Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 42


__ADS_3

Keliling Turki


Sinar mentari pagi menyinari negara Turki mereka berempat akan pergi ke Blue Mosque setelah selesai sarapan pagi mereka berempat masih berada di dalam kamar hotel masing masing setelah selesai membersihkan badan mereka berempat turun untuk sarapan pagi.


"Abi habis sarapan pagi kita pergi kemana dulu ini bi"tanya Putri kepada sang suami.


"Kita pergi ke Blue Mosque terlebih dahulu umma"ucap Gus Malik


"Oke bi habis itu ke Cappadocia iya bi"ucap Putri.


"Besok saja umma ke Cappadocia nya sekarang kita jalan jalan blue Mosque terlebih dahulu dan keliling Turki oke umma.."ucap Gus Malik.


"Hemmm iya sudah bi umma nurut saja"ucap Putri.


"Ayok turun kita sarapan pagi lebih dulu oke umma "ucap Gus Malik mengajak Putri sarapan.


Mereka berdua pun turun dan menuju restoran di hotel tersebut dan memesan makanan yang mereka berdua inginkan tak lama Aisyah dan Gus Malik pun keluar dari lift dan langsung menuju ke restoran dan langsung memesan makanan dan langsung memakan setelah selesai sarapan pagi mereka berempat pun langsung bergegas menuju ke blue Mosque terlebih dahulu.

__ADS_1


Di perjalan Aisyah dan Putri mengobrol tentang rencana mau ke Cappadocia besok pagi tak beberapa lama akhirnya merekapun pun sampai di Blue Mosque mereka berempat tidak berpencar mereka berkumpul jadi satu.


"Kita gak usah berpencar iya Ais Gus"ucap Gus Malik.


"Iya sudah Gus "ucap Gus Rohman


"Gus kamu bisa menjelaskan tentang sejarah blue Mosque Gus"tanya Gus Malik kepada adek iparnya.


"Bisa Gus insyaallah bisa..."ucap Gus Rohman.


"Jelaskan Gus biar lebih kita lebih tau nantik saya tambahkan kalo memang ada yang perlu di tambah kan"ucap Gus Malik.


"Begini penjelasannya....Masjid Biru didirikan antara tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed I, yang kemudian menjadi nama masjid tersebut. Ia memberikan mandat kepada seorang arsitek bernama Sedefhar Mehmet Aga untuk membangun masjid ini. Sedefhar juga diminta Sultan untuk tidak perlu berhemat biaya dalam pembangunan tempat ibadah umat Islam yang besar dan indah ini. Struktur dasar bangunan ini hampir berbentuk kubus, berukuran 53 kali 51 meter. Seperti halnya di semua masjid, masjid ini diarahkan sedemikian rupa sehingga orang yang melakukan Salat menghadap ke Makkah, dengan mihrab berada di depan.Sedefhar Mehmet Aga sendiri merupakan murid dan asisten dari arsitektur terkenal Mimar Sinan. Menurut informasi, Sultan Ahmed I menginginkan untuk dibuat menara yang terbuat dari emas. Kata emas dalam bahasa Turki adalah ‘Altin’. Tapi sang arsitek memahaminya dengan ‘Alti’, yang dalam bahasa Turki berarti 6. Sehingga jadilah sebuah masjid yg memiliki 6 menara. Namun Sultan Ahmed pun terpukau dengan keenam menara masjid yang unik itu. Pembangunan masjid ini memerlukan waktu 7 tahun atau selesai pada tahun 1616. Kabarnya, akibat jumlah menara yang sama dengan Masjidil Haram di Makkah saat itu, Sultan Ahmed I mendapat kritikan tajam sehingga akhirnya beliau menyumbangkan biaya pembuatan menara ketujuh untuk Masjidil Haram.Sebuah rantai besi yang berat dipasang di atas pintu gerbang masjid sebelah barat. Di masa lalu, hanya Sultan Ahmed I yang boleh memasuki halaman masjid dengan mengendarai kuda. Rantai ini dipasang agar Sultan Ahmed I menundukkan kepalanya saat melintas masuk agar tidak terantuk rantai tersebut. Ini dimaksudkan sebagai simbol kerendahan hati penguasa di hadapan kekuasaan Ilahi. Sultan Ahmed I wafat saat berumur 27 tahun, atau 1 tahun setelah selesainya pembangunan masjid ini. Kemudian dia dimakamkan di halaman masjid ini, begitu juga istri dan ketiga puteranya.Masjid Biru ini dibangun Sultan Ahmed I untuk menandingi bangunan Hagia Sophia (Kebijaksanaan Suci) buatan kaisar Byzantine yaitu Constantinople. Dulunya bangunan ini adalah sebuah gereja Byzantine sebelum jatuh ke daulah Turki Ottoman pada tahun 1453 M. Sekarang diubah fungsinya menjadi museum. Hagia Sophia berada satu blok dari Masjid Biru.Begitulah penjelasan nya Gus kalo ada yang salah mohon di benarkan...."ucap Gus Rohman


