Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 82


__ADS_3

...°°°°Kesiangan°°°...


Adzan subuh berkumandang di masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH seluruh santri dan santriwati sudah berkumpul di masjid sedari tadi jam 3 pagi karena sudah terbiasa di wajibkan untuk shalat tahajud di pondok pesantren Al BAROKAH.


Sedangkan Gus Malik dan Putri sudah terbangun semenjak tadi Putri membereskan semua barang yang berantakan dan membersihkan piring piring kotor dan lain lain sembari di bantu oleh Gus Malik setelah selesai mencuci piring dan sebagainya Putri memasak untuk sarapan paginya.


"Umma masak apa"tanya Gus Malik tiba tiba datang dari masjid seelah melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dan langsung memeluk tubuh sang istri.


"Masak Sup ayam dan tumis kangkung bi, karena kata dokter aku harus makan yang berkuah biar ASI-nya banyak"ucap Putri.


"Abi jangan peluk peluk gini,takut ada santriwati yang ke sini bi"ucap Putri.


"Aslan dan Lani masih tidur kan bi"tanya Putri kepada sang suami.


"Masih umma, mereka berdua sangat terlelap"ucap Gus Malik sembari mengusel ngusel rambut sang istri dan lalu duduk di belakang di kursi meja makan sembari meminum Teh.


"Oh iya bi Kurang 2 Minggu lagi kan. Acara Resepsi pernikahan di pondok pesantren Al Fattah bi"tanya Putri kepada sang suami.


"Iya sayang , selepas itu Gus Rohman akan menetap di Pesantren sini"ucap Gus Malik


"Owlah gitu iya bi"ucap Putri sembari menganggukkan kepalanya.


"Bi tolongin Umma dong Bawak Aslan umma mau gendong Lani,setelah itu kita makan bi"ucap Putri sembari melangkah menuju kekamar Untuk mengendong Lani dan Aslan di gendong oleh Gus Malik.


Di tempat yang berbeda di pondok pesantren Al Fattah Gus Rohman dan Aisyah sedang berjalan jalan keliling pondok pesantren Al Fattah sembari melihat para santri dan santriwati yang sedang piket bersih bersih pesantren.


"Oh iya dek setelah Resepsi pernikahan disini kamu mau di sini apa di Jember?"tanya Gus Rohman kepada sang istri.


"Kalo aku sih maunya di Jember mas"ucap Aisyah.


"Iya sudah setelah selesai resepsi pernikahan di sini kiyai ke Jember"ucap Gus Rohman.


"Mas gimana masalah resepsi kita apa mas sudah siapkan?"tanya Aisyah.


"Belum nantik jam 9 mas mau rapat dengan seluruh ustadz dan ustadzah dek"ucap Gus Rohman.


"Owlh begitu iya mas"ucap Aisyah.


Di sisi lain di kediaman kiyai Nur sepasang pengantin baru belum juga terbangun karena mereka bertempur hingga jam 2 dini hari sekarang sudah jam 7 pagi mereka belum terbangun dari tidurnya.Sinar mentari yang mulai menembus kamar melalu celah gorden kamar Alya membangunkan Alya sontak saja Alya kaget karena melihat jam dinding menunjukkan jam 7:30 pagi.


"Astagfirullah mas bangun sudah jam 7:30"ucap Alya membangun sang suami yang masih terlelap di sampingnya sembari memeluk tubuh nya.

__ADS_1


Sontak saja Gus Yazid terbangun dari tidurnya karena kaget atas ucapan sang istri yang berbicara kalo sudah jam 7:30 pagi.


"Astagfirullah ,kenapa kita baru bangun sayang"tanya Gus Yazid kepada sang istri.


Ya elah pura pura tidak mengerti padahal akibat pertempuran semalam sampek jam 2 dini hari.


"Iya gara gara kamu mas semalam bertempur sampek lupa waktu"ucap Alya sembari mengerucutkan bibirnya sebal.


"Iya sudah ayok mandi bersama"ujar Gus Yazid.


"Tidak ah yang ada malah bukan mandi--"ucap Alya belum sempat Alya berbicara dirinya langsung di gendong oleh Gus Yazid.


