Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 98


__ADS_3

...°°°°Pacaran Halal°°°°...


"yes, I'm serious, honey, this is a Herley motorbike like yours before"ucap Putri.


"Terimakasih umma "ucap Gus Malik memeluk tubuh sang istri.


"Sama sama Abi ini gak seberapa dari besar cinta Abi buat kita"ucap Putri.


"Oh iya ngomong ngomong umma dapat dari mana motor Herley ini"tanya Gus Malik.


"Beli lah bi ini surat surat lengkap,tapi maaf hanya second iya bi hehehe,mau beli di Eropa takut kelamaan datangnya"ucap Putri cengengesan.


"Emang umma beli kesiapa"tanya Gus Malik.


"Ke sahabatnya umma di Jakarta namanya Candra dia pencinta moge dia punya 2 tapi yang ini jarang di pakek jadi umma beli beberapa hari yang lalu langsung di suruh di kirim saat itu juga eh ternyata tibanya sekarang hehehe"ucap Putri.


"Ngomong ngomong umma kan belum dapat uang bulanan dari Abi"ucap Gus Malik.


"Terus bayarnya gimana"tanya Gus Malik.


"Ye emang uang bulanan dari Abi di pakek enggak kok umma pakek punya umma sendiri buat beli ini lagian murah kok"ucap Putri .


"Berapa umma"tanya Gus Malik.


"248 juta"ucap Putri sambil cengengesan.


"Oh 248 jut-..."belum sempat kalimat tersebut Gus Malik langsung kaget.


"Hah 248 juta umma"tanya Gus Malik kaget.


"Iya"ucap Putri spontan.


"Heh heh heh ,umma itu mahal banget umma sayang"ucap Gus Malik sembari tertawa entah bahagia atau bagaimana yang jelas dirinya tertaw sendiri.


"Enggak kok lagian pengorbanan Abi lebih besar dan amat mahal jika di uangkan"ucap Putri sembari memeluk tubuh sang suami.


"Terimakasih iya Abi atas pengorbanan Abi buat umma ,Aslan dan Aslani "sambung Putri.


"Sama sama umma,nantik ikut Abi naik ini untuk jalan jalan oke umma "ucap Gus Malik.


"Memang mau kemana Abi"tanya Putri.


"Pacaran halal"ucap Gus Malik.


"Terus Aslan dan Aslani gimana Abi"tanya Putri.


"Titip ke umi dan Abah siapa tau neneknya mau main umma"ucap Gus Malik


"Baiklah tapi jangan lama lama iya Abi takut anak anak malah ngerepotin Abah dan umi"ucap Putri.


"Iya umma"ucap Gus Malik.


Gus Malik merencanakan makan malam bersama sang istri tercinta di restoran miliknya Gus Malik sudah menelepon pihak manager untuk menyiapkan tempat khusus di balkon restoran tersebut.

__ADS_1


Sedangkan Gus Rohman dan Aisyah sedang membaca Al Qur'an lantunan ayat ayat suci Al-Quran bak cinta yang selalu hadir untuk sang maha pencipta dari kedua insan yang sedang menjalani ibadah seumur hidup tersebut Gus Rohman akan ke pondok pesantren Al Fattah jika papa mertua Gus Malik pulang dari Belanda.


"Anak anak Abati sehat di dalam sana tidak kangen Abati tengokin"tanya Gus Rohman sembari mencium perut sang istri yang membulat.


"Hais Abati bilang aja kalo mau mintak jatah"ucap Aisyah sembari mengerucutkan bibirnya.


"Hehehe iya Ami Abati memang pengen mintak jatah"ucap Gus Rohman sembari mengusel ngusel rambut sang istri.


"Subhanallah Abati benar benar kelewatan kalo mintak jatah malah di banyak ke si utun"ucap Aisyah sambil mengerutkan keningnya.


"Iya sudah boleh tidak Abati tengokin si utun"tanya Gus Rohman.


"Boleh saja asal jangan kasar kasar"ucap Aisyah.


"Subhanallah memang Abi pernah kasar"tanya Gus Rohman.


"Padahal memang iya sih kalo sudah dapet jatah pasti kasar hehehehe "gumam Gus Rohman dalam hati.


