
Singkat cerita Gus Malik sudah sampai di kampus Gus Malik langsung menuju ke kelas untuk memberikan mata kuliah ke para mahasiswa nya singkat cerita Gus Malik sudah selesai melakukan memberi mata kuliah kepada para mahasiswa nya dan dia memanggil Roy dan Dosen Citra.
"Buk Citra dan Roy bisa temui saya setelah jam mata kuliah"tanya Gus Malik kepada Citra dan Roy.
"Bisa pak"ucap Dosen Citra.
"Iya sudah panggil Roy sekarang temui saya"ucap Gus Malik tegas.
Citra kaget mengapa mereka berdua di panggil oleh Gus Malik akhirnya Citra memanggil Roy.
"Roy kamu di panggil sama dosen Malik sama saya"ucap Citra kepada Roy.
"Hah ada apa kita di panggil"tanya Roy.
"Entah gak tau jugak saya"ucap Citra.
Akhirnya Citra dan Roy sudah berjalan ke ruangan dosen Malik dan sampainya di sana.
Toktoktok
"Masuk"ucap Gus Malik.
"Ada apa pak smean manggil saya"ucap Roy khawatir.
"Saya akan bicara hal penting kepada kalian berdua"ucap Gus Malik tegas.
"Silahkan duduk"lanjut Gus Malik.
Citra dan Roy sudah duduk didepan dosen Malik.
"To the point saja iya "ucap Gus Malik tagas.
"Mau kalian berdua apa"ucap Gus Malik tegas.
"Memang kami mau apa pak"ucap Roy pura pura tidak tahu.
"Sekarang kalian ngaku saja kalian mau misahkan hubungan saya dan istri saya"ucap Gus Malik tegas.
Citra dan Roy kaget kenapa dosennya tersebut mengetahuinya.
"Emang bapak punya bukti apa sampai bapak bisa memfitnah saya"ucap Roy membantah.
"Ini dengerin Rekaman kalian kalo kalian tidak mau mengakui saya akan bawa ini ke ranah hukum"ucap Gus Malik denga tegas membuat Roy dan Citra kaget.
"Kalian mau misahkan hubungan antara saya dan istri saya"ucap Gus Malik dengan tegas.
"T-tidak pak saya t-tidak berniat seperti itu"ucap Citra habis mendengar kan rekeman suara tersebut.
"Kalian masih bisa membantah, saya bukan orang biasa yang bisa kalian lihat"ucap Gus Malik tegas.
"Kalo memang saya berniat bergitu memang kenapa pak"ucap Roy.
"Oh ini rencana mu ,oke kita lihat siapa yang mau membela kamu"ucap Gus Malik denga tegas.
__ADS_1
"Orang tua saya lebih kaya dari pada bapak saya ini orang kebal hukum "ucap Roy tidak takut sedangkan citra terdiam.
"Oke kita lihat siapa orang tua mu"ucap Gus Malik tegas.
Brukkk
Dengan tegas Gus Malik mengertak Roy dengan tegas membuat nyali Roy seketika terdiam dengan debaran jantung yang sangat kencang Roy terkejut dengan Sikap Gus Malik yang sangat berbeda.
"Oke kalian pergi dari hadapan saya"ucap Gus Malik dengan tegas.
Akhirnya Citra dan Roy keluar dari ruangan dosen Malik dia terkejut mengapa dosen Malik bisa tau tentang rencana tersebut.
"Buk siapa yang sudah memberi tahu rencana kita "tanya Roy kepada dosen Citra.
"Saya juga kaget mengapa Gus Malik bisa tau tentang rencana tersebut"ucap Citra.
"Masih mau di lanjutkan apa tidak rencana kita"tanya Citra kepada Roy.
"Kalo saya masih mau lanjutin buk bagaimana dengan anda"tanya Roy.
"Saya tidak mau lanjut saya tidak mau bermasalah dengan hukum,bisa bisa saya bakalan kehilangan pekerjaan saya Roy,kalo kamu mau lanjut silahkan"ucap Citra dia takut dengan dosen Malik.
"Ah elah buk kamu nih gak tau Tah dengan Keluarga saya"ucap Roy dengan entengnya.
"Pokoknya saya tidak mau lanjut silahkan cari partner yang lain"ucap Citra dengan tegas.
