Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 55


__ADS_3

°menceritakan tentang santri°


Gus Malik sudah lama tidak mengajar mulai dari sebelum liburan keliling Eropa Gus Malik sudah tidak mengajar lagi dia sudah berhenti menjadi dosen sekarang dia fokus ke hotel dan perusahaannya dan fokus kepada sang istri dan kedua baby twins yang sudah hadir di keluarga kecilnya.


10 hari lagi Akikah Aslan dan Aslani akan di gelar dengan meriah di pondok pesantren Al BAROKAH seluruh santri dan ustadz membantu membangun tenda tenda untuk para tamu undangan dan keluarga besar Kiyai Alwi,kiyai Fattah dan Alex para santri sibuk mengurus undangan yang di bagikan kepada seluruh masyarakat sekitar pesantren dan keluarga dari pada santri dan santriwati meskipun ada segelintir orang yang tidak menyukai keluarga kiyai Alwi tetap mereka undang agar bisa memberikan doa kepada cucunya.


"Abi satu bulan lagi kan ada acara 4 bulanan Aisyah bagaimana kita atur sendiri Abi biar rame juga "ucap Putri mengusulkan 4 bulanan Aisyah di gelar dengan sangat meriah karena dia adalah bungsu di keluarga Tersebut.


"Hemmm Abi setuju umma kalo mau umma begitu Abi bakalan bikin semeriah mungkin akikah adik bungsu Abi itu"ucap Gus Malik.


"Umma Abi kangen itu"sambung Gus Malik sambil menunjuk ke arah yang di isap oleh Aslan membuat Putri memicingkan matanya.


"Ih dasar Abi genit"ucap Putri ketus.


"Tunggu lah Abi kan 10 hari lagi sudah buka puasa "ucap Putri sambil mengusel ngusel dada bidang milik suaminya.


"Umma tau gak para santri pas di datangin Sapi sapi dan kambing kambing dan sembako yang mau di buat akikah Reaksinya gimana"ucap Gus Malik menceritakan tentang para santri yang menurunkan semua sapi, kambing,dan sembako yang di buat akikah.


"Memang bagaimana bi"tanya Putri.


"Mereka semua langsung lemas Sapi sebanyak 1500 ekor,Kambing 1500 ekor dan sembako 10 truk mereka semua langsung lemas belum turun sapi dan kambing yang masih berada di atas truk,sembako nya sudah tiba di pesantren"ucap Gus Malik mengingat kejadian beberapa minggu yang lalu.


"Hah kasian banget mereka bi apa lagi masih di suruh menjaga sapi bergantian setiap hari selama 1 bulan pasti mereka capek banget iya bi,Abi tidak memberikan uang kepada mereka semua"tanya Putri tidak enak.


"Sudah Abi kasik setiap orang di kasih 200 Ribuan persantri umma,Abi juga tidak tega melihat santri santri yang kelelahan menjaga sapi hingga dari malam hingga terbit kadang Abi juga pesenin kopi ke kantin dan gorengan buat mereka semua yang menjaga Sapi dan kambing"ucap Gus Malik.


"Iya sudah nantik selepas ujian semester 2 mereka semua kita ajak jalan jalan ke Jogja bi"usul Putri ingin mengadakan liburan.

__ADS_1


"Itu mah memang tiap tahun umma kita semua liburan setelah liburan mereka semua pulang ke rumah masing masing hanya saja ada beberapa santri yang tinggal di sini yang Yatim Piatu menetap di sini umma"ucap Gus Malik beberpa bulan lagi mereka akan ujian semester 2.


"Owlah begitu ya Abi ,itu ada gak santriwati yang tidak mempunyai keluarga kita bisa minta bantuan mereka setelah kita pindah rumah,kita beri pekerjaan kepada mereka untuk membantu umma buat mengasuh anak anak"usul Putri ingin mempekerjakan santriwati untuk mengasuh kedua anaknya ketika mereka pindah.


