Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 106


__ADS_3

Keesokan harinya Aisyah sudah di perbolehkan untuk pulang dari rumah sakit bersama ketiga bayi mungil nya Husain,Hasan dan Hasana mereka sudah di perbolehkan untuk pulang kembali ke pondok pesantren Al BAROKAH di pondok pesantren Al BAROKAH seluruh santri dan santriwati sudah menyiapkan sebuah penyambutan kepada seluruh keluarga besar Kiyai Alwi dan kiyai Fattah yang akan kembali dari rumah sakit.


Gus Malik bersama Gus Yusuf dan Gus Wahab mempersiapkan acara penyambutan sudah dari kemarin karena sudah 1 Minggu selepas persalinan yang Aisyah lakukan di rumah sakit Gus Malik menyuruh seluruh ustadz dan ustadzah memimpin para santri dan santriwati untuk membersihkan seluruh pondok sedangkan Putri,Ning Salwa dan Ning Royhana meminta bantuan para santriwati untuk membersihkan kamar Aisyah dan Gus Rohman menyuruh santri untuk membantu membawa box bayi berukuran besar untuk 3 bayi sekaligus ke kamar tersebut di letakkan di samping tempat tidur Gus Rohman dan Aisyah kamar yang cukup luas tersebut sangat cukup untuk di letakan box bayi untuk 3 bayi kembar.


Putri merapikan pempres yang akan di gunakan untuk ketiga keponakannya di taruh di lemari yang khusus untuk pakaian ketiga bayi dan pempersnya.


"Mbak udh semua ini tinggal tunggu kepulangan Aisyah dan yang lain "ucap Putri.


"Iya nih gak kerasa banget sudah jam 11:00 sebentar lagi sudah masuk waktu shalat dhuhur "ucap Ning Royhana.


"Oh iya makanan juga sudah siap untuk kedatangan mereka semua tinggal menunggu mereka pulang"ucap Ning Salwa.


"Bagus lah mbak ,saya mandi dulu iya mbak boleh mintak tolong temenin Aslan dan Aslani terlebih dahulu mbak "tanya Putri kepada mbak ipar nya.


"Bolehah sana mandi dulu biar mbak yang nemenin Aslan,oh iya Susu Formula sudah ada di dalam kulkas iya mbak tinggal hangatkan saja saya sudah gak bisa ngeluarin Asi karena saya hamil itu mbak"ucap Putri.


"Iya sudah tenang saja"ucao Salwa.


Putri langsung bergegas menuju kekamar mandi untuk membersihkan badannya, sedangkan di rumah sakit Aisyah di temeni oleh seluruh keluarga besar nantik setelah Ashar kalo tidak ada keluhan lagi sudah di perbolehkan untuk pulang ke pondok pesantren Al BAROKAH.


"Abati kapan pulang"tanya Aisyah kepada sang suami.


"Tunggu nantik setelah Selesai shalat ashar kalo kamu tidak ada keluhan lagi sudah di perbolehkan untuk pulang kata dokter Ami"ucap Gus Rohman kepada sang istri.


"Hmmm padahal sudah kangen banget dengan kasur rumah"ucap Aisyah sembari mengerucutkan bibirnya.


"Sudah iya tunggu di sini dulu mas mau mengurus semua pembayaran rumah sakit nya dulu biar kamu di temani sama Abah dan yang lainnya"ucap Gus Rohman.


"Bah,umi ,Abi umma saya mau mengurus pembayaran rumah sakit dulu iya bah"ucap Gus Rohman kepada kedua kiyai Alwi dan kiyai Fattah.


"Iya sudah nak silahkan"ucap kiyai Alwi.


"Alhamdulillah iya kiyai kita punya banyak cucu sekarang tinggal Istri dari Gus Yazid yang tinggal di rumah masih hamil usia 4 bulan 3-4 bulan"ucap kiyai Fattah.


"Di rumah ada 2 cucu kembar dari Putri ,2 cucu yang lainnya membantu kakeknya di Madinah sambil kuliah di sana ,2 perempuan masih kelas 7 Mts ,3 cucu kembar yang masih di sini dan 3 cucu lainya mondok di Sidogiri Pasuruan "ucap kiyai Alwi.


"Dan satu lagi masih ada di dalam perut Putri Abah"ucap umi Sarah.

__ADS_1


"Wah Alhamdulillah kalo begitu makin banyak cucu makin rame kalo sudah lebaran ini"ucap umi Salamah.


"Kita adakan pertemuan satu bulan sekali di pondok pesantren Al BAROKAH dan Al Fattah biar bisa berkumpul"ucap umi Sarah.