"Permisi saya masih ada kelas"ucap Citra.
Roy frustasi dengan semua ini dia tidak menyangka kalo dosen Malik bisa tau dengan rencananya tersebut.
"Mengapa dia bisa tau \*\*\*\*"gumam Roy dalam hatinya.
"Aku tidak boleh menyerah untuk dapetin Putri"gumam Roy dalam hatinya.
Akhirnya Roy pulang dari kampusnya tersebut dia tidak menyangka aka. Secepat ini Rencana tersebut terbongkar
\*\*\*\*
Sedangkan Gus Malik akan melaporkan ke ranah hukum biar Roy tahu sedang berurusan dengan siapa,Gus Malik bergegas menuju ke kantor polisi dan langsung melaporkan Roy karena dirinya yakin kalo Citra tidak akan mengikuti rencananya lagi.
"Dengan saudara Roy Purnama"ucap salah satu polisi saat menemui Roy dia kaget mengapa bisa secepat ini.
"Iya pak saya ,ada yang bisa saya bantu"ucap Roy gugup.
"Saudara sudah melakukan kejahatan kepada Dosen Malik dan Istrinya ,anda saya tangkap,"ucap polisi dengan tegas.
"Bapak ini semua fitnah"ucap Roy membela diri dan berusaha berlari tapi langsung di borgol.
"Anda bisa bicarakan di kantor"ucap polisi tersebut dengan tegas.
"Bawa dia "ucap polisi dengan tegas.
Akhirnya Roy di bawak kekantor polisi dengan wajah marah.
__ADS_1
"Awas saja kau dosen Malik"gumam dalam hati.
Sesampainya di kantor polisi Roy dia tidak bisa mengelak lagi dengan bukti yang ada.papa Roy yang sedang dalam tugas di luar kota dia langsung pulang menuju ke kantor polisi.
Plakkk
Tamparan keras kepada sang putra dari papanya.
"Mau kamu apa"ucap Hermawan kepada putranya.
Tiba-tiba Gus Malik datang menemui papa dari mahasiswa tersebut.
"Oh ternyata anda orang tua dari mahasiswa saya "ucap Gus Malik mengenal pak Hermawan.
"Pak Malik sedang apa di sini"ucap Hermawan membuat Roy kaget.
"Anak anda sudah merencanakan hal buruk kepada saya dan Istri saya,saya yang melaporkan dia keranah hukum"ucap Gus Malik dengan tegas.
Plakkk plakkk
"Kenapa kamu selalu menyusahkan papa,kapan papa mengajar hal tersebut kepada mu Roy"ucap Hermawan tegas kepada putranya Roy hanya terdiam.
"Pak Malik saya mohon maaf atas kesalahan anak saya pak Malik,saya sudah tegas mendidik anak saya"ucap Hermawan kepada Gus Malik putra dari gurunya dan Pemilik saham terbesar di kantornya.
"Biar hukum yang berlaku untuk tuntutan anda kepada putra saya pak Malik "ucap Hermawan malu kepada putra dari gurunya sekaligus dari sahabatnya.
"Baiklah saya memaafkan anda tapi dengan satu syarat anda harus memondokan putra anda jauh dari sini biar dia tau artinya apa tanggung jawab."ucap Gus Malik.
"Iya pak Malik ,saya akan memondokan putra saya jauh dari sini biar dia tau atas tanggung jawab"ucap Hermawan.
Akhirnya Gus Malik pun kembali ke pondok ,sedangkan Hermawan merasa kecewa kepada putranya tersebut.
Singkat cerita Gus Malik tiba di pondok pesantren Al BAROKAH Gus Malik langsung membicarakan tentang Roy yang sudah di tangkap polisi karena dia sudah mengakui kepada dirinya tentang rencana tersebut.
"Assalamualaikum umi,Abah"ucap Gus Malik.
"Dimana Putri Abah kok gak keliatan "tanya Gus Malik sambil mencari sang istri.
"Putri Sedang jalan jalan keliling pesantren"ucap umi Sarah.
"Bagaimana kelanjutan masalah kamu dengan Roy dan Citra Gus"tanya Abah
Ig:@Afan Di
FB:Afan Di
Bagaimana selanjutnya~~~~~
__ADS_1
Bersambung~~~~~
Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~~~~