
Kabar Bahagia Aisyah
Gus Rohman yang mengetahui kalo Aisyah sedang mual mual langsung bergegas menuju ke kamarnya Gus Rohman melihat Aisyah yang sangat pucat mau tidak mau harus mengajak Aisyah menuju rumah sakit.
"Dek kamu kenapa"tanya Gus Rohman dengan wajah penuh rasa kekawatiran.
"Nggak apa apa kok mas , mungkin masuk angin saja"ucap Aisyah.
"Ayok ke dokter dek"ujar Gus Rohman denga rasa penuh khawatir.
"Nggak mas adek gak apa apa kok gak perlu ke dokter"ucap Aisyah yakin tidak mau di bawak ke dokter.
"Paling nantik sudah enakan mas ,bikinin teh hangat saja"ucap Aisyah menyuruh sang suami membuat kan teh hangat.
"Emmm oke sudah dek tunggu iya mas mau bikin teh hangat"ucap Gus Rohman
Gus Rohman pun turun menuju dapur untuk membuatkan teh hangat untuk sang istri sesampainya di dapur Gus Rohman pun membuat teh hangat tak lama kemudian umi Sarah bertemu Gus Rohman di dapur dan menanyakan Gus Rohman sedang membuat apa..
"Lagi buat apa nak"tanya Umi Sarah.
"Ini umi lagi bikinin dek Ais teh hangat"ucap Gus Rohman.
"Oh iya sudah umi saja yang membuat teh hangat nya nak"ucap umi Sarah kepada menantunya.
"Tidak perlu umi sudah mau selesai kok "ucap Gus Rohman
"Iya sudah nak kalo begitu"ucap umi Sarah.
"Ini sudah selesai umi ,saya ke kamar dulu iya umi "ucap Gus Rohman.
Akhirnya Gus Rohman pun membawa nampan berisi teh hangat dan di bawa ke dalam kamarnya untuk menemui sang istri, sesampainya di kamar Aisyah sedang tertidur pulas mungkin karena kecapekan akibat perjalanan jauh.
"Dek bangun ini teh hangat nya ucap Gus Rohman membangunkan sang istri.
"Mmm sudah selesai mas"ucap Aisyah membuka matanya.
"Iya ini di minum dulu teh nya"ucap Gus Rohman lalu membangunkan tubuh sang istri yang tiduran untuk duduk.
"Sudah mas"ucap Aisyah kepada sang suami.
"Iya sudah kalo capek tiduran iya dek"ucap Gus Rohman lalu membantu Aisyah untuk rebahan
Akhirnya Aisyah pun tertidur pulas karena kecapekan akibat perjalanan jauh,di kamar sebelah ya itu kamar Gus Malik dan Putri,Putri masih di temani oleh mama Elice dan umi Salamah karena umi Sarah masih berasa di kamar sebelah di kamar Aisyah. Setelah itu umi Salamah berpamitan menuju ke kamar Aisyah.
"Umi izin kekamar Ais iya ndok"ucap umi Salamah.
"Iya sudah umi,kasian Aisyah kayaknya lagi kecapean "ucap Putri.
"Mari buk Elice saya pamit ke kamarnya Aisyah iya buk"ucap Umi Salamah berpamitan dengan Elice orang tua Putri.
"Iya Nyai biar saya yang nemenin anak saya,mungkin Aisyah sedang kecapean"ucap Elice.
"Assalamualaikum "ucap umi Salamah.
__ADS_1
"Waalaikum salam "ucap Putri dan Elice bersamaan.
Akhirnya nyai Salamah pergi untuk menemani Aisyah di kamar sebelah dan Putri di temanin oleh Elice ibundanya.
"Nak usia kandungan kamu sudah 8 bulan iya nak gak kerasa sebentar lagi mama akan di panggil Oma"ucap Elice.
"Iya ma ,maaf dulu Putri selalu ngelawan mama terus dan akhirnya Putri tau kenapa mama selalu ngengkang Putri dari pergaulan bebas mungkin karena ini mama sangat menyanginya Putri"ucap Putri sambil meneteskan air mata karena merasa punya banyak salah kepada mamanya.
"Iya tidak apa apa nak mama paham,mama sudah maafin kok"ucap Elice.
"Ma Putri baru pertama ngerasain ini berat banget ma,apa lagi cucu mama baby twins "ucap Putri sambil tersenyum dan meneteskan air mata penuh haru.
"Sebentar lagi shalat magrib nak kamu gak mau membersihkan badan"tanya Elice kepada sang anak.
"Iya ma ini mau mandi dulu ma"ucap Putri sambil tersenyum.
Akhirnya Putri pun mandi setelah mandi Putri turun ke bawah menemui sang suami yang sedang mengobrol dengan Alexander, Elice,Nyai Sarah,Nyai Salamah, Kiyai Fattah, dan Kiyai Alwi sedangkan Gus Yusuf sudah pulang tadi pas habis shalat ashar, sedangkan Gus Rohman menemani Aisyah yang sedari tadi mual mual.
"Abi jalan jalan yuk"ucap Putri mengajak sang suami berjalan jalan.
"Iya ayok umma kita jalan jalan keliling pondok saja iya umma sebentar lagi kan sudah masuk waktu shalat magrib"ujar Gus Malik.
