
...°°°°Malam Pertama Gus Yazid°°°°...
Malam semakin larut Gus Yazid dan Alya masih belum tidur di dalam kamar tersebut suasana mulai panas dan gerah Gus Yazid dan Alya sama sama diam padahal tadi dirinya langsung mencium bibir sang istri.
hahahaha dasar Gus Gus Kasian kali kau Gus..
"Ehem"Gus Yazid berdehem untuk mengajak sang istri mengobrol.
"Dik selepas kamu kembali kepesantren besok mas umumin iya tentang pernikahan kita"ucap Gus Yazid ingin langsung mengumumkan pernikahan di pesantren.
"Emang tidak apa apa Gus"tanya Alya .
"Tidak apa apa kok lagian kamu kan sudah kelas 12 Aliya,apalagi Abi memperbolehkan pernikahan asal tidak menganggu ke dalam pelajaran,emang dik Alya terganggu kalo di umumkan"tanya Gus Yazid.
"Tidak sih Gus ,cumak takut ada yang gosipin aneh aneh"ucap Alya.
"Iya makanya besok kalo sudah tiba di pesantren langsung kita umumkan biar tidak ada fitnah dik"ucap Gus Yazid.
"Iya sudah Gus saya nurut"ucap Alya.
"Nah begitu dong,apa boleh saya minta hak sebagai suami kepada di Alya"tanya Gus Yazid.
"Bo Boleh Gus ki kita kan su sudah Sah"ucap Alya gugup dengan detak jantung yang sangat cepat.
"Baiklah kita shalat sunah 2 raka'at dulu iya dik"ucap Gus Yazid dengan detak jantung yang sangat cepat.
"Ba baik Gus"ucap Alya dengan gugup.
Mereka berdua pun bergantian mengambil wudhu setelahnya selesai mereka berdua langsung shalat Sunnah 2 raka'at setelah selesai Gus Yazid berbalik melihat wajah sang istri dan membaca doa lalu mencium kening, kelopak mata,dan pipi nya membuat Alya semakin salah tingkah.
Setelah selesai merapikan semua alat alat sholat Gus Yazid lalu menusukan sang istri di tepi ranjang Gus Yazid lalu mencium kening dan seluruh bagian wajah Alya lalu merebahkan tubuh Alya di atas ranjang tersebut setelah itu Gus Yazid mematikan lampu dan mulai membaca doa dan bertempur.
Gak perlu di jelaskan kan takut para jomblo malah membanyangkan hahaha.
Di kediaman Gus Malik dan Putri mereka berdua sedang mangasuh kedua anaknya yang masih belum tidur Aslan dan Lani sedang bermain dengan mainan yang berada di atas box bayi nya.
"Aslan Lani ayok tidur nak umma capek "ucap Putri menyuruh Aslan dan Lani yang sedang ketawa terus khas suara bayinya.
"Biarin sudah umma mau di suruh tidur sampek kapan pun Aslan dan Lani gak bakalan tidur umma"ucap Gus Malik sembari merengkuh tubuh sang istri.
"Oh iya bi gimana katanya mas nya Gus Rohman tadi lamaran"tanya Putri kepada sang istri.
"Iya tadi katanya sudah selesai lamaran dan langsung di todong nikah seperti Aisyah dan kita umma"ucap Gus Malik.
__ADS_1
"Owlh begitu iya Abi"ucap Putri sembari meletakkan kepalanya di dada bidang milik suaminya.
"Umma"panggil Gus Malik.
"Hemmm iya apa bi..."tanya Putri sembari langsung mengangkat kepalanya menatap wajah sang suami.
"Umma lapar apa tidak"tanya Gus Malik.
"Enggak sih bi cuma pingin ngemil saja"ucap Putri.
"Iya sudah Abi, ambilin dulu iya umma"ucap Gus Malik.
"Iya bi"ucap Putri sembari maraih Aslan lalu memberikan Asi agar tertidur.
Gus Malik keluar dari kamar menuju ke dapur untuk mengambil beberapa camilan untuk sang istri yang sedang mengasuh Aslan dan Lani karena mulai dari Putri hamil hingga melahirkan nafsu makannya sangat bertambah hingga akhirnya Gus Malik menyediakan camilan untuk sang istri agar jika ingin nyemil sang istri tidak perlu keluar untuk membelinya.
