Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 73


__ADS_3

...°°°°Tiba Di Pesantren Al Fattah°°°°...


Beberapa jam kemudian Gus Rohman tiba di pesantren Al Fattah di sana sudah ada banyak santri yang akan menyambut kedatangan Gus Rohman dan sang istri, Aisyah yang mengenakan cadar warna hitam membuat para santri dan santriwati penasaran dengan wajah dari istrii Gus nya tersebut.


Gus Rohman dan Aisyah di sambut dengan suara rebanan dan shalawat karena sudah sekian lama Gus Rohman meninggalkan pesantren Al Fattah,kemudian Gus Rohman memperkenalkan sang istri kepada seluruh santri dan santriwati Al Fattah.


"Assalamualaikum"ucap Gus Rohman


"Waalaikum salam Gus"ucap seluruh santri dan santriwati.


"Perkenalkan ini istri saya namanya Siti Aisyah panggil saja Ning Aisyah"sambung Gus Rohman memperkenalkan sang istri kepada seluruh santri dan santriwati.


"Sudah iya kami berdua pamit ke dhalem (rumah kiyai), Assalamualaikum"ucap Gus Rohman pamit.


"Waalaikum salam Gus Ning "ucap seluruh santri dan santriwati.


Gus Rohman dan Aisyah menuju kediaman kiyai Fattah di sana sudah di siapkan hidangan makan malam karena mereka berdua tiba di pesantren Al Fattah lepas shalat magrib Gus Rohman dan Aisyah makan malam bersama kiyai Fattah,umi Salamah dan Gus Yazid sedangkan Gus Wafiq sudah pulang kerumahnya.


Setelah selesai shalat isya berjamaah Gus Rohman dan Aisyah sudah berada di kamarnya mereka berdua pun langsung beristirahat sampai lupa mengabari umi dan Abah di pondok pesantren Al BAROKAH.


Di pondok pesantren Al BAROKAH kiyai Alwi dan umi Sarah sedang khawatir karena Gus Rohman dan Aisyah tidak mengabari sudah sampai atau tidak di pondok pesantren Al Fattah.


"Abah coba telefon kiyai Fattah sana"ujar umi Sarah.


"Iya umi ini Abah telfon dulu iya"ucap kiyai Alwi.


Setelah beberapa saat kemudian telepon tersebut sudah tersambung dan kiyai Alwi langsung menayakan kedua anak dan menantunya tersebut apakah sudah tiba apa belum.


["Assalamualaikum Fattah, Aisyah dan Rohman sudah tiba di pesantren"]tanya kiyai Alwi kepada besannya.


["Waalaikum salam, mereka berdua sudah tiba tadi selepas shalat magrib"]ucap kiyai Fattah.


["Alhamdulillah kalo begitu terimakasih iya Fattah "]ucap kiyai Alwi.


["Iya sama sama ,saya paham kalian pasti khawatir "]ucap kiyai Fattah.


["Iya sudah Assalamualaikum Fattah saya cumak mau menanyakan kedua anak kita "]ucap Kiyai Alwi.


["Iya tidak apa apa waalaikum salam "] ucap kiyai Fattah.


Tut suara telepon sudah tidak terhubung.


"Alhamdulillah umi mereka sudah nyampek di Situbondo"ucap kiyai Alwi memberi tahukan kepada sang istri.


"Alhamdulillah kalo begitu Abah umi bisa tenang sekarang"ucap umi Sarah.

__ADS_1


"Iya sudah umi istirahat sudah malam"ucap kiyai Alwi menyuruh sang istri beristirahat.


"Baik Abah"ucap umi Sarah.


Kiyai Alwi dan umi Sarah sudah bisa beristirahat karena sedari tadi umi Sarah tidak bisa beristirahat karena memikirkan Aisyah dan Gus Rohman takut terjadi sesuatu di perjalanan, sedangkan Gus Malik dan Putri tidak bisa tidur karena kedua bayi mungil tersebut selalu terbangun tengah malam membuat pasangan tersebut selalu begadang hingga pagi.


"Abi kenapa tidak tidur"tanya Putri kepada sang suami.


"Abi tidak tega melihat umma tidak tidur dengan nyenyak karena harus mengurus Aslan dan Lani "ucap Gus Malik sembari mengusap pucuk kepala sang istri.


"Abi tidur duluan dha sana nantik jam 12 umma bangunin "ucap Putri kepada sang suami.


"Tidak umma biar Abi begadang juga"ucap Gus Malik.


"Terimakasih iya Abi sudah menghadirkan Aslan dan Lani umma sangat amat sayang sama Abi,jangan pernah berubah iya Abi"ucap Putri sembari memeluk tubuh sang suami penuh haru.


"Iya sama sama umma ,Abi juga berterimakasih kepada mama Elice sudah menciptakan bidadari surga yang cantik seperti umma"ucap Gus Malik sembari mencium kening sang istri.