"Wah ide bagus Nyai"ucap umi Salamah.


Beberapa saat kemudian Alexander Bramasta dan Elice Salsabilla tiba di ruang rawat inap Aisyah.


"Assalamualaikum"ucap Alex.


"Waalaikum salam ,eh pak Alex bagaimana sehat pak"tanya kiyai Fattah


"Alhamdulillah sehat kiyai "ucap Alex.


"Alhamdulillah berkat bantuan anda pondok pesantren Al Fattah semakin luas tinggal pembangunannya pak yang belum selesai"ucap kiyai Fattah.


"Bukan karena saya pak kiyai tapi karena Rezeki yang di berikan yang maha kuasa kepada saya jadi saya bisa membantu pak kiyai betul kan kiyai Alwi "ucap Alex.


"Betul Alex rezeki kita harus selalu di manfaatkan untuk kepentingan masyarakat sekitar agar rezeki kita selalu mengalir dan berkah"ucap kiyai Alwi.


Sedangkan mama Elice menuju ke Aisyah.


"Alhamdulillah ma saya baik anak anak juga baik"ucap Aisyah.


"Oh iya kemarin mama sudah belikan Box bayi sudah di taruh di kamar mu nak"ucap mama Elice.


"Wah ma kok repot repot buat beli box bayi untuk kita sih "ucap Aisyah.


"Gak apa apa mereka kan cucu kami juga nak"ucap mama Elice sembari tersenyum.


"Hehe makasih ma"ucap Aisyah.


"Pulang jam berapa nak"tanya mama Elice.


"Nantik jam 3 habis ashar ma"ucap Aisyah.


"Iya sudah biar nantik di jemput mobil papa Alex yang Alphard iya biar bisa masuk semua umi sama umma sekaligus mama"ucap mama Elice.

__ADS_1


"Terserah mama saja bagaimana baiknya"ucap Aisyah.


"Iya sudah kamu istirahat dulu mama mau menghubungi sopir papa dulu iya"ucap mama Elice.


"Iya ma"ucap mama Elice.


"Buk nyai saya mau nelfon sopir saya dulu iya biar di bawakan mobil yang lebih luas biar bisa satu mobil dengan Aisyah"ucap mama Elice kepada umi Sarah dan umi Salamah.


"Iya sudah kalo begitu buk"ucap umi Sarah.


Mama Elice menelfon supir pribadi milik nya dan di suruh ke rumah sakit untuk menjemput dirinya sekaligus Aisyah dan cucunya.


Di pondok pesantren Al Fattah Gus Yazid dan Alya sudah kembali karena pondok pesantren Al Fattah sepi tidak ada orang kecuali para santri dan santriwati yang sedang membantu pembangunan pesantren Al Fattah Gus Yazid dan Gus Wafiq mengawasi sambil membantu para santri yang tengah membangun pondasi pondok pesantren yang cukup luas untuk Asrama laki laki, sedangkan santriwati di berikan tugas untuk memberikan minuman dan gorengan kepada santriwati yang tengah membangun pondasi bersama para tukang.


Setelah beberapa saat kemudian adzan Ashar berkumandang di pondok pesantren Al Fattah seluruh santri dan santriwati menghentikan kegiatannya untuk menunaikan ibadah shalat Ashar berjamaah kecuali yang sedang berhalangan , Azizah menjadi imam shalat ashar berjamaah di masjid asrama perempuan di awasi oleh para ustadzah yang lainnya.


Alya sudah tidak lagi bersekolah di karenakan sedang dalam keadaan hamil di dia sekolah dari rumahnya di awasi oleh suaminya.


Setelah selesai shalat ashar berjamaah Gus Yazid menemui sang istri yang berada di dhalem yang sedang di temani oleh mbak iparnya.


"Assalamualaikum"ucap Gus Yazid saat sudah masuk ke rumah.


"Waalaikum salam "ucap Azizah dan Alya


"Kamu sudah makan mas"tanya Alya kepada sang suami.


"Belum lah sayang kan baru pulang"ucap Gus Yazid


"Hehehe iya sudah ayok makan mas sudah saya siapkan "ucap Alya.


"Alhamdulillah kalo begitu ayok kita makan bersama"ucap gus Yazid.


Tiba tiba Alya merasakan mual dan pusing.


Hooekk


Hooekk

__ADS_1


Membuat Gus Yazid bingung.


Gus Yazid langsung bertanya kepada mbak iparnya dengan keadaan sang istri .


__ADS_2