Di pondok pesantren Al Fattah Gus Rohman dan Aisyah sedang membaca Al Qur'an sambil mengelus perut sang istri yang sudah semakin membesar di usia ke 5 bulan Aisyah yang belum tertidur dia sangat manja dengan sang suami.
"Mas bagaimana iya malam pertama nya Mas Yazid dan Alya iya mas..?"Aisyah.
"Entah mas juga kepikiran sayang semoga saja ,dia bisa menjadi suami yang baik"ucap Gus Rohman.
"Mas aku pengen makan soto"ucap Aisyah.
"Iya sudah ayok kita keluar sekarang sayang"ucap Gus Rohman ia menyadari bahwa sang istri sedang mengidam.
Gus Rohman izin kepada umi untuk mencari soto di luar karena Aisyah mengidam meskipun jam 11 malam Gus Rohman keluar bersama Aisyah sembari malam mingguan di perjalan Aisyah sangat senang akibat permintaan nya di penuh oleh sang suami.
Beberapa saat kemudian Gus Rohman dan Aisyah sudah tiba di pedagang soto yang sedang mangkal,Gus Rohman memesan 2 Porsi soto dan Teh hangat untuk menghangatkan tubuh mereka berdua.
"Pak soto 2"ucap Gus Rohman.
"Baik nak,mau di makan di sini atau bungkus"tanya penjual soto.
"Makan di sini saja pak"ucap Gus Rohman.
"Baik duduk dulu nak saya siapkan."ucap penjual soto.
, Setelah beberapa saat kemudian soto yang di pesan oleh Gus Rohman sudah siap untuk di santap.
"Ini nak sotonya Monggo di nikmati"ucap penjual soto kepada Gus Rohman dan Aisyah.
"Terimakasih pak"ucap Gus Rohman.
__ADS_1
Setelah itu Gus Rohman dan Aisyah menyantap soto tersebut dengan sangat lahap Aisyah sangat menikmati soto ayam tersebut hingga dirinya meminta izin kepada sang suami untuk menambah.
"Mas apa boleh ais nambah"tanya Aisyah.
"Hah sudah habis dek"tanya Gus Rohman.
"Hehehe sudah mas abisnya enak boleh nambah iya"tanya Aisyah.
"Boleh kok,pak nambah 1 lagi iya Istri saya pingin nambah soalnya pak"ucap Gus Rohman kepada penjual.
"Baik nak di tunggu "ucap penjual soto ayam tersebut.
"Ini nak sotonya "ucap penjual soto ayam tersebut.
"Terimakasih pak"ucap Aisyah sembari memberikan senyum tulus.
"Yaa Allah sayang pelan pelan dong sayang makanya "ucap Gus Rohman yang melihat tingkah laku sang istri yang mengemaskan.
"Hehehe maaf mas habisnya enak"ucap Aisyah sembari menyendok soto ayam tersebut.
Lain halnya dengan pasangan lain Gus Yazid sedang menikmati pelepasan tersebut dan Alya masih dalam keadaan lemas akibat pertempuran bersama sang suami.
"Gimana dok Al enak"tanya Gus Yazid sembari mengerlingkan matanya.
Alya hanya mengangguk ,Gus Yazid memeluk tubuh sang istri yang masih polosan tidak memakai apa apa.
"Ih tangannya Gus nakal banget"ucap Alya sembari tersenyum bahagia menatap wajah sang suami.
"Dik Al dulu mas sangat memimpikan hal ini saat Melihat kamu ,tapi mas sadar bahwa kita belum halal jadi mas tidak mau berbuat dosa ,hingga saat ini mas merasa dapet jeckpot tubuh di Al sangat indah"ucap Gus Yazid.
"Hih masa gitu"ucap Alya sembari mengerucutkan bibirnya.
"Hehehe tidak apa apa,dan lagi kamu jangan panggil Gus kalo lagi begini panggil Hubby Tah gitu"ucap Gus Yazid.
"Iya sudah kalo begitu aku panggil Hubby "ucap Alya.
Cup
Gus Yazid langsung ******* bibir mungil sang istri tercinta dan terjadilah ronde kedua sampai ronde berikutnya nya......
FB:Afan Di
Bagaimana selanjutnya~
__ADS_1
Bersambung~
Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~