Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 50


__ADS_3

Kesulitan Seorang Ibu


Putri yang baru menjadi seorang ibu bagi kedua orang anak merasa sangat bersalah kepada seorang ibu yang dulu selalu sering ia lawan ,Putri sesenggukan karena terus menerus bersedih merasa bersalah kepada sang ibunda tercinta yang selalu menasihati dirinya tapi dirinya tidak pernah mendengarkan Nasihat kedua orang tua nya.


"Begini iya beratnya menjadi ibu"lirih Putri saat menangis membuat Gus Malik terbangun karena tangisan sang istri.


"Kenapa umma"tanya Gus Malik melihat sang istri yang mengusap air matanya.


"Nggak apa apa kok bi, umma cumak sedih mengingat kelakuan umma dulu"ucap Putri sambil meneteskan air mata.


"Makasih iya Abi sudah nerima dan mau meluruskan kelakuan ku"sambung Putri memeluk pinggang sang suami.


"Sama sama umma sayang"ucap Gus Malik mengecup kening sang istri.


"Abi umma mau tidur lebih dahulu iya bi sebentar umma ngantuk banget nih bi"ucap Putri meminta izin untuk tidur sebentar.


"Iya sudah umma biar Abi yang jaga anak anak"ucap Gus Malik sambil mengusap pucuk kepala sang istri.


Putri tertidur pulas karena kecapekan habis menjaga kedua anaknya yang rewel di tengah malam,Gus Malik mengulas senyum bahagia melihat sang istri tercinta tertidur sekarang gantian Gus Malik yang menjaga kedua anaknya Aslan dan Aslani.


Beberapa saat kemudian Aslani menangis di tengah malam mungkin karena haus Gus Malik lalu membangunkan sang istri tercinta meskipun dirinya tidak tega karena istrinya tertidur tapi Aslani menangis membuat dirinya bingung antara membangunkan sang istri atau tidak tapi tangisan bayi mungil tersebut membuat Putri terbangun ,Aslani yang di gendong oleh Abinya membuat Putri merasa bersalah kepada Gus Malik.


"Abi Lani nangis,sini nak ***** ke umma dulu baru tidur lagi"ucap Putri sambil menjulurkan tangannya untuk menggapai Aslani.


"Umma kenapa bangun "tanya Gus Malik kepada sang istri.


"Umma tidak bisa tidur nyenyak Abi "ucap Putri sambil mengambil Aslani.


"Abi baca Al Quran sana biar mereka berdua tambah nyenyak"sambung Putri menyuruh sang suami untuk membaca Ayat Ayat Suci Al Qur'an.


Gus Malik kekamar mandi langsung mengambil wudhu terlebih dahulu untuk membaca Al Qur'an dan shalat tahajud.Sesangkan Putri memberi Asi kepada Lani Gus Malik keluar dari kamar mandi lalu shalat tahajud terlebih dahulu setelah selesai shalat tahajud Gus Malik membaca Al Qur'an di samping istri dan kedua anaknya .


Putri yang melihat semua itu membuat isi hati dirinya semakin terharu, Mereka masih tinggal di Kediaman kiyai Alwi.


"Terimakasih Ya Allah sudah memberikan suami yang selalu menyangi hamba"gumam Putri dalam hati.


Putri menahan agar Air matanya tidak keluar dari sela mata dan membasahi pipinya.

__ADS_1


Di kamar sebelah Gus Rohman terbangun dari tidurnya untuk menjalankan ibadah shalat tahajud dan membangunkan Aisyah untuk melakukan shalat tahajud bersama sama.


"Dek bangun ayok shalat tahajud"ucap Gus Rohman membangunkan sang istri.


"Emmm bentar lagi mas"ucap Aisyah semakin malas saat di ajak shalat tahajud mungkin efek kandungan Aisyah.


"Ayok bangun Shalat Tahajud atau mas gendong ke kamar mandi iya"ancam Gus Rohman kepada sang istri seketika membuat Aisyah sebal karena Suaminya tidak pengertian.


"Huff mas kebiasaan deh ngancem Mulu"ucap Aisyah kesal.