"Alhamdulillah itu benar Gus "ucap Gus Malik.


"Kalo menurut Abi bagaimana penjelasan nya"tanya Putri meminta penjelasan dari sang suami.

__ADS_1


"Memang umma kurang paham"tanya Gus Malik kepada sang istri.


"Iya bi umma belum paham..."ucap Putri


"Begini menurut Abi umma,,,,,Sejarah Blue Mosque Turki – Masjid Biru / Masjid Sultan Ahmed bangunan di atas memiliki pilar-pilar marmer dan lebih dari 200 jendela kaca patri dengan berbagai desain yang memancarkan cahaya dari luar. nama bangunan tersebut adalah Salah satu tujuan wisata yang paling di minati oleh turis manca negara di Negeri Seribu Masjid Turki. Selain keindahan interior, daya tarik bangunan ini juga didapat dari nilai sejarahnya. Turki memang memiliki sejuta pesona. Tak heran jutaan wisatawan terus berdatangan ke negeri dua benua ini. Ya, Turki memang di Eropa, tapi wilayahnya sangat dekat dengan Asia. Salah satu keindahan yang memukau di Turki adalah Masjid Sultan Ahmed.Orang-orang mengenalnya dengan Masjid biru atau Blue Mosque. Masjid yang gagah nan megah ini merupakan simbol kejayaan Islam melalui Kekaisaran Utsmaniyah Turki dimasa lampau. Masjid Sultan Ahmed (bahasa Turki: Sultanahmet Camii) adalah sebuah masjid di Istanbul, kota terbesar di Turki dan merupakan ibukota Kesultanan Utsmaniyah ( dari 1453 sampai 1923).Masjid ini dibangun atas perintah Sultan Ahmed I, Ia dimakamkan di halaman masjid. Masjid ini terletak di kawasan tertua di Istanbul, di mana sebelum 1453 merupakan pusat Konstantinopel, ibukota Kekaisaran Bizantin/Bizantium. Berada di dekat situs kuno Hippodrome, serta berdekatan juga dengan apa yang dulunya bernama Gereja Kristen Kebijaksanaan Suci (Hagia Sophia) yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum.Letaknya di kota Istanbul dekat tepian laut marmara. Kota terbesar di Turki dan merupakan ibukota Kesultanan Utsmaniyah (dari 1453 sampai 1923). Dikenal dengan nama Masjid Biru karena pada masa lalu interiornya memang berwarna biru. Akan tetapi cat biru tersebut bukan merupakan bagian dari dekor asli Masjid, maka cat tersebut pun dihilangkan. Warna kubahnya tidak tampak biru jika dari kejauhan, tetapi warna kebiru-biruan itu akan terlihat dari dekat.Keindahan laut marmara akan terlihat saat berada di masjid ini. Apalagi di saat langit mulai senja. Karena keindahannya, masjid ini pun menjadi maskot atau ciri khas dari kota Istanbul. Blue Mosque saat ini merupakan masjid yang terbesar di Turki. Jaraknya cukup dekat dengan Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh dari pantai Bosporus. Dilihat dari laut, kubah dan menaranya mendominasi cakrawala kota Istanbul.Bagaimana dek paham"tanya Gus Malik sambil berjalan menyusuri Blue Mosque.


"Iya mas umma paham..."ucap Putri.


"Bentar lagi sudah masuk waktu duhur kita langsung shalat di sini"ucap Gus Malik.


Akhirnya merekapun pun sudah selesai berkeliling dan berfoto foto di blue Mosque atau Masjdi Biru tersebut setelah selesai dari blue Mosque mereka berkeliling mencari restoran untuk makan siang...


Ig:@Afan Di


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~

__ADS_1


Bersambung~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~


__ADS_2