Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 85


__ADS_3

...°°°°Berangkat Menuju Situbondo°°°°...


Acara resepsi pernikahan di pondok pesantren Al Fattah akan di adakan seminggu lagi Gus Malik dan seluruh keluarga besar Kiyai Alwi berangkat menuju Situbondo esok pagi di kediaman Gus Malik dirinya mempersiapkan seluruh pakaian Gus Malik dan Putri sedang Putri menyiapkan seluruh pakaian dan keperluan Aslan dan Lani.


"Umma ini tidak ada yang kurang kan umma"tanya Gus Malik kepada sang istri.


"Sini aku cek dulu Abi"ucap Putri mengecek seluruh perlengkapan yang akan di bawa ke Situbondo.


"Alhamdulillah tidak ada bi,oh iya besok kita pakek berapa mobil bi"tanya Putri kepada sang suami.


"Pakek 3 mobil umma kenapa"tanya Gus Malik.


"Kita Bawak Zainab dan Azizah iya bi biar bisa jagain anak anak di belakang "ucap Putri.


"Boleh saja umma nantik Abi akan tanyakan kepada Zainab dan Azizah dulu iya takutnya mereka berdua besok ada kuliah atau mereka kitai izinkan saja kepada dosennya"ucap Gus Malik.


"Kalo mereka berdua sibuk kita ajak yang lain saja bi takut ganggu karena mereka berdua kan kuliah"ucap Putri.


"Baik lah kalo begitu terserah umma saja"ucap Gus Malik.


Setelah selesai beres beres untuk keperluan besok pagi Gus Malik ke pondok pesantren untuk menanyakan kepada Zainab dan Azizah apa besok sibuk atau tidak karena Putri menyuruh Gus Malik mengajak mereka berdua untuk membantu mengasuh Aslan dan Lani di mobil meskipun di dalam mobil Gus Malik ada car seat khusus bayi tapi Putri lebih baik berjaga jaga.


"Assalamualaikum ustadzah bisa panggil kan Zainab dan Azizah"ucap Gus Malik.


"Baik Gus,tunggu sebentar enggeh Gus"ucap Ustadzah.


"Baik"ucap Gus Malik.


Ustadzah Faizah memanggil Zainab dan Azizah untuk kedalam Asrama setelah beberapa saat kemudian Zainab dan Azizah keluar dari Asrama perempuan dan langsung menemui Gus Malik.


"Assalamualaikum Gus "ucap Zainab dan Azizah.


"Waalaikum salam,kalian berdua apa bisa ikut saya ke Situbondo untuk mengasuh Aslan dan Lani di mobil selama seminggu kedepan"tanya Gus Malik kepada Zainab dan Azizah.


"Kalo seminggu kami berdua bisa izin ke dosen Gus untuk tidak masuk kuliah"ucap Zainab.


"Oh iya sudah biar saya yang meminta izin kepada dosen kalian iya"ucap Gus Malik.


"Baik lah kalian bisa siap siap untuk besok jam 8 pagi kita berangkat "ucap Gus Malik.


"Baik Gus kami pamit Assalamualaikum "ucap Azizah dan Zainab.


"Waalaikum salam "ucap Gus Malik.


Azizah dan Zainab yang satu kamar mereka berdua sangat senang di ajak ke Situbondo Zainab, Azizah dan Diah adalah kepercayaan Gus Malik untuk mengasuh Aslan dan Lani karena Diah akan mengadakan Ujian Akhir Nasional dirinya tidak bisa ikut karena harus belajar.


"Mau kemana mbak "tanya Diah kepada Zainab dan Azizah.


"Oh itu biasa dek ,tadi mbak di suruh ikut ke Situbondo "ucap Azizah.


"Enak tuh bisa jalan jalan "ucap Diah.

__ADS_1


"Enggak jalan jalan kok dek,kan mbak mengasuh Gus Aslan dan Ning Lani"ucap Zainab.


"Hehehe iya sih hati hati iya mbak,jangan lupa oleh olehnya"ucap Diah.


"Hmmmm insyaallah iya dek"ucap Zainab.


Sedangkan Gus Malik menelfon dosen Azizah dan Zainab untuk meminta izin kepada dosen bahwa Azizah dan Zainab tidak bisa masuk satu minggu kedepan karena harus menemani mereka berdua ke Situbondo.


Sedangkan di pesantren Al Fattah Gus Rohman sedang membaca Al Qur'an seperti biasa sembari mencium perut sang istri Gus Rohman merasakan ada tendangan kecil dari dalam perut sang istri.Usia kandungan Aisyah yang ke 6 bulan pas resepsi pernikahan di pondok pesantren Al Fattah.


"Mas lapar pengen makan Nasi kuning"ucap Aisyah merengek manja.


"Mas nyari dimana kalo nasi kuning sekarang dek ,apa mas mau nyuruh santriwati untuk masak nasi kuning"tanya Gus Rohman.


"Boleh saja mas,tapi mas harus ikut bantu"ucap Aisyah.


