
...°°°°Jalan Jalan Keliling Situbondo°°°°...
Di pondok pesantren Al BAROKAH seluruh santri sudah terbangun karena sudah Adzan subuh berkumandang di masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH seluruh santri dan santriwati sudah berada di masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH setelah selesai shalat subuh berjamaah seperti biasa Gus Malik memberikan tausiyah dan kajian kitab.
Setelah selesai mengajar Gus Malik kembali ke rumah untuk sarapan pagi seperti biasa Putri di bantu para santriwati yang berhalangan karena Putri harus mengasuh kedua bayi mungil tersebut sekaligus memasak untuk sang suami setelah selesai memasak ,Putri membersihkan badan untuk menyambut kedatangan sang suami yang baru pulang dari pesantren.
"Assalamualaikum"ucap Gus Malik saat membuka pintu rumah.
"Waalaikum salam Gus"ucap Diana santriwati yang sedang mengasuh Aslan.
"Kemana Ning Putri "tanya Gus Malik kepada Diana.
"Ning sedang siram(mandi)Gus "ucap Diana sopan.
"Oh iya sudah nantik setelah Ning selesai kamu makan bersama kami iya"ucap Gus Malik.
"Kulo sampun dahar Gus ( saya sudah makan Gus)"ucap Diana dengan logat bahasa Jawa.
"Saya tau kamu bohong,wong santri dan santriwati belum pada makan"ucap Gus Malik.
"Tidak usah malu karena saya ini orang tua mu di pesantren "sambung Gus Malik.
Santriwati tersebut langsung menundukan kepala karena ketahuan bohong
Dasar santri kalo belom makan iya ngomong belum kenapa hahahah ketahuan kan Mak Lum mantan santri tau semua tentang santri bilang sudah tapi belum hahaha.
Setelah beberapa saat Putri sudah selesai mandi tak lama kemudian mereka bertiga makan bersama tak terasa usia Aslan dan Lani sudah 3 bulan lebih Aslan dan Lani sudah bisa membalikkan badannya dari posisi telentang hingga tengkurap.
"Bi kita kerumahnya mama yok"ajak putri kepada sang suami.
"Iya ayok umma,sapa tau Aslan dan Lani kangen Oma sama Opa di sana"ucap Gus Malik
Setelah selesai sarapan pagi mereka bertiga bersama Diana berangkat menuju ke rumah mama Elice Gus Malik menyuruh Diana untuk memanggil Zainab untuk membantu mengasuh Aslan dan Aslani.Setelah Diana memanggil Zainab mereka berempat dan kedua bayi mungil tersebut berangkat menuju ke rumah mama Elice.
Beberapa saat kemudian mereka sudah tiba di rumah mama Elice di sana mama Elice sedang menyiram tanaman yang di sediakan di minsion sang papa mertua, membuat Diana dan Zainab tertegun sejenak melihat kemegahan minsion milik papa mertua dari Gus Malik.
"Mbak Zai ini rumah apa istana"tanya Diana kepada Zainab.
"Ini rumah rasa istana dek an"ucap Zainab kepada Diana.
__ADS_1
"Assalamualaikum mama "ucap Gus Malik dan Putri.
"Waalaikum salam haduh cucu Oma datang ke sini"ucap mama Elice sembari berjalan menuju ke arah Putri dan Gus Malik.
"Assalamualaikum Bu"ucap Diana dan Zainab sopan sembari mencium punggung tangan sang mertua dari Gus Malik.
"Waalaikum salam eh cantik cantik santriwati mu Malik cobak saja mama punya anak cowok pasti mama Carikan jodoh dari santriwati mu Malik "ucap mama Elice sembari bercanda.
"Mari masuk ke dalam "ucap mama Elice kepada kedua santriwati.
"Enggeh Bu"ucap Zainab dan Diana sopan.
"Mau minum apa kalian nak"tanya mama Elice kepada anak dan menantunya dan santriwati.
