Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 21


__ADS_3

Menyelidiki Roy dan Citra


Keesokan harinya Gus Malik dan Putri berangkat kuliah seperti biasa Gus Malik menjadi suami siaga saat ini karena dia sudah mendengar rencana Roy dan Citra untuk menjebak Putri dan Gus Malik.Di dalam mobil Gus Malik dan Putri mengobrol tentang Rencana Roy dan Citra dan dia akan menyelidiki Roy dan Citra.


"Dek kamu nantik jauh jauh iya dari Roy"ucap Gus Malik khawatir.


"Iya mas adek bakalan jauh jauh dari Roy"ucap Putri yang merasakan ke khawatiran Sang suami.


"Nantik mas akan menyuruh mata mata untuk menyelidiki Roy dan Citra dek"ucap Gus Malik sangat khawatir dengan istri nya karena sedang hamil 2 bulan.


"Iya mas aku sangat khawatir sama kamu mas dan anak kita"ucap Putri sendu.


"Iya dek mas bakalan jaga diri mas bakalan nyuruh orang buat mata matain mereka,dia sudah mencari masalah sama mas karena sudah membuat rencana keji ke istri tercinta mas"ucap Gus Malik.


Singkat cerita Gus Malik dan Putri sampai di kampus seperti biasa dia langsung menuju kekelas menemui ketiga sahabat barunya tersebut.


"Assalamualaikum"ucap Putri ketika sudah bertemu dengan sahabat nya.


"Waalaikum salam Putri"ucap Risa,Susi dan Fera bersamaan.


"Lagi pada ngomongin apaan sih kok kayaknya seru banget"tanya Putri kepada ketiga sahabat barunya.


"Ini Put lagi ngomongin soal Roy dan dosen Citra yang mau misahin hubungan kamu sama Gus Malik"ucap Risa sambil di jawab anggukan kepala oleh Fera dan Susi.


"Iya pokoknya kamu hati hati kan kamu tau sendiri dia licik bisa bisa dia dengar apa yang di omongin kamu ris"ucap Putri sambil tersenyum menghawatirkan temannya tersebut.


"Iya put makasih sudah ngingetin"ucap Risa.


Singkat cerita Gus Malik sudah menyuruh bawahannya untuk menyelidiki Roy dan dosen yang bernama Citra karena sudah kelewat batas dia akan mengumpulkan informasi dan bukti bukti agar Roy dan Citra jera.


{"Assalamualaikum Gus"}ucap di sebrang ponsel sana.


{"Waalaikum salam bisa bantu saya"}ucap Gus Malik ke pada rekannya.


{"Bisa Gus memang ada masalah apa Gus "}ucap rekan Gus Malik yang bernama Hasan.


{"Gini Hasan kamu bisa me mata Matai 2 orang sekaligus karena mereka ingin merencanakan kejahatan kepada istri saya dan saya san"}ucap Gus Malik.


{"Bisa Gus saya akan menyuruh anak buah saya untuk me mata Matai mereka, memang siapa Gus yang harus saya mata matai"} tanya Hasan.


{"Roy dan Citra mahasiswa dan dosen di sini san mereka sangat ingin menghancurkan kebahagiaan saya dan istri saya san"}ucap Gus Malik.

__ADS_1


{"Oke baiklah Gus, kirimkan foto mereka berdua Gus"}ucap Hasan.


{"Iya san aku bakalan kirimkan foto nya masalah bayaran kamu biar saya langsung transfer karena kamu sahabat sekaligus bisa di andalkan"}ucap Gus Malik.


Gus Malik pun mengirimkan foto kedua orang itu Roy dan Citra karena dia sudah membuat resah hatinya.Hasan sahabat Gus Malik adalah seorang yang pandai dalam dunia IT sekaligus detektif swasta,Hasan merupakan seorang yang sangat tertutup hanya kepada Gus Malik dia merasa seperti saudara.


Hasan sudah menyuruh anak buahnya untuk memata matai Roy dan Citra mereka berdua sudah merusak kebahagiaan sahabat nya Hasan tidak tinggal diam karena Gus Malik sudah menjadikan dirinya seperti adik sendiri bahkan Hasan menganggap Gus Malik seperti kakak kandung sendiri.


Singkat cerita Gus Malik dan Putri pulang dan tiba tiba dia ngidam aneh.


