Ayah Pengganti Buat Anakku

Ayah Pengganti Buat Anakku
lia pulang dengan selamat


__ADS_3

aku pun menceritakan Semuanya dari awal pada mas faruq. dan tak henti-hentinya mas faruq mengucap syukur atas keselamatanku.


" sebaiknya kita laporkan hal ini ke polisi Dek Mas takut besok-besok dia akan mengincar kamu lagi. "ucap Mas Faruq khawatir padaku.


" tidak usah Mas sepertinya mereka tidak akan berani lagi muncul di hadapan saya. karena tadi mereka sepertinya takut akan saya laporkan ke polisi. Apakah kamu sudah sehat Mas? " Tanyaku pada Mas Faruq.


" Mas sudah sehat kok Dek emangnya kenapa? "tanya Mas Faruq lagi.


" rencananya habis Isya nanti saya mau kontrol ke rumah sakit Mas. takutnya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada kandungan ku ini. mengingat aku melompat dari atas mobil."ucapku lagi.


" kalau begitu nanti mas akan antar kamu. ucapnya lagi.


" tidak usah Mas sebaiknya saya minta diantarkan saja pada Mas Bambang. karena kendaraan Mas kan masih di kantor polisi. kalau mas yang ngantar saya sama apa Mas? Mas istirahat saja di rumah ya karena mas juga belum pulih Betul kan baru semalam keluar dari rumah sakitnya. "ucapku memberi pengertian padanya.


" Ya sudah kalau begitu tapi nanti kamu harus memberitahu sama Mas apapun yang dikatakan dokter nanti ya. "ucap Mas Faruk padaku.


Akupun gegas menghubungi mas bambang untuk mengantarkan ke rumah sakit guna memeriksakan kandungan ku. Untungnya mas bambang tak keberatan.


"Bagaimana dok kondisi calon anak saya, apakah baik baik saja?" Tanyaku pada dokter kandungan yang selesai memeriksa kandungan ku.


Ya akhirnya aku di antarkan ke klinik karena hari sudah malam, dan biasanya pelayanan umum dirumah sakit telah tutup. Akhirnya mas bambang mengantarkanku ke klinik dekat rumahku saja.


"Alhamdulillah letak bayi nya bagus, dan semuanya normal ya buk, mungkin ibu nya sempat syok atau kaget makanya ada sedikit kram diperut ibu. Tetapi itu tidak mempengaruhi kandungan ibu. Saya harap ibu tidak boleh stres ya, usahakan rileks ya Bu. Nanti saya resepkan saja vitamin untuk Ibu dan bayinya ya Bu. "ucap dokter panjang lebar.


" Terima kasih banyak ya Dok. "ucapku Seraya berpamitan padanya dan kami pun meninggalkan klinik tersebut.

__ADS_1


aku pun mengajak Mas Bambang untuk membeli makanan sebelum pulang karena makanan tidak ada di rumah dan aku sedikit lelah kalau harus memasak dulu.


" mas kita mampir dulu ya ke warung nasi itu titik Karena aku belum masak dan mungkin Mas Faruq belum makan. "ucapku pada Mas Bambang yang dibalas anggukan kepala olehnya.


kami pun mencari rumah makan yang masih buka dan untungnya masih ada rumah makan Padang dekat klinik.


" Assalamualaikum Mas. "ucapku saat sampai di depan rumah.


" masuk dulu mas kita makan sama-sama. "ucapku pada Mas Bambang.


" tidak usah Dek Mas langsung pulang aja lagian hari sudah malam Mas mau istirahat juga di rumah kasihan mbakmu nanti khawatir Kalau Mas lama-lama keluar rumah. "wajah Mas Bambang mendownload ajakanku dan segera berlalu mengendarai motornya.


" bagaimana dek Apa kata dokter tadi? " tanya Mas Faruq saat aku sudah duduk dan sedang menghidangkan makanan untuk kami.


" Kata dokter aku tidak apa-apa Mas hanya syok aja karena kejadian tadi titik tetapi Alhamdulillah tidak berpengaruh pada si dedeknya. "ucapku pada mas Faruq.


