saya jelas-jelas melihat rekaman CCTV itu kalau kamu memang sengaja menabraknya dari belakang karena di sisi kanan masih banyak jalan kalau kamu hendak mendahuluinya tetapi kenapa kamu seperti menguntitnya dari belakang dan di saat yang tepat kamu menabraknya. "ucap bapak mertua tidak terima.


" kalau kamu tidak mau berterus terang saya akan lanjutkan perkara ini. "macam bapak mertua lagi.


" Mas lebih baik kamu ngaku apa sebenarnya motif mu ke Faruk agar hukumanmu tidak diperpanjang oleh orang tua Faruq. "ucap Barulah pada Mas Jaka.


kami pun melihat ke arah Mas Jaka dan menantikan Apa jawabannya. itu juga sebenarnya penasaran Apa motif dibalik dia mencelakai suamiku.


lama kami menunggu jawaban dari Mas Jaka, dia sepertinya menyusun kata-kata yang tepat agar tidak terjadi keributan lagi di sini dan sepertinya dia juga mau masuk penjara.


" Sebenarnya saya disuruh dan dibayar oleh seseorang untuk mencelakai paru titik, " ucapnya akhirnya yang seketika kami semua pun terkejut.


" apa??? ucap kami serempak.


" Iya maafkan aku Romlah aku memang disuruh oleh seseorang untuk mencelakai Faruq, aku dibayar dan aku terpaksa mengambilnya karena kita sangat membutuhkan uang karena kamu tahu sendiri usahaku sedang tidak baik-baik saja. dan aku sangat membutuhkan biaya besar. Maafkan aku Romlah Maafkan aku." ucap Bambang memegang tangan Mbak Romlah.


" siapa yang menyuruhmu, katakan pada kami siapa yang menyuruhmu mencelakai anak kami. "ucap ayah mertua mencengkram kerah baju Mas Jaka.


" Tenang Pak Bapak harus tenang tidak boleh ada kekerasan di sini kalau Bapak melakukan itu nanti yang ada bapak yang akan dituntut balik oleh tersangka. "Ucap pak polisi Akhirnya melerai bapak.


"lebih baik bapak dan ibu semua Duduk dulu guna membicarakan Hal ini karena kalau dengan kekerasan tidak akan ada ujungnya.. Ucap pak polisi lagi.


kami pun semua menuruti perkataan Pak Polisi. dan menunggu apa kesaksian dari Mas Jaka.

__ADS_1


waktu merasa sangat deg-degan dan menanti pernyataan dari Mas Joko dan aku tidak memikirkan kondisiku saat ini yang tengah hamil muda titik bahkan kepalaku yang kusimpan tidak aku hiraukan karena aku sangat tidak sabar mengetahui siapa dalang dari semua ini.


ku berjanji dalam hati kalau aku mengetahui orangnya aku akan membuat perhitungan dan aku akan membuat Dia merasakan apa yang mas bahkan lebih. dekatku sangat bulat dan ku ingin mencincang orang itu.


__ADS_2