"Haisss gombal Abi mah"ucap Putri sembari tersenyum bahagia.


"Eh siapa yang gombal memang kenyataannya kok,umma seperti bidadari Abi bak dapat jeckpot berhadiah soalnya tubuh Istri Abi ini berisi semua"goda Gus Malik sembari mengangkat alisnya.


"Haiss ini mah namanya mau mintak jatah"ucap Putri sembari cemberut dan membuat pipi nya menggembung.


"Aww sakit tau bi"ucap Putri.


Cuppp


Gus Malik langsung mencium bibir mungil sang istri tanpa aba aba membuat Putri terbelalak dan berusaha melepaskan ciuman tersebut tapi semakin berusaha melepaskan ciuman tersebut Gus Malik semakin memeluk tubuh sang istri dengan begitu erat tak lama kemudian Putri sudah meregangkan pergerakannya dirinya menerima semua perlakuan sang suami.


"Is Abi mah kebiasaan deh kalo cium tanpa aba aba"ucap Putri memincingkan matanya.


"Hehehe abisnya gemes lihat umma"ucap Gus Malik.


"Abi umma lapar "ucap Putri merengek kepada sang suami.


"Iya sudah umma tunggu di sini Abi mau ambilin makanan iya "ucap Gus Malik.


"Iya Abi "ucap Putri.


Gus Malik turun kebawah menunju ke dapur untuk mengambil makanan dan camilan untuk sang istri karena dirinya tau Putri sering lapar tengah malam akibat Asi nya selalu di berikan kepada Aslan dan Lani tak lama kemudian Gus Malik sudah membawa nampan berisi nasi dan lauknya berserta camilan yang tersimpan di dalam kulkas di kediaman kiyai Alwi.


"Sini Abi suapin"ucap Gus Malik melihat sang istri sedang menyusui Aslan yang terbangun.


"Aaa"ucap Gus Malik.

__ADS_1


Putri pun membuka mulutnya untuk menerima suapan sang suami tercinta setelah menyantap makanan yang di bawa sang suami ,Putri menaruh Aslan di box bayi yang tersedia di kamar yang berada di kediaman kiyai Alwi.


Tak lama setelah selesai makan Lani terbangun karena pempersnya penuh dan Putri langsung Menganti pempersnya Lani dan langsung menyusui Lani agar tertidur tapi sayangnya setelah Lani menyusui Aslan dan Lani malah tidak tidur mereka berdua malah bermain dengan mainan yang di gantung di atas box bayi tersebut.


"Astagfirullah anak anak umma kenapa malah main"ucap Putri sembari mengusap pucuk kepala Aslan dan Lani dari samping box bayi.


"Aslan dan Lani tidak tidur lagikah umma"tanya Gus Malik kepada sang istri.


"Tidak Abi mereka berdua malah bermain dengan mainan yang di gantung oleh Abi,"ucap Putri sembari tersenyum.


"Syukur Alhamdulillah kalo begitu mereka berdua sehat umma "ucap Gus Malik sembari mengusap pucuk kepala sang istri.


"Iya Abi ,umma juga bersyukur karena mereka berdua sehat umma tidak bisa melihat Aslan dan Aslani sakit seperti dulu"ucap Putri.


"Iya Abi pun jugak begitu umma"ucap Gus Malik.


"Oh iya Abi katanya bulan depan acara resepsi pernikahan di pondok pesantren Al Fattah umma pengen kesana"ucap Putri pengen menemui adik iparnya.


"Iya Abi pun juga kesana umma"ucap Gus Malik.


Sedangkan Aisyah dan Gus Rohman sedang tertidur pulas tiba tiba perut Aisyah mendadak kram.


"Auww sakit banget perut ku mas"ucap Aisyah sembari membangun Gus Rohman.


"Kenapa dek"tanya Gus Rohman.


"Perut ku sakit mas"ucap Aisyah mereka kesakitan.


"Astagfirullah mas ambil air hangat dulu iya buat kompres perut kamu sayang"ucap Gus Rohman.


Gus Rohman mengambil air hangat di dapur pesantren lalu membawa baskom berisi air hangat untuk mengkompres perut sang istri yang kesakitan akibat kram Gus Rohman langsung mengambil handuk kecil dan langsung meletakkan di atas perut sang istri tercinta.


"Gimana sayang sudah baikkan "tanya Gus Rohman kepada sang istri.


"Alhamdulillah mas sudah lebih baik,elusin dong mas dedek bayinya pengen di elus sama Abah nya"ucap Aisyah manja.


Gus Rohman langsung mengelus perut sang istri sembari membaca Al Qur'an agar sang istri lebih tenang tak lama kemudian Aisyah tertidur Gus Rohman langsung mengambil wudhu untuk melakukan shalat tahajud setelah itu Gus Rohman membangunkan sang istri kembali untuk shalat tahajud bersama......


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~

__ADS_1


__ADS_2