"Hehe emang saya kapan ngancem kamu dek prasaan baru sekarang,kamu sekarang malah tambah malas buat shalat tahajud "ucap Gus Rohman 


"Ayok bangun ambil wudhu lalu shalat tahajud dan lanjut hafalan oke dek"sambung Gus Rohman.


Aisyah tidak bisa debat lalu langsung menuju kamar mandi dan langsung bergegas mengambil wudhu setelahnya mereka berdua shalat tahajud dan hafalan Al Qur'an sepeti biasa.


Sinar mentari pagi sudah terbit setelah seluruh orang yang berada di Pesantren melakukan shalat subuh berjamaah Aisyah pergi menuju kamar Kakaknya untuk menemani Aslan dan Aslani .


Tok tok tok tok


"Assalamualaikum"ucap Aisyah saat membuka pintu kamar kakaknya.


"Waalaikum salam dek Ais,sini temanin mbak bosan di kamar sendiri ,Abi nya anak anak masih ngajar kitab kuning "ucap Putri meminta di temanin Aisyah.


"Hehehe emang Ais mau nemenin mbak sih soalnya kangen Baby Twins"ucap Aisyah melangkah menuju ranjang Putri.


"Sekarang kandungan kamu sudah usia 2 bulan iya dek"ucap Putri.


"Nantik di sini rame anak anak"sambung Putri.


"Iya mbak"ucap Aisyah sambil mengelus perut sendiri.


"Alhamdulillah kamu cepet hamilnya dek"ucap Putri sambil mengelus pundak adek iparnya.


"Heheh iya mbak Alhamdulillah"ucap Aisyah.


"Eh ponaakan yang cantik sudah bangun iya "ucap Aisyah sambil mengelus rambut Aslani.

__ADS_1


"Hehe iya tante Aisyah juga cantik iya kan umma"ucap Putri meniru suara bayi membuat Aisyah ketawa.


"Mau gendong Tante gak Lani"ucap Aisyah sambil memegang tangan kecil bayi mungil tersebut.


Aisyah terus memegang tangan kecil bayi mungil tersebut dan mencubit gemas pipi gembul Aslani, beberapa saat kemudian Aslan juga terbangun karena tangisan adeknya.


"Huff tante Ais nakal main nyubit anak orang"ucap Putri sambil bersungut-sungut karena baru mereka tertidur.


"Sini nak ***** sama umma"ucap Putri mengambil Aslan yang menangis sedangkan Aslani di gedong Aisyah.


"Hehehe gak apa apa dong mbak"ucap Aisyah.


Aslan ***** ke pada ummanya dan Aslani sedang dalam gendongan Aisyah, beberapa saat kemudian Gus Malik dan Gus Rohman sudah pulang dari mengajar santri dan santriwati mereka langsung masuk menuju kamar mereka masing dan ketika sudah berada di depan kamar Gus Malik ternyata istri Gus Rohman tersebut mengendong keponakan perempuan nya tersebut.Tak lama kemudian Ning Royhana masuk ke kamar Gus Malik karena mendengar Keponakan nya menangis ,Mama Elice dan Papa Alex yang menginap di Hotel milik Gus Malik berangkat menuju pesantren Al BAROKAH karena masih ingin bersama kedua cucu mereka.


"Pa apa kita tinggal di Jember iya pa cari rumah yang dengan Pesantren"ucap Elice mengusulkan agar mereka berdua tinggal di Jember agar dekat dengan Cucu mereka.


"Hemmm nantik papa pikirkan iya ma,tapi papa gak apa apa bolak balik Jakarta Jember"ucap Alex memikirkan usulan sang istri tapi Kantor Alex berada di Jakarta.


"Hemmm iya sudah pa gak apa apa kok asal kita dekat dengan Cucu kita"ucap Elice.


"Iya sudah nantik biar papa urus semuanya iya ma ,"ucap Alex.


"Makasih papa"ucap Elice.


Beberapa saat kemudian mereka sudah tiba di pesantren Al BAROKAH seluruh anggota keluarga Kiyai Alwi berkumpul untuk membahas mengenai Akikah Aslan dan Aslani...


Ig:@Afan Di


FB:Afan Di


Bagaimana selanjutnya~


Bersambung~


*MAAF SAYA UPDATE TERBARU CUKUP LAMA KARENA SAYA BARU KENA MUSIBAH*


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~

__ADS_1


__ADS_2