
...°°°°Penganggu°°°°...
Aisyah yang sedang duduk sendiri di tepi pantai tiba tiba di datangi oleh dua orang laki laki yang ingin berkenalan dengan dirinya .
"Mbak apa boleh kenalan..?"tanya pria tersebut kepada Aisyah.
Aisyah yang mulai risih dengan dua orang pria tersebut langsung bergegas menuju ke tempat suaminya.
"Hay mbak mau kemana buru buru"ujar salah satu pria tersebut yang ingin menyentuh tangan dari Aisyah.
"WOY JANGAN SENTUH PEREMPUAN TERSEBUT "pekik Gus Rohman membuat dua orang pria tersebut langsung menoleh.
"Sini sayang di belakang mas"ucap Gus Rohman.
"Kalian berdua mau ngapain ganggu Istri saya"tanya Gus Rohman kepada kedua pria tersebut.
"An..anu..maaf mas saya tidak tau"ujar salah satu pria tersebut gugup.
"Pergi dari sini jangan menganggu istri saya"ujar Gus Rohman.
Mereka berdua pun pergi meninggalkan Gus Rohman dan Aisyah yang sedang berjalan jalan setelah selesai membeli es degan Gus Rohman dan Aisyah kembali ke pondok pesantren Al Fattah .
Gus Malik dan Putri sedang berada di rumah mama Elice sedangkan Diana dan Zainab mengasuh Aslan dan Lani sembari melantun shalawat sembari mengendong Aslan dan Lani beberapa saat kemudian Gus Malik menyuruh Diana dan Zainab untuk shalat ashar di musholla di kediaman Mama Elice.
"Diana Zainab shalat ashar dulu saya sudah shalat ashar barusan kalian shalat ashar dan sarapan di dalam bersama Ning Putri sana"ucap Gus Malik menyuruh Diana dan Zainab untuk shalat dan sarapan.
"Baik Gus."ucap Diana dan Zainab bersamaan.
Diana dan Zainab mengambil wudhu lalu shalat ashar di musholla di minsion mewah milik mama mertua Elice , sedangkan Gus Malik mengasuh kedua anak sembari melantun Al Qur'an sambil mendorong stroller bayi menuju ke kolam ikan koi milik mama Elice disana ada aquarium ikan yang di hias oleh para juara dunia.
"Gemesnya anak Abi"ucap Gus Malik sembari mengusap pucuk kepala Aslan dan Lani.
Membuat kedua bayi tersebut tertawa khas nya . beberapa saat kemudian Putri datang menemui Gus Malik untuk sarapan sore karena Putri telah selesai sarapan kini giliran dirinya untuk mengasuh Aslan dan Aslani dirinya membawa Aslan dan Lani menuju kekamar untuk memberikan Asi kepada kedua anaknya tersebut.
"Cucu Oma lagi ***** iya"ucap mama Elice sembari menjulurkan tangannya untuk mengelus rambut Aslani.
"Iya Oma Lani haus dan lapar"ucap Putri meniru suara bayi.
"Sini Aslan sama Oma gendong"ucap mama Elice sembari mengendong Aslan.
__ADS_1
"Kamu nginep di rumah mama nak"tanya mama Elice kepada Putri.
"Putri tanya ke abinya anak anak dulu iya ma"ucap Putri kepada sang mama.
"Iya sudah nak,mama masih kangen sama cucu mama ini yang gembul gembul"ucap mama Elice sembari mencubit pipi Aslan.
"Jangan di cubit dong Oma"ucap Putri.
"Hehehe biarin di cubit biar tambah gembul kayak ummanya iya kan nak"ucap mama Elice sembari mengelus pipi gembul Aslan.
"Haisss sampek ke umma kan nak"ucap Putri sembari memincingkan matanya.
Beberapa saat kemudian Gus Malik kekamar untuk menemani Putri dan mama mertua nya yang mengasuh Aslan dan Lani sedangkan Diana dan Zainab sedang berada di taman belakang minsion mewah milik mama mertua dari Gus Malik.
"Abi mama mau kita nginap di sini"ucap Putri kepada sang suami.
"Iya sudah kita temanin mama saja,nantik Abi ambil baju di rumah sambil mengantar Diana dan Zainab"ucap Gus Malik .