"Ehmmmm lepasin mas"ucap Alya membrontak mintak di turunkan.


Sesampainya di dalam kamar mandi Gus Yazid dan Alya mandi bersama setelah selesai mandi mereka berdua langsung shalat subuh berjamaah setelah selesai shalat subuh mereka berdua bingung mau keluar bagaimana caranya mereka berdua sangat malu karena sudah kesiangan.


Krukkkk


Suara perut mereka berdua bersahut-sahutan mereka berdua langsung keluar untuk makan bersama diam diam tapi sayang kiyai Nur memergoki sepasang pengantin baru tersebut.


"Ehemm"kiyai Nur berdehem.


"Eh Abi su sudah bi"ucap Gus Yazid gugup.


"Iya sudah kalian makan dulu,"ucap kiyai Nur.


"I iya bi"ucap Alya.


Mereka berdua pun makan bersama Gus Yazid mau menyuapi sang istri.


"Sayang mau mas suapin"tanya Gus Yazid kepada sayang istri membuat pipi Alya seketika memerah seperti kepiting rebus.


"B-boleh mas"ucap Alya.


Gus Yazid menyuapi sang istri setelah selesai makan mereka berdua menemui kiyai Nur.


"Maaf bi kita kesiangan"ucap Gus Yazid menundukkan kepalanya.


"Iya tidak apa apa abi mengerti kok"ucap kiyai Nur.


"Oh iya setelah ini kamu kembali kepesantren jam berapa nak"tanya kiyai Nur.

__ADS_1


"Mungkin habis Ashar bi,sekalian. Nantik habis magrib langsung umumkan pernikahan kita biar tidak ada fitnah bi"ucap Gus Yazid.


"Baik lah lagian,disana kan di perbolehkan untuk menikah "ucap kiyai Nur.


"Iya itu bi"ucap Gus Yazid.


Setelah itu mereka berdua pun mengobrol bersama mertuanya, setelah itu mereka berdua di suruh beristirahat karena melihat wajah sang anak dan menantunya tersebut sangat pucat.


Di pondok pesantren Al Fattah Gus Rohman sedang melakukan rapat dengan seluruh ustadz dan ustadzah menganai Acara Akikah di pondok pesantren Al Fattah.


"Assalamualaikum ustadz"ucap Gus Rohman.


"Waalaikum salam Gus""ucap seluru ustadz.


"Maaf iy Ustadz saya akan mengadakan resepsi pernikahan di pondok pesantren Al Fattah begini ustadz tolong semua keperluan nantik ustadz rapatkan menganai Wo, MUA, undangan,tenda pernikahan tolong di siapkan ini ada uang 500 juta buat kalian siapkan sepenuhnya semua tolong di siapkan iya ustadz"ucap Gus Rohman.


"Baik Gus kami akan melakukan amanah dengan baik"ucap salah satu ustadz.


Beberapa saat kemudian rapat di tutup karena sudah masuk waktu shalat dhuhur berjamaah seluruh santri dan santriwati sudah bergegas menuju ke masjid pondok pesantren Al Fattah Asrama laki laki dan Asrama perempuan memiliki masjid yang berbeda karena takut akan ada kesalahan dan sekolah pun di bagi menjadi 2.Setelah selesai shalat dhuhur berjamaah Gus Rohman menuju kedhalem untuk menemani sang istri untuk makan siang bersama.


"Assalamualaikum"ucap Gus Rohman.


"Waalaikum salam mas"ucap Aisyah sembari tersenyum manis dan mencium punggung tangan sang suami.


"Kamu sudah makan sayang"tanya Gus Rohman kepada sang istri.


"Belum mas,masih nunggu kamu pulang"ucap Aisyah.


"Mari makan dek"ucap Gus Rohman.


Gus Rohman dan Aisyah turun untuk makan siang bersama.


Sedangkan di pondok pesantren Al BAROKAH Gus Malik yang sudah selesai shalat dhuhur berjamaah dirinya pulang kerumah untuk menemani Putri untuk makan bersama...


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~

__ADS_1


__ADS_2