"Ide yang brilian kita juga bisa membuat toko di samping rumah untuk mempermudah santri dan santriwati yang hendak keluar karena kekurangan sabun atau apalah kita bisa juga mempekerjakan santriwati dan santri Yatim piatu kita bisa beri gaji kepada mereka semua"ucap Gus Malik.


"Baiklah kita kumpulkan Para santri dan santriwati Yatim Piatu setelah liburan ke Jogja yang menetap di pesantren"sambung Gus Malik


"Ye makasih Abi sayang "ucap Putri sambil meletakkan Aslan di box bayinya.


"Iya sudah kita makan yuk perut Abi sudah bunyi mulai tadi"ucap Gus Malik.


"Iya Abi bawak Aslan umma bawak Lani"ucap Putri mengendong Lani turun kebawah untuk sarapan.


Elice dan Alex masih mengurus surat surat pindah ke Jember agar lebih dekat dengan kedua cucunya setelah sudah di beri informasi kalo ada rumah agak jauh dari pesantren mungkin ½ jam dari pesantren agar bisa tiba di rumah milik Elice dan Alex rumah tersebut tergolong berada di perumahan mewah.Elice semakin sering ke pesantren untuk membantu Putri menjaga kedua cucunya dan menemani Aisyah yang perutnya masih rata karena masih berumur 3 bulan.


"Ini cucu Oma dan nenek"ucap Putri sambil memberikan Lani kepada mamanya.


"Mama Putri titip Lani dulu iya mau sarapan dulu soalnya dari tadi di minum terus sama kedua cucu mama dan umi"ucap Putri menyerahkan Lani.


"Aslan gak mau gendong nenek "ucap umi Sarah berniat mengambil Aslan dari gendongan Abinya .


"Ini nenek Aslan juga mau main sama nenek"ucap Gus Malik menyerahkan Aslan kepada umi Sarah.


"Iya sudah kalian berdua sana makan dulu biar mereka bersama Oma dan neneknya"ucap mama Elice menyuruh Gus Malik dan Putri untuk sarapan siang.


"Iya mama kami pamit keruang makan dulu iya"ucap Gus Malik.

__ADS_1


Setelah menyerahkan kedua Beby twins tersebut Gus Malik dan Putri sarapan,Putri sarapan dengan sup bayam agar ASI-nya selalu banyak untuk kedua baby twins tersebut Putri selalu memompa ASI dan beberapa botol agar saat Putri kelelahan bisa istirahat dan Gus Malik bisa mengambil asi yang di pompa oleh Putri di kulkas untuk kedua Baby Twins tersebut.


Setelah selesai sarapan Mereka berdua berkumpul di ruang keluarga untuk mengobrol dengan seluruh keluarga yang berada di sana Ning Royhana sudah tidak lagi berangkat ke Madinah dia menetap di Jember suami Ning Royhana akan kembali dari Madinah beberapa hari lagi sekaligus bersama anak anak untuk pulang ke Jember.


"Oh iya mbak Hana tidak kembali lagi ke Madinah"tanya Putri kepada mbak iparnya.


"Enggak dek put mbak mau netap di Jember sudah cukup lama mbak di Madinah kasian umi sama Abah sudah pada tau"ucap Royhana ingin menemani kedua orang tuanya yang sudah beranjak sepuh di pondok pesantren.


"Hmmmm mbak mau tinggal di pondok atau di luar setelah ini"tanya Putri.


"Mungkin mbak bakalan tinggal di rumah mbak sendiri di samping asrama perempuan kan rumah mbak "ucap Royhana.


"Iya sudah kapan kapan kita main kesana iya mbak"ucap Putri.


"Iya dek put"ucap Royhana


Tapi baru saja Royhana mengobrol tentang sang suami Ning Royhana sudah di beri kabar bahwa sang suami dan anak anaknya sudah tiba di Bandara.


Ig:@Afan Di


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~

__ADS_1


__ADS_2