"Iya sudah Abi kembali kepondok iya mau nganterin Diana dan Zainab sambil mengambil bajunya umma dan anak anak"sambung Gus Malik.
"Iya sudah sana Abi sana anterin Diana dan Zainab "ucap Putri
Gus Malik kembali ke pesantren untuk mengambil baju sembari mengantar Diana dan Zainab ke pondok pesantren Al BAROKAH ,di pondok pesantren Al Fattah Gus Yazid sedang ingin melamar putri kiyai Nur yang bernama Alya Maharani dirinya sedang bingung untuk ngomong kepada abinya tentang rencana lamarannya kepada Alya Maharani ,Gus Wafiq yang melihat adek keduanya tersebut sedang melamun dirinya langsung mengagetkan adiknya yang asik melamun.
"Astagfirullah mas...."ucap Gus Yazid kaget'.
"Kamu kenapa dek kok mas liatin kamu melamun terus,melamunin Alya iya"ucap Gus Wafiq mengoda Gus Yazid.
"Astagfirullah apa sih mas"ucap Gus Yazid merona.
"Iya sudah kalo kamu memang serius sama Alya nantik mas ngomong sama Abi"ucap Gus Wafiq.
"Eh enggak mas biarin saya saja yang mau bilang ke Abi nantik"ucap Gus Yazid.
"Iya sudah terserah kamu "ucap Gus Wafiq.
Sedangkan Alya sedang mengobrol dengan Temannya di Asrama perempuan dengan teman sekamar nya.
"Eh gimana Alya apakah kamu suka sama Gus Yazid"tanya sahabat yang bernama Bilqis.
__ADS_1
"Eh enggak kok memang kenapa "tanya Alya.
"Ya elah kamu ini Alya kalo memang suka sama Gus Yazid jangan bohong liat itu pipi mu merah kayak kepiting rebus"ucap Dina sahabat Alya.
"Astagfirullah kalian kenapa selalu mengoda aku"ucap Alya cemberut.
"Itu pipi apa kepiting rebus "goda Bilqis membuat Dina tertawa.
"Tertawa terus awas kau Bilqis sini"ucap Alya sembari mengelitiki perut Bilqis membuat dirinya tertawa.
"Hahaha ampun hahahaha ampun Al ampun sudah "ucap Bilqis tertawa.
"Tidak ada kata ampun buat anda Bilqis "ucap Alya sembari mengelitiki perut Bilqis.
"Sudah cukup Al hahaha sudah Al ampun gak lagi janji"ucap Bilqis tertawa.
Tak lama kemudian ustadzah datang karena mendengar suara gaduh dari kamar Alya ,Bilqis dan Dina..
"Astagfirullah kalian ini kenapa"tanya ustadz Jannah.
"Tidak ada ustadzah hanya bercanda kok"ucap Alya sembari di jawab anggukan kepala oleh Dina dan Bilqis
"Iya sudah kalian siap siap nantik waktunya ngaji kitab kuning ini waktunya Gus Yazid yang mengajar"ucap ustadzah Jannah.
"Iya ustadzah "ucap mereka bertiga bersamaan.
Mereka bertiga pun mempersiapkan kitab kuning dan langsung menuju ke masjid untuk belajar bersama sembari menunggu adzan Maghrib berkumandang di pondok pesantren Al Fattah beberapa saat kemudian adzan Maghrib berkumandang santri dan santriwati sudah berkumpul di masjid besar pondok pesantren Al Fattah semua keluarga kiyai Fattah sudah berada di saf terdapat setelah selesai shalat magrib berjamaah Gus Yazid mengajar santri dan santriwati kitab kuning setelah selesai mengajar Gus Yazid berbicara dengan sang Abi untuk rencana melamar Alya Putri kiyai Nur.
"Assalamualaikum Abi Yazid mau berbicara penting"ucap Gus Yazid.
"Memang mau berbicara apa nak"ucap kiyai Nur.
"Begini Abi saya mau melamar seseorang apakah boleh"tanya Gus Yazid.
"Boleh memnag siapa"tanya Abah
FB:Afan Di
Bagaimana selanjutnya~
__ADS_1
Bersambung~
Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~