"Terserah mama saja aku dan abinya Aslan dan Lani minum apa saja mau ma,kalian mau minum apa"tanya Putri kepada santriwati.
"Terserah Ning kami berdua ngikut"ucap Zainab.
"Oh iya kalian kalo mau bermain di taman silahkan nak tidak apa apa"ucap mama Elice sembari mengendong Aslan.
"Enggeh Bu"ucap Diana sopan.
Santriwati tersebut Melihat ke arah Ning Putri untuk meminta persetujuan dari Ning Putri dan Putri yang melihat kedua santriwati tersebut dirinya langsung menganggukkan kepala menandakan bahwa dirinya setuju .
"Baik Bu"ucap Diana dan Zainab bersamaan.
Mereka bertiga pun keluar dari minsion mewah milik mama Elice dan papa Alex menuju ke taman belakang rumah di sana ada kolam ikan yang cukup luas tak beberapa lama kemudian Putri menyusul mama Elice untuk menayakan papa Alex berada di mana.
"Ma papa kemana"tanya Putri kepada mama Elice.
"Papa sekarang sibuk sayang berada di Jakarta soalnya ada rapat penting di sana dengan paman mu Alexis "ucap mama Elice.
"Oh berarti mama sendiri cumak sama bibi "tanya Putri kepada sang mama.
"Iya mama kan sudah terbiasa sendiri di rumah nak apa lagi papa sering keluar negeri untuk menengok nenek kamu yang sudah sepuh di sana"ucap mama Elice.
"Memang nenek tidak bisa di Bawak ke indo iya ma"tanya Putri.
"Tidak nak nenek sudah gak bisa berjalan apa kamu mau mengunjungi nenek "tanya mama Elice.
__ADS_1
"Tidak ma lagian anak anak tidak bisa di ajak jalan jauh ma"ucap Putri.
"Iya sudah doakan nenek agar cepat sembuh biar bisa ke indo meskipun di Belanda ada paman Alexis Bramasta "ucap mama Elice.
"Iya ma"ucap Putri
Di pondok pesantren Al Fattah acara resepsi pernikahan di sana akan di adakan bulan depan setelah Aisyah 1 bulan lebih Situbondo usia kandung Aisyah sudah berada di ke 5 bulan lagi,Gus Rohman ingin mengajak Aisyah untuk berkeliling Situbondo.
"Sayang kita jalan jalan yuk"ajak Gus Rohman.
"Ayok mas"ucap Aisyah.
"Kita kemana ini sayang ke pantai atau ke alun alun Situbondo"tanya Gus Rohman.
"Ke pantai dulu mas nantik malam kita lanjut ke alun alun "ucap Aisyah.
"Baiklah kalo begitu kita kepantai dulu "ucap Gus Rohman.
Akhirnya Gus Rohman melajukan mobilnya membelah jalanan untuk menuju pantai pasir putih di perjalan Aisyah sangat manja kepada sang suami, kandungan Aisyah yang sudah berjalan ke usia 5 bulan lebih besar dari kandungan mbak Putri saat berusia 5 bulan Gus Rohman hanya bisa selalu mendoakan Aisyah agar selalu diberikan kesehatan kepada dirinya dan sang anak.
sesampainya di pantai pasir putih Gus Rohman memarkirkan mobilnya setelah itu mereka berdua keluar untuk berjalan jalan menuju pantai sembari berjalan kaki sembari bermain pasir di tepi pantai.
"Mas aku pengen minum air degan"ucap Aisyah kepada sang suami.
"Iya sudah ayok beli di sana sayang"ucap Gus Rohman sembari menunjuk pedagang es degan.
"Bu es degannya 2 "ucap Gus Rohman kepada pedagang es tersebut.
"Iya mas tunggu iya"ucap pedagang es tersebut.
Beberapa saat kemudian setelah membeli es degan ada beberapa cowok yang menganggu Aisyah...
FB:Afan Di
Bagaimana selanjutnya~
Bersambung~
Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~
__ADS_1