"Mas"rengek Putri dengan manja.


"Iya dek ada apa"menanggapi istri nya yang sangat manja.


"Adek pengen mas nyuri mangga di samping pondok kan ada pohon mangga mas"ucap Putri Tampa dosa.


"Hah yang bener kamu dek"ucap Gus Malik kaget karena permintaan Putri aneh.


"Iya mas gak mau iya"tanya Putri dengan wajah sendu.


"Bukan gitu dek mas cumak kaget saja dek"ucap Gus Malik.


"Iya sudah kalo gak mau"ucap Putri ketus dan cemberut.


Gus Malik makin kaget dengan tingkah laku sang istri tercinta yang sangat aneh ngidamnya.


Singkat cerita Gus Malik dan Putri sudah tiba di pesantren mereka berdua pun masuk ke dalam rumah dan Gus Malik pun bersiap siap menuju pohon mangga samping pesantren untuk mencuri buah mangga tersebut.


"Assalamualaikum Abah"ucap Gus Malik dan Putri.


"Waalaikum salam Nak"ucap Abah.


Putri pun masuk ke dalam kamar untuk membersihkan badan dan langsung Istirahat sedangkan Gus Malik sedang berbincang dengan Abah.


"Bab Putri ngidam aneh"ucap Gus Malik mengadu kepada abahnya.


"Emang istri mu ngidam apa Gus"tanya Abah ke pad Gus Malik.


"Gus di suruh nyuri mangga di samping pesantren kan ada pohon mangga milik pak Yasin."ucap Gus Malik.


"Haha kok sama kayak Abah pas umi ngidam dulu pas mengandung Gus Yusuf"ucap Abah seketika Abah pun tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


"Ada apa Abah kok tertawa gitu sih"tanya umi.


"Menantu mu mirip umi pas hamil Gus Yusuf"ucap Abah.


"Maksudnya gimana bah"tanya umi heran.


"Nak Putri nyuruh Gus nyuri mangga di samping pondok pesantren"ucap Abah seketika umi pun tertawa.


"Puas Abah dan Umi ngeledek in Gus"ucap Gus Malik ketus.


"Hehehe iya sudah sana turutin sudah Gus tapi nantik ngomong sama pak Yasin kalo sudah ngambil buahnya"ucap Abah.


"Iya bah nantik Gus ngomong sama pak Yasin"ucap Gus Malik..


Gus Malik pun berangkat ke rumah pak Yasin terlebih dahulu untuk ngomong soalnya dia tidak enak hati kalo mau ngambil buahnya.beberapa saat kemudian Gus Malik pun tiba di rumah pak Yasin.


"Assalamualaikum"ucap Gus Malik.


"Waalaikum salam Gus ada perlu apa smean ke rumah kecil saya"ucap pak Yasin merendahkan diri.


"Begini pak Yasin istri saya ngidam buah mangga punya bapak,tapi saya di suruh nyuri sama istri saya ,makanya saya kesini terlebih dahulu untuk ngomong soalnya saya tidak enak hati sama keluarga bapak"ucap Gus Malik tersenyum.


"Oh kalo gitu ambil saja Gus tidak apa apa lagian pohon mangga nya sangat lebat buahnya, meskipun Gus Malik mengambil Tampa berbicara kepada saya saya ikhlas kok Gus itu buah mangga memang sudah saya suruh masyarakat buat ambil karena terlalu lebat dan lagian saya dan istri dan anak anak saya pun jarang mengambil buah mangga tersebut."ucap pak Yasin dengan sopan.


"Terimakasih pak saya mau ambil buah mangga nya terlebih dahulu iya pak dan kalo Istri saya menanyakan bilang saja bapak tidak tau kalo nyuri mangga"ucap Gus Malik tersenyum sopan.


"Iya Gus saya mengerti dulu Abah kalian jugak sama pas Umi kalian. Mengandung Gus Yusuf"ucap pak Yasin dengan sopan.


"Mari pak assalamualaikum"ucap Gus Malik sopan.


"Waalaikum salam Gus"ucap pak Yasin sopan.


Gus Malik pun pergi kesamping pesantren di mana pohon mangga yang berbuah lebat milik pak Yasin untuk mengambil buah mangga tersebut.


Ig:@Afan Di


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~


__ADS_2