"Baiklah sayang ,mas mintak bantuan umi iya sayang"ucap Gus Rohman.


"Oke mas"ucap Aisyah.


Gus Rohman pergi menemui umi Salamah untuk membantu dirinya membuat nasi kuning karena Aisyah ngidam nasi kuning.


"Umi bisa Rohman minta tolong"tanya Gus Rohman.


"Memang mau mintak tolong aa nak"tanya umi Salamah.


"Bantuin Rohman buat nasi kuning umi Aisyah ngidam nasi kuning"ucap Gus Rohman.


"Biasa saja umi,nanti aku mau beli daging sapi buat lauknya umi"ucap Gus Rohman.


"Eh ngapain harus beli sih nak di kulkas masih ada "ucap umi Salamah.


"Iya sudah umi kita masak nasi kuningnya takutnya cucu umi malah ileran"ucap Gus Rohman.


"Astagfirullah gak kira nak"ucap umi Salamah.


Umi dan Gus Rohman di bantu beberapa abdi dhalem memasak nasi kuning untuk sang istri tercinta karena Aisyah sangat menginginkan nasi kuning tersebut.


Di kediaman Gus Malik mereka berdua sudah selesai menyiapkan semua barang barang yang akan di bawa besok pagi dirinya menaruh beberapa koper di dalam begasi mobil miliknya.


"Umma tidur"tanya Gus Malik.


"Belum bi ini Aslan dan Lani lagi main seperti biasa bi"ucap Putri melihat sang anak yang terust tertawa sambil mengayunkan kaki mungilnya kelangit langit.


"Sini lani gendong dulu iya "ucap Putri sembari mengendong Lani.


"Mas Aslan ngalah dulu sama adek Lani iya biar adek dulu yang ngAsi"ucap Putri sembari mengusap pipi gembul Aslan yang tertawa.


"Aslan gendong Abi iya nak"ucap Gus Malik sembari meraih Aslan lalu di timang timang.


"Abi seneng banget kalian berdua sehat nak ,Abi sangat khawatir ketika kalian berdua sakit kayak bulan lalu apa lagi umma samopek nangis terus"ucap Gus Malik sembari menimang Aslan.

__ADS_1


"Sini bi Aslan biar umma kasih Asi "ucap Putri sembari meraih Aslan.


"Umma senang banget sekarang Abi semoga mereka berdua sehat selalu iya bi"ucap Putri sambil memberi asi kepada Aslan.


"Amin semoga mereka selalu sehat iya umma"ucap Gus Malik sembari merengkuh tubuh sang istri.


"أحبك من الله أمه "ucap Gus Malik.


"Apa artinya bi umma tidak ngerti hehehe "ucap Putri membuat Gus Malik terbahak.


"Astagfirullah Abi lupa kalo umma tidak bisa bahasa Arab iya "ucap Gus Malik.


"Artinya Aku mencintai kamu karena Allah umma "sambung Gus Malik.


"Semoga Allah selalu menjaga cinta kita iya umma"ucap Gus Malik.


"Amin bi"ucap Putri.


Aslan pun tertidur pulas Putri menaruh Aslan di box bayi di samping Lani mereka berdua langsung tidur karena besok pagi mereka akan berangkat ke Situbondo.Keesokan paginya setelah selesai shalat subuh berjamaah dan makan pagi bersama Gus Malik dan Putri berangkat menuju Situbondo bersama kiyai Alwi dan umi Sarah rencananya yang memakai 3 mobil mereka urungkan karena di pondok tidak ada pengurus kecuali Gus Yusuf jadi Gus Yusuf tidak bisa ikut ke Situbondo hari itu juga dirinya akan berangkat hari Sabtu depan.


Di perjalan Gus Malik dan Putri mengobrol tentang kuliah Zainab dan Azizah dia menanyakan bagaimana pelajaran nya apa mereka berdua dan apa ada yang menganggu atau tidak.


"Oh iya kalian bagaimana kuliahnya lancar"tanya Putri kepada Zainab dan Azizah.


"Alhamdulillah lancar Ning "ucap Zainab dan Azizah.


"Syukur lah kalo begitu apa di sana ada yang menganggu kamu"tanya Putri khawatir.


"Tidak ada Ning"ucap Azizah.


"Iya sudah kalian berdua harus lebih rajin lagi biar kalian cepet sukses"ucap Gus Malik.


"Baik Gus terimakasih Gus sudah mekuliahkan kami berdua "ucap Zainab.


"Tidak apa apa kok ini kan rezeki saya juga dari doa kalian dan para santri dan santriwati "ucap Gus Malik.


"Insyaallah nantik saya akan bangun kampus untuk tempat para santri dan santriwati yang mau kuliah "sambung Gus Malik.


"Terimakasih Gus "ucap azizah


Mereka berbincang masalah kuliah ngajar di pesantren dan sabagainya....


Maaf telat up kak


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~

__ADS_1


__ADS_2