"Abi sudah siapkan nama buat anak anak kita nantik"tanya Putri kepada sang suami tentang nama yang akan di siapkan untuk kedua anaknya.
"Sudah umma tapi gak sekarang masih rahasia"ucap Gus Malik merahasiakan kedua nama untuk anak anaknya.
"Hemm iya sudah gak apa apa kok Abi"ucap Putri sambil melangkah menuju taman di pondok pesantren Al BAROKAH tersebut.
"Dek ayok kita ke rumah sakit"ucap Gus Rohman tapi lagi lagi di tolak oleh Aisyah.
"Nggak mas adek gak apa apa kok"ucap Aisyah yang sudah terbangun.
"Sudah pokoknya jangan nolak kita ke puskesmas sekarang atau ke rumah sakit"ucap Gus Rohman tegas membuat Aisyah tidak bisa menolak lagi.
"Iya sudah mas ayo"ucap Aisyah lemas karena pusing dan mual mual.
"Mas mau pinjam mobil kak Malik dulu iya dek ,adek tunggu di sini mas panggilin umi di bawah"ucap Gus Rohman Langsung mencium kening sang istri.
Cup
Akhirnya Gus Rohman pun keluar menuju ruang tamu dan memberi tahu umi untuk menemani Aisyah sebentar karena Gus Rohman akan mencari Gus Malik untuk meminjam mobil karena mobilnya berada di pondok pesantren Al Fattah tak lama kemudian Gus Rohman menemui Kakak iparnya yang sedang di taman pondok pesantren Al BAROKAH.
"Assalamualaikum kak"ucap Gus Rohman.
"Waalaikum salam dek kenapa"tanya Gus Malik kepada sang adik iparnya.
"Mas saya boleh pinjam mobil mas,saya mau membawa Aisyah ke rumah sakit"ucap Gus Rohman sopan.
"Oh iya sudah ini kunci mobilnya"ucap Gus Malik seraya meraih kunci mobil yang berada di dalam sakunya.
"Iya sudah mas saya pamit dulu iya mas, Assalamualaikum"ucap Gus Rohman berpamitan.
"Iya hati hati, Waalaikum salam "ucap Gus Malik.
__ADS_1
Akhirnya Gus Rohman pun membawa Aisyah kedalam mobil dan di temani oleh umi Salamah dan mama Elice karena umi Sarah sedang menyiapkan makan malam ,Gus Rohman sangat khawatir karena sang istri sedang dalam keadaan lemas.
Beberapa saat kemudian mereka berempat akhirnya tiba di rumah sakit dan Gus Rohman langsung mengendong sang istri dan langsung membawa Aisyah ke UGD sesampainya di UGD Aisyah di periksa oleh dokter tak beberapa lama kemudian dokter tersebut sudah memeriksa Aisyah.
"Bagaimana dok kondisi istri saya"tanya Gus Rohman kepada dokter.
"Selamat iya pak anda sekarang sudah akan menjadi orang tua"ucap dokter.
"Maksudnya bagaimana dok"ucap Gus Rohman tidak menyadari kalo Aisyah dengan hamil.
"Istri bapak sedang hamil,saya tidak tahu jelas nantik istri bapak tolong bawak ke dokter spesialis kandungan biar lebih jelas iya pak"ucap dokter.
"Apa dok istri saya hamil"tanya Gus Rohman.
"Iya pak selamat anda akan menjadi Ayah"ucap dokter.
"Alhamdulillah ..."ucap Gus Rohman langsung bersujud syukur karena mengatahui sang istri sedang hamil.
Gus Rohman menghampiri sang Istri yang sedang tiduran di brangkar karena lemas.
"Makasih iya dek "ucap Gus Rohman membuat Aisyah bingung.
"Makasih buat apa mas"tanya Aisyah.
"Makasih karena sudah menjadikan saya ayah"ucap Gus Rohman sambil mencium seluruh muka sang istri.
"Maksudnya mas,saya hamil"tanya Aisyah yang di jawab anggukan kepala oleh Gus Rohman.
"Alhamdulillah mas"ucap Aisyah.
Akhirnya merekapun pun memberi tahukan kepada umi Salamah dan mama Elice yang sedang mengantarkan mereka berdua ke rumah sakit.
"Umi dan mama Elice saya mohon doa nya iya "ucap Gus Rohman.
"Kami berdua selalu berdoa yang terbaik buat nak Aisyah"ucap mama Elice.
"Terimakasih mama Elice, Aisyah sedang hamil sekarang umi"ucap Gus Rohman memberi kabar bahagia tersebut kepada kedua orang tua yang sedang mengantarkan.
"Alhamdulillah kita nambah cucu lagi ini nyai"ucap Elice kepada nyai Salamah.
"Iya buk, semoga mereka sehat"ucap nyai salamah
Elice meskipun bukan orang tua kandung dari Aisyah sangat bahagia mendengar Aisyah sedang hamil Aisyah sudah di anggap anak kandung oleh dirinya meskipun cumak adek ipar dari Putri istri Gus Malik, akhirnya merekapun pun pulang menuju Pesantren Al BAROKAH dan akan memberi tahukan kepada keluarga yang berkumpul di sana....
Ig:@Afan Di
FB:Afan Di
Bagaimana selanjutnya~
Bersambung~
Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~
__ADS_1