
...°°°°Niat Baik Gus Yazid°°°...
Setelah Alya kembali dari ruangan Gus Yazid dirinya sangat murung dirinya langsung menghubungi kedua orang tuanya agar besok pagi kedua orang tua Alya bisa datang untuk menemui Gus Yazid baru pertama kali orang tua Alya di panggil oleh Gus Yazid.
"Bagaimana Al"tanya Ana selaku sahabatnya.
"Mau bagaimana lagi iya aku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya ku di kelas ,orang tua ku di suruh ke sini besok mau gimana lagi nasi sudah menjadi bubur"ucap Alya sedih.
"Maaf iya Al aku gak tau kalo dampaknya akan sampai seperti ini"ucap Ana.
"Iya tidak apa apa kok ini bukan salah kamu sepenuhnya "ucap Alya sembari mengusap air mata yang menetes dari pipi cantik gadis itu.
"Alya jangan nangis kita kan sedih kalo gitu"ucap Bilqis sembari memeluk Alya seperti teletabis.
"Kenapa kita mirip Teletubbies iya An"celetuk Sinta membuat semua nya tertawa.
"Astagfirullah kenapa kita seperti ini"ucap Alya sembari melepaskan pelukan hangat dari sahabatnya tersebut sembari tertawa.
"Sudah sudah kita tidur sudah malam ini"ucap Bilqis.
Sedangkan Gus Yazid tersenyum bahagia dan puas mengerjai Alya.
"Aku mau lihat bagaimana reaksi nya besok pagi iya"gumam Gus Yazid di dalam kamar.
"Semoga dia juga punya prasaan yang sama dengan ku amin"ucap Gus Malik dalam hati sembari senyum senyum sendiri.
"Astagfirullah kenapa aku seperti orang gila"ucap Gus Yazid sembari mengusap mukanya.
Sedangkan Gus Rohman dan Aisyah sedang membaca Al Qur'an sembari mengelus perut sang istri tercinta yang mulai membuncit tapi melebihi kandungan Putri saat usia kehamilan ke 5 bulan.
"Mass adek lapar pengen makan nasi goreng"ucap Aisyah ngidam nasi goreng.
"Iya sudah ayok kita cari "ucap Gus Rohman bangkit lalu meletakkan Al Qur'an di atas meja belajarnya.
"Tapi adek pengen mas yang bikin nasi gorengnya gimana dong"ucap Aisyah manja.
"Iya sudah sayangnya mas ini tunggu di sini mas mau bikin nasi goreng di dapur iya"ucap Gus Rohman.
"Baik mas"ucap Aisyah.
Gus Rohman menuju ke dapur untuk memasak nasi goreng untuk sang istri tercinta Gus Rohman menyiapkan semua bahan bahan nasi goreng yang akan di buatnya untuk sang istri tercinta, setelah beberapa lama berperang di dapur untuk menyiapkan nasi goreng untuk sang istri tercinta dirinya langsung menyiapkan di piring dan segelas air putih dan susu khusus ibu hamil.
__ADS_1
"Assalamualaikum hubby"ucap Gus Rohman.
"Waalaikum salam mas"ucap Aisyah sembari menaruh kitab yang di pegang di meja belajar Gus Rohman.
"Ini nasi goreng spesial buatan sendiri untuk istri tercinta yang mas paling sayang"ucap Gus Rohman.
"Mas suapin iya hubby"ucap Gus Rohman menyendok nasi goreng tersebut untuk di suapin kepada sang istri.
"Aaaa ,bagaimana sayang enak."tanya Gus Rohman kepada sang istri.
"Enak banget mas "ucap Aisyah kegirangan.
"Alhamdulillah kalo begitu "ucap Gus Rohman.
Gus Rohman menyuapi sang istri dengan lembut membuat Aisyah tidak tersedak akibat nasi goreng tersebut.
"Mas untung ,adek cumak pengen nasi goreng adek ingat saat mbak Putri hamil lebih parah dari adek mas"ucap Aisyah mengingat kejadian Gus Malik saat Putri hamil.
"Memang kenapa hubby sayang"tanya Gus Rohman.
"Nggak mas kalo adek cerita bisa ketawa sampek besok pagi "ucap Aisyah pasalny derita Gus Malik sangat parah di suruh nyuri mangga muda,di suruh naik pohon kelapa hingga celananya robek.
"Emm iya sudah kalo begitu lanjutin makanan sayang"ucap Gus Rohman sembari menyuapi sang istri.