Gus Rohman dan Aisyah sedang melakukan ibadah cocok tanam padahal sebentar lagi waktu shalat ashar.


Sedangkan Gus Malik dan Putri membawa Aslan dan Lani ke dhalem setelah shalat ashar berjamaah di masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH untuk menitipkan Aslan dan Aslani ke umi dan Abah.


"Assalamualaikum Abah"ucap Gus Malik dan Putri.


"Waalaikum salam nak"ucap kiyai Alwi.


"Eh cucu opa datang"ucap kiyai Alwi.


"Bah kita titip Aslan dan Aslani boleh kita mau pacaran mumpung malam Minggu nanti"ucap Gus Malik.


Setelah adzan Maghrib berkumandang di masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH Gus Malik dan seluruh keluarga melaksanakan shalat magrib berjamaah di masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH setelah selesai shalat magrib Gus Malik dan Putri berangkat untuk malam mingguan.


"Abah kami pamit berangkat iya bah"ucap Gus Malik.


"Iya sudah hati hati nak"ucap kiyai Alwi.


"Assalamualaikum "ucap Gus Malik dan Putri pamit untuk berangkat malam mingguan sekaligus kencan.


"Waalaikum salam"ucap kiyai Alwi dan umi Sarah.


Gus Malik dan Putri mengendarai motor Herley untuk menuju restoran untuk berkencan.


"Gimna umma seru gak naik motor"tanya Gus Malik.


"Seru banget bi"ucap Putri.


"Nantik Aslan dan si utun kalo cwok bakalan kayak abinya pasti ini"ucap Putri.


"Kenapa memangnya umma "tanya Gus Malik.


"Iya suka motor "ucap Putri.


"Umma mau beli sesuatu tidak"tanya Gus Malik.

__ADS_1


"Umma pengen beli jagung rebus Abi"ucap Putri.


"Iya sudah nantik kita cari iya umma"ucap Gus Malik.


"Ye makasih Abi "ucap Putri sembari memeluk sang suami dari belakang.


"Abi enakan naik motor daripada pakek mobil bi"ucap Putri.


"Memang kenapa umma"tanya Gus Malik.


"Iya bisa peluk Abi dari belakang ketimbang naik mobil cuma bersebelahan"ucap Putri.


"Hemme begitu iya umma sayang "ucap Gus Malik.


"Umma kapan kapan kita jalan jalan keliling Jember naik motor gimana mau gak"tanya Gus Malik.


"Boleh bi tapi kalo Aslan dan Aslani sudah dewasa dan si utun kalo sudah lahiran iya bi"ucap Putri.


"Iya umma sayang"ucap Gus Malik


Di perjalanan Gus Malik dan Putri bercanda ria sambil bermotor banyak pengendara yang melihat mereka berdua yang sangat bahagia para pemuda-pemudi yang hanya berstatus pelajar dan pacaran hanya bisa menikmati melihat kemesraan Gus Malik dan Putri. Beberapa saat kemudian Gus Malik dan Putri sudah tiba di restoran tempat untuk berkencan dan makan malam romantis.


"Umma tutup mata dulu"ucap Gus Malik.


"Emang mau kemana Abi"tanya Putri.


"Tutup aja umma"ucap Gus Malik.


Gus Malik menutup mata Putri dengan main hitam yang sudah di sediakan untuk memberikan kejutan kepada sang istri dan mengandeng tangan sang istri untuk berjalan menaiki tangga untuk menuju ruftof tempat dirinya dan sang istri berkencan.


"Abi sudah Sampek"tanya Putri.


"Bentar lagi nyampek umma sabar"ucap Gus Malik yang sedang menyuruh beberapa vokalis Band yang mentas di restoran tersebut untuk bersiap siap.


"Hitungan ketiga buka matanya iya umma"ucap Gus Malik.


"1...."


"2….."


"3..buka mata nya umma"ucap Gus Malik.


Putri membuka matanya secara perlahan....


Maaf kemarin salah Up


Ig: Afan_di1210


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~

__ADS_1


Insyaallah saya akan usahakan up setiap hari terimakasih~~~~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~~~


__ADS_2