" Besok aku akan membeli HP baru Mas Tetapi kalau soal Berhenti bekerja, maaf ya Mas aku tidak bisa karena aku sudah enak bekerja di sana. bagian aku tidak tahu harus mengerjakan apa di rumah kan aku bosan Mas " ucapku pada Mas Faruq.


aku pun menggenggam tangan mas Faruq dan duduk di sebelahnya.


" Maaf ya Mas Bukannya aku tidak menuruti kata-katamu tetapi aku bingung harus ngapain di rumah. sedangkan kamu harus bekerja dari pagi sampai sore, biarkan aku bekerja ya Mas itu juga hiburan untukku karena bertemu dengan teman-teman. "ucap ku memohon pada Mas Faruq.


Mas Faruk pun menetap mataku dalam-dalam dan dia menghelakan nafas kasar.


" tapi Mas khawatir padamu Dek takut nanti kejadian seperti ini terulang kembali."ucap Mas Faruq padaku.

__ADS_1


"lagian tadi aku juga coba menelpon mau masuk tapi tidak kamu angkat-angkat. makanya aku pesen taksi online saja. "ucapku sedikit cemberut padanya.


Dia pun cengengesan sambil mengeruk kepalanya yang mungkin tidak gatal.


" maafkan mas kalau soal itu ya Dek, tadi perut Mas sakit sekali sepertinya Mas diare. makanya telepon dari kamu tidak Mas angkat. Setelah tahu ada telepon darimu Mas langsung menghubungimu dan nomor hp-mu tidak aktif lagi. saat itu juga Mas cemas dan berpikiran negatif. Mas takut terjadi sesuatu yang buruk padamu dan calon anak kita. ternyata kekhawatiran mas terbukti, makanya mas mintamu untuk Berhenti bekerja saja ya. "ucapnya membalas genggaman tanganku.


" lain kali aku akan lebih hati-hati lagi Mas. aku mohon Mas jangan suruh aku untuk Berhenti bekerja. aku mohon maaf ya ya please. "ucapku memohon padanya.


" Baiklah kalau begitu mulai besok mas akan mengantar jemputmu bekerja." ucap balasnya Lagi.


" tapi Mas kan masih belum sehat dan masih butuh waktu untuk pemulihan. biar saja aku naik ojek saja ya Mas kalau perlu aku langganan ojek sama pak Joko tetangga kita itu. dia kan mengojek mas. "ucapku lagi memberi ide padanya.


" baiklah kalau itu pilihanmu, Mas hanya bisa berdoa supaya kamu selalu dilindungi Allah dan terhindar dari segala marabahaya. "ucapnya akhirnya mengalah.


kami pun akhirnya menyudahi makan yang sempat tertunda.


saat sedang berbaring di tempat tidur aku pun melihat ke arahnya. aku sangat bersyukur kepada Allah yang telah memberikan jodoh pria baik hati yang mau menerima kekuranganku dan tulus menyayangiku.


" Kamu kenapa dari tadi Melihat mas terus. Mas tahu Mas ganteng Makanya kamu tidak berkedip Melihat mas kan? "ucapnya membuka mata.


aku pun sedikit gelagapan karena ketahuan Tengah melihatnya sedang tidur. aku pikir dia sudah tidur makanya aku berani menatapnya, ternyata dia mengetahui kalau aku sedang melihatnya tidur.


" Ih Mas apaan sih Kapan aku menatapmu aku cuman terbangun saja dan melihat sebentar ke arah mu. "ucapku tidak mau ngaku.


" Ah masa sih mas nggak percaya tuh Kenapa mukamu merah seperti itu, kalau kamu tidak sedang ketahuan melihat Mas. "ucapnya lebih menggodaku.

__ADS_1


" Udah ah aku ngantuk aku mau tidur dulu. "ucapku membelakanginya sambil meredam mukaku yang sangat memerah.


Dia pun memelukku dari belakang dan kami pun tertidur sampai pagi.


__ADS_2