"Sudah mas lanjutin baca Al Quran nya iya sayang kamu tiduran mas bakalan baca Al Qur'an agar kalian bisa terjaga "ucap Gus Rohman.
"Iya mas"ucap Aisyah.
Gus Rohman membaca Al Qur'an sambil mengelus perut sang istri tercinta entah beberapa lama Gus Rohman membaca Al Qur'an tersebut hingga dirinya mengantuk.Gus Rohman memeluk tubuh sang istri tercinta sembari mengelus perutnya yang membesar tersebut hingga dirinya tertidur.
Adzan subuh berkumandang di masjid Pondok Pesantren Al Fattah. Seluruh santri dan santriwati sudah berada di masjid sejak jam 2:30 tadi banyak dari santri dan santriwati tersebut untuk shalat tahajud setelah selesai shalat subuh berjamaah Gus Yazid menunggu kedatangan calon mertua nya di ruangan milknya sembari sembari di temani oleh kiyai Fattah di dalam sana.
Tak beberapa lama kemudian orang tua Alya sudah datang dan meminta kepada salah satu santri untuk mengantarkan mereka berdua ke ruangan Gus Yazid,tak berapa lama kemudian suara ketukan pintu membuyarkan lantunan ayat ayat suci Al-Quran dari bibir Gus Yazid yang sedang di bantu oleh kiyai Fattah.
Tok tok tok tok.
"Assalamualaikum"ucap kedua orang tua Alya Kiyai Nur dan Umi Zahra.
"Waalaikum salam "ucap Gus Yazid dan kiyai Fattah.
Gus Yazid langsung membuka pintu untuk mempersilahkan camernys tersebut untuk masuk kedalam ruangan.
__ADS_1
"Masuk kyai nyai"ucap Gus Yazid sopan.
"Iya Gus ",ucap Kiyai Nur.
"Gus kenapa dengan anak saya ,apa Alya membuat masalah Gus,apa yang harus dilakukan agar Alya di maafkan Gus"tanya Umi Zahra.
"Tidak ada nyai , sebelumnya saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada kiyai dan nyai , sebenarnya saya ingin ke dhalem (kediaman) kyai tapi saya sangat repot apalagi bulan depan akan ada acara resepsi pernikahan Gus Rohman dan Ning Aisyah,jadi saya kerepotan "ucap Gus Yazid.
"Begini kiyai Nur saya selaku orang tua dari Yazid mohon maaf beribu maaf karena kalian berdua pasti sibuk juga di sana iya kan"ucap kiyai Fattah yang di jawab anggukan kepala oleh kiyai Nur.
"Memang ada masalah apa Gus Sampek anak saya tadi malem menyuruh saya ke sini"tanya kiyai Nur.
"Begini kiyai saya Yazid hendak menghidbah Alya Putri anda mohon maaf jika saya lancang kiyai"ucap Gus Yazid membuat kiyai Nur dan Umi Zahra bertatap mata penuh tanda tanya.
"Maksudnya bagaimana nak"tanya Kiyai Nur kepada Gus Yazid.
"Saya ingin meminang Ning Alya kyai nyai apa kalian berdua setuju atas permintaan saya"tanya Gus Yazid dag dig dug jantungnya hampir mau copot.
"Kalo saya apa kata Alya nantik Gus ,saya hanya ingin yang terbaik buat Alya"ucap kiyai Nur.
"Baiklah kiyai saya sudah menyampaikan tujuan dan maksud saya,nantik setelah selesai makan siang lebih baik bicarakan dengan Ning Alya "ucap Gus Yazid.
"Baik lah Gus"ucap kiyai Nur.
Beberapa saat kemudian pertemuan tersebut sudah selesai kiyai Nur dan umi Zahra memanggil putrinya untuk memberitahuksn kabar penting ini.
"Assalamualaikum Abah umma"ucap Alya saat bertemu kedua orang tuanya.
"Waalaikum salam nak"ucap kyai Nur dan Umi Zahra bersamaan.
"Abah apa Alya di keluarkan dari pondok"tanya Alya .
"Tidak nak ,Gus Yazid sudah menceritakan semuanya,dia hanya ingin---"belum sempat kiyai Nur memberikan tahukan sudah dipotong oleh Alya.
"Ingin apa bah..?"tanya Alya khawatir.
FB:Afan Di
Bagaimana selanjutnya